Rabu, 17 Juni 2026, pukul : 22:39 WIB
Surabaya
--°C

PELEPASAN TIMNAS VOLI: MISI GANDA GARUDA TAKLUKKAN INDIA DAN THAILAND

BOGOR-KEMPALAN: Mengibarkan panji Merah Putih di ketinggian net internasional, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP. PBVSI), Imam Sudjarwo, secara resmi melepas dua armada kebanggaan nasional: Tim Nasional voli putra senior dan Tim Nasional voli putri U-18, dalam seremoni penuh khidmat di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Rabu (17/6/2026).

Kedua skuad Garuda kini mengemban misi krusial di dua front berbeda. Timnas putra senior dijadwalkan bertempur di AVC Men’s Cup 2026 yang berlangsung di Ahmedabad, India, pada 20–28 Juni 2026. Sementara itu, para srikandi muda U-18 akan melakoni tur panjang ke Thailand, mengikuti dua turnamen bergengsi secara beruntun: Princess Cup U-18 (21–28 Juni 2026) dan AVC Girls Cup 2026 (1–8 Juli 2026) di Nakhon Ratchasima.

TARGET SEMIFINAL: UJIAN BERAT DI NEGERI BOLLYWOOD

Di bawah komando pelatih asal Kuba, Reidel Toiran—yang untuk sementara menggantikan posisi Sergio Veloso akibat kendala administratif memasuki India—Timnas putra senior membawa 14 pejuang terbaik. Indonesia tergabung di Grup B bersama raksasa Asia: Qatar, Korea Selatan, Thailand, dan Oman. Sebuah grup yang oleh banyak pengamat disebut sebagai “grup neraka”.

Imam Sudjarwo tidak menutup mata terhadap beratnya tantangan ini

“Di sini lawan terberat kita kemungkinan Qatar dan Korea. Mudah-mudahan bisa masuk empat besar, setelah di turnamen sebelumnya kami hanya menempati peringkat keenam,” ujar Imam dengan nada penuh harap namun realistis.

BACA JUGA  Pengurus MD KAHMI Takalar Resmi Dilantik, Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah

Ia menekankan satu hal yang menjadi ruh perjuangan tim: pantang menyerah. “Saya ingin para pemain menunjukkan sikap pantang menyerah untuk bisa meraih kemenangan di setiap laga. Saya sangat berharap mereka bisa meraih hasil lebih baik dari edisi sebelumnya,” tegasnya.

Kilas balik ke edisi 2025 di Manama, Bahrain—tim asuhan Jeff Jiang kala itu harus menelan pil pahit setelah takluk 0-3 (20-25, 21-25, 22-25) dari Australia dan finis di posisi keenam. Kini, membawa beban sejarah itu, Garuda dewasa siap membalikkan narasi.

Optimisme itu terpancar jelas dari sang kapten, Jasen Natanael Kilanta. Pria kelahiran 20 Februari 1999 ini menyimpan keyakinan bahwa fondasi kekompakan tim telah terbangun kokoh.

“Dari segi persiapan semua berjalan baik. Dalam beberapa pekan ini kami berlatih bersama coach Toiran maupun sebelumnya dengan coach Veloso. Tentu kami ingin mempersembahkan yang terbaik dan meraih hasil maksimal,” ujar Jasen penuh determinasi.

Rencananya, skuad Garuda akan terbang ke India pada Kamis (18/6/2026) siang WIB dan tiba keesokan harinya. Tiga hari adaptasi akan dimanfaatkan sepenuhnya sebelum laga pembuka kontra Korea, Minggu (21/6/2026)—sebuah duel yang sudah dinanti-nanti para pecinta voli Tanah Air.

PUTRI U-18: LANGKAH PENEBUSAN DI BUMI GAJAH PUTIH

Timnas voli putri Indonesia yang akan bertanding di Thailand

Sementara para senior bertarung di India, sektor putri justru menyimpan narasi yang tak kalah menggugah: sebuah misi penebusan. Penanggung Jawab Pelatnas Voli, Loudry Maspaitella, mengungkapkan bahwa partisipasi penuh tahun ini bukan sekadar rutinitas, melainkan jawaban atas kekecewaan masa lalu.

BACA JUGA  Pemkot Surabaya Buka UDG 2026, Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu

“Tahun 2023 Indonesia juga menjadi runner-up di Princess Cup, namun waktu itu Indonesia tidak tampil di AVC Girls U-18—sesuatu yang sangat disayangkan penyelenggara. Kali ini kita ikut dua-duanya karena digelar berurutan dan di tempat yang sama,” jelas Loudry.

Di Princess Cup U-18, target mempertahankan posisi runner-up menjadi harga mati. Namun ujian sesungguhnya menanti di AVC Girls Cup 2026: Indonesia berada di Grup C bersama Jepang (raksasa voli Asia), Iran, dan Filipina. Menembus babak empat besar adalah target ambisius yang dipatok PBVSI.

KITA BERANI BERANGKATKAN, KITA SIAP”

Menanggapi segala ekspektasi tinggi yang dibebankan, Imam Sudjarwo menutup dengan kalimat pendek namun menusuk tajam ke dalam jiwa setiap atlet:

“Kalau kita berani berangkatkan tim, berarti kita siap.”

Pernyataan ini bukan sekadar klise, melainkan cermin dari persiapan matang dan mental baja yang telah ditempa selama berbulan-bulan. Ia juga menyerukan satu permintaan yang menyentuh: dukungan penuh dari seluruh rakyat Indonesia.

“Kami berharap dukungan dari masyarakat Indonesia agar duta bangsa ini bisa meraih hasil terbaik, atau setidaknya sesuai dengan target yang dicanangkan,” pungkas Imam.

Seluruh pertandingan Timnas voli putra Indonesia di AVC Men’s Cup 2026 dapat disaksikan secara langsung melalui live streaming maupun siaran Moji TV. Saatnya Garuda terbang tinggi, mengguncang net, dan menulis sejarah baru.(Ambari Taufiq/ M Fasichullisan).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.