DUBAI-KEMPALAN: Uni Emirat Arab (UEA) telah menawarkan pada Jumat (29/1) untuk kewarganegaraan bagi sejumlah orang asing. “Para investor, mereka yang memiliki keahlian khusus, kaum profesional termasuk ilmuwan, dokter, insinyur, seniman, pengarang dan keluarga mereka akan bisa naturalisasi di bawah amandemen baru (UEA),” tutur pemimpin Dubai sekaligus Perdana Menteri UAE, Syaikh Mohammed bin Rashed Al-Maktom.
Dilansir dari Kuwait News, hanya ada sedikit warga negara dari penduduk UEA. Sebagian besar memiliki pekerja migran dalam jumlah besar, kebanyakan dari Asia Selatan. Beberapa di antaranya adalah penduduk generasi kedua atau ketiga. UEA turut mempunyai sekelompok ekspatriat kaya yang semakin berkembang dan tertarik karena pajak yang rendah dan proyek besar yang mewah sekaligus tempat wisata di daerah ini yang lebih besar daripada wilayah lain.
Adapun menurut Maktoum, dari Aljazeera, bahwa kabinet UEA, dewan amir lokal dan dewan eksekutif akan menominasikan mereka yang cocok untuk mendapatkan kewarganegaraan didasarkan atas kriteria jelas yang diatur untuk setiap kategori. “Hukum ini memperbolehkan mereka yang menerima paspor UEA untuk tetap memiliki kewarganegaraannya (bipartid),” lanjutnya.
Amandemen yang berkaitan dengan kewarganegaraan ini merupakan upaya pemerintah UAE untuk memberikan apresiasi terhadap kemampuan dan kompetensi yang ada di wilayah tersebut. Selian berusaha untuk menarik orang-orang pandai untuk masuk ke dalam keemiran mereka. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi