Selasa, 10 Februari 2026, pukul : 12:19 WIB
Surabaya
--°C

MU Menggilas Southampton 9 Gol tanpa Balas

MANCHESTER-KEMPALAN: Manchester United menggila dan berpesta sembilan gol tanpa balas saat menjamu South hampton Rabu dinihari tadi (3/2). Kemenangan besar itu membuat Ole Gunnar Solskjaer menyamai rekor Sir Alex Ferguson.

MU bermain ganas di pekan ke-22 Liga Inggris di Old Trafford. Menghadapi Southampton, Setan Merah menggelontorkan sembilan gol tanpa kemasukan satu gol pun.

Kartu merah Alexandre Jankewitz di detik ke-79 menjadi gerbang awal MU mengacak-acak pertahanan Southampton. Empat gol dicetak di babak pertama melalui Aaron Wan-Bisakka (18′), Marcus Rashford (25′), gol bunuh diri Jan Bednarek (34′), dan Edinson Cavani (39′).

Tim Setan Merah tidak mengendurkan serangannya di babak kedua dan mencetak gol tambahan melalui Anthony Martial (69′) dan Scott McTominay (70′). Southampton ketiban sial dan mendapat kartu merah kedua di menit ke-83 setelah Bednarek melanggar Martial di kotak terlarang. Lebih naas lagi, Bednarek sekaligus kena kartu merah dan Sotton hanya sisa sembilan pemain di lapangan.

Bruno Fernandes sukses mengeksusi penalti dan menjadi gol ketujuh Manchester United di laga tersebut. Setan Merah menambah dua gol lagi melalui Martial dan Daniel James di pengujung laga.

Kemenangan 9-0 Man Utd kali ini menjadi prestasi tersendiri buat manajer Ole Gunnar Solskjaer yang menyamai rekor yang sebelumnya dicatatkan Sir Alex Ferguson kala membawa Setan Merah menang 9-0 atas Ipswich Town di Old Trafford tahun 1995. Ketika itu Solksjaer masuk sebagai pemain pengganti dan ikut pesta gol.
Ini merupakan kekalahan 9-0 kedua bagi Southampton yang tahun lalu kalah dengan skor yang sama dari Leicester.

Solskjaer mengaku tidak terlalu larut dalam euforia dengan pencapaian yang ditorehkannya tersebut. Baginya, yang terpenting Manchester United tampil baik dan para pemain bermain maksimal.

“Saya sama sekali tidak memikirkan itu. Kami hanya fokus meningkatkan diri dan menjadi lebih baik, serta belajar dari pengalaman untuk menemukan area-area dan ruang yang berbeda,” kata Ole Gunnar Solskjaer, dikutip dari BBC.

Dengan capaian ini MU masih tetap berada di posisi kedua degan nilai 44 dari 22 kali pertandingan, sama dengan nilai tetangga Manchester City yang baru bermain 20 kali. Liverpool berada di urutan ketiga dengan 40 angka dari 21 kali main.

Kemenangan ini menunjukkan bahwa MU serius menjadi penantang juara liga tahun ini. Setelah gagal menang lawan Arsenal dan kalah dari jurukunci Shefield United ternyata MU bisa bangkit dalam waktu singkat dan main menggila.

Memang MU diuntungkan oleh kartu merah lawan pada menit awal. Kartu merah kedua pada babak kedua tentu membuat perjuangan MU lebih mudah, tapi mencetak sembilan gol tanpa kebobolan adalah capaian yang membuat merinding semua lawan.

Kali ini MU agak diuntungkan oleh wasit dan VAR yang menganulir gol balasan Sotton di awal babak pertama. Pelanggaran terhadap Martial di kotak penalti dan kartu merah terhadap Bednarek juga dianggap terlalu keras. Tapi mental MU secara keseluruhan menunjukkan pantas menjadi salah satu kandidat juara.

Dua pekan lalu ketika kalah dari Shefield MU dirugikan oleh dua keputusan wasit. Gol Martial yang dianulir seharusnya sah, dan gol ke gawang De Gea harusnya dianulir karena ada pelanggaran terhadap De Gea. (dad)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.