Selasa, 21 April 2026, pukul : 03:22 WIB
Surabaya
--°C

Liverpool Menang, Perebutan Juara Makin Ramai

LONDON-KEMPALAN: Liverpool menang lagi. Setelah mejan dalam beberapa pertandingan The Reds menang meyakinkan 1-3 atas tuan rumah Tottenham Hotspur, Jumat dinihari tadi (29/1). Kemenangan ini membawa Liverpool kembali ke jalur peburuan juara, berada di empat besar dengan nilai 37 dari 20 pertandingan, berselisih empat poin dari Manchester City di pucuk klasmen dengan 41 poin dari 19 pertandingan.

Perburuan juara makin ramai dan ketat. Tottenham yang sempat gaspol pada awal musim sekarang mulai tersendat-sendat. Semula Manajer Jose Mourinho termasuk yang dijagokan untuk membawa Spurs menjuarai kompetisi. Tapi, setelah menempuh separoh jalan kans itu makin tipis. Sekarang pasukan The Lilywhites tersangkut di urutan keenam dengan 33 poin dari 19 kali main.

Penyakit lama Mourinho kambuh lagi dengan kebiasaannya mengritik dan menghukum pemain secara terbuka. Pemain belakang Serge Aurier yang dianggap biang kebobolan gol pertama Liverpool diganti oleh Mourinho pada babak kedua. Aurier ngambek dan meninggalkan stadion.

Kondisi Spurs bisa makin serius karena kapten dan talisman Harry Kane cedera angkel dan kemungkinan harus absen beberapa pekan. Selama ini duet Kane dengan Son Heung-min menjadi tombak kembar yang sangat padu sehingga sangat produktif dan disegani lawan. Tanpa Kane ketajaman Son akan terpengaruh.

Mourinho dikritik karena dianggap merusak filosofi menyerang Tottenham. Di bawah Mourinho Tottenham menjadi berat ke pertahanan dan tidak ada gaya serangan bergelombang seperti zaman Pochettino. Mou tutup kuping atas kritik ini karena Tottenham bisa meraih beberapa kemenangan penting dengan gaya itu. Tapi ketika tampil buruk dan kalah seperti sekarang Mourinho jadi terdesak. Satu-satunya justifikasi bagi Mou adalah memenangkan Piala Carabao, karena kans untuk menjadi juara liga cukup sulit. Spurs akan melawan City dalam final Piala Carabao.
Di sisi lain Jurgen Klopp bisa kembali tertawa lebar. Liverpool kembali menemukan kekuatannya setelah mampat beberapa pertandingan. Kekalahan dari Manchester United di Piala FA jadi pukulan telak bagi The Reds. Tapi, terbukti Klopp bisa cepat mengembalikan mental juara anak asuhnya dengan kemenangan meyakinkan atas Tottenham.

Trio Firmansah, Firmino, Mane, dan Salah, mulai bersinar lagi. Firmino dan Mane masing-masing mencetak satu gol dan Mane menjadi bintang yang membuat pemain-pemain belakang Tottenham seperti lumba-lumba. Salah tidak mencetak gol tapi main bagus. Salah mencetak brace dalam pertandingan melawan MU, yang berarti Trio Firmansah mulai produktif lagi.

Ganjalan utama bagi Liverpool adalah krisis pemain belakang. Van Dijk dan Joe Gomes masih cedera dan Joel Matip yang menjadi pengganti andalan cedera pada pertandingan dinihari tadi. Dalam kondisi darurat Klopp menduetkan Fabinho dengan Jordan Henderson di pertahanan, tapi duet dadakan ini masih sering mudah ditembus lawan. Tanpa belanja pemain belakang pada mercato Januari kans Liverpool sebagai petahana untuk bisa dua juara periode dalam tanda tanya besar.

Manchester City disebut-sebut paling berpeluang juara. Pep Guardiolla diam-diam bisa mengembalikan kekustan khas City. Kelemahan di pertahanan yang akut sekarang sudah bisa direparasi dan menjadi benteng yang kokoh. John Stone yang lama diparkir sekarang menjadi palang pintu tangguh bersama Ruben Diaz.

Daya gedor City di depan memang tidak sekuat musim sebelumnya. Aguero menjadi mesin gol yang makin  sepuh. Jesus belum bisa menjadi mesiah karena tidak permainannya tidak konsisten dan belum menjadi pilihan utama. Kekuatan serangan The Citizens bergeser ke tengah mengandalkan Kevin de Bruyne dan peluru muda Phill Foden. Tanpa ujung tombak yang bisa dijagokan peluang City untuk juara masih bisa ditantang oleh siapa saja.

Manchester United tetap menjadi tim yang paling diragukan untuk biasa mengakhiri paceklik juara dalam tujuh tahun. Ole Gunnar Solksjaer harus sering kerokan karena masuk angin akibat permainan MU yang angin-anginan. Baru saja main bagus bisa mengalahkan Liverpool ternyata lawan tim jurukunci Shefield United MU malah terkubur.

Materi pemain MU layak jadi juara. Tergantung pada Mang Ole, apakah dia bisa mengolah MU menjadi odading yang enak dan viral seperti odading Mang Oleh di Bandung, atau Ole lebih pantas menjadi guru olahraga saja. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.