Selasa, 19 Mei 2026, pukul : 13:03 WIB
Surabaya
--°C

Dibuka! Bank Jatim QRIS Ramadan Vaganza 2025 Hadirkan 102 UMKM Surabaya

Sekda Kota Surabaya Ikhsan membuka “Bank Jatim QRIS Ramadan Vaganza” di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (19/3) sore

SURABAYA-KEMPALAN: Event bertajuk “Bank Jatim QRIS Ramadan Vaganza” resmi dibuka di halaman Balai Kota Surabaya pada Rabu (19/3) sore. Acara ini terselenggara berkat kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Suara Surabaya Media, dan Bank Jatim.

Acara tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Ikhsan, yang hadir mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

“Saya menyampaikan pesan dari Pak Wali Kota Eri Cahyadi, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini,” kata Ikhsan dalam sambutannya.

Menurutnya, event ini merupakan wujud nyata gotong royong dalam membangun dan menggerakkan ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Surabaya.

“Hari ini Kota Surabaya dibantu oleh semua pihak. Ini menunjukkan bagaimana kita bersama-sama bergotong royong memeriahkan acara ini sekaligus mengangkat perekonomian kota,” jelasnya. 

Ikhsan juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari berbagai elemen masyarakat. “Selalu diingatkan oleh Pak Wali Kota Eri Cahyadi, kalau semua harus dilakukan sendiri oleh pemerintah kota, insyaallah tidak akan mampu, karena ada keterbatasan, baik anggaran maupun tenaga,” tuturnya.

Karena itu, Ikhsan berharap, semangat kebersamaan dan kolaborasi ini dapat terus terjaga ke depannya. Terlebih, dalam suasana Ramadan 2025 yang penuh berkah. “Harapan kita, dalam suasana Ramadan ini, akan banyak keberkahan yang kita dapat sebagai penyelenggara, juga bagi teman-teman UMKM yang berkesempatan ikut serta,” tambahnya. 

Pada penyelenggaraan tahun kedua, “Bank Jatim QRIS Ramadan Vaganza” diikuti sebanyak 102 pelaku UMKM. Selain itu, berbagai layanan publik juga tersedia, mulai dari donor darah, layanan cek kesehatan Identitas Kependudukan Digital (IKD), pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga konsultasi halal dan merek.

Untuk itu, Ikhsan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan meramaikan acara selama lima hari ke depan mulai tanggal 19-23 Maret 2025. Ia berharap, event ini memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi UMKM Surabaya.

“Lima hari ini bukan hanya sekadar acara, tapi bagaimana ke depannya bisa memberikan efek positif bagi kita semua. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini,” harapnya.

Sementara dalam sambutannya, Direktur Utama (Dirut) Suara Surabaya Media Verry Firmansyah mengatakan bahwa event ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di bulan Ramadan 2025.

“Kami berharap acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan serta memberikan peluang bagi UMKM Surabaya untuk terus tumbuh,” kata Verry.

Ia mengungkapkan bahwa ada sebanyak 102 UMKM binaan Pemkot Surabaya, Bank Jatim, serta masyarakat Surabaya turut serta dalam event ini. Selain itu, ada pula berbagai kegiatan menarik telah disiapkan selama lima hari ke depan. 

“Ada berbagai acara, mulai dari lomba patrol, lomba menggambar, lomba mewarnai, workshop make-up, hingga lomba Mobile Legends” jelasnya. 

Sebagai puncak acara, pada Minggu (23/3/2025), Verry menyebutkan bahwa akan digelar Tabligh Akbar yang akan diisi oleh Gus Kautsar setelah Salat Tarawih.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk menikmati berbagai kegiatan sekaligus mempererat kebersamaan dalam suasana Ramadan,” tutup Verry. (Dwi Arifin)

Pengusaha di Jatim Diimbau Bayar THR Pekerja Maksimal H-7 Lebaran

Gubernur Jatim Khofifah Indat Parawansa

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau kepada para pengusaha di seluruh Jatim untuk memformulasikan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerja / buruh dengan tepat waktu.

Imbauan ini dikeluarkan mengingat kewajiban pemberian THR harus diterima dari pengusaha kepada pekerja / buruh maksimal H-7 Hari Raya Keagamaan. Sekaligus  merujuk pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04.00/III/2025 tentang Pelaksanaan Pemberian THR keagamaan Tahun 2025 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaaan.

Hal ini juga diperkuat dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur yang ditujukan untuk Bupati/Walikota se-Jatim perihal Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2025.

“Dalam rangka memenuhi kebutuhan pekerja / buruh dan keluarganya untuk menyambut Hari Raya Keagamaan, pengusaha wajib memberikan THR kepada para pekerja / buruh sesuai ketentuan. Untuk itu, kami minta kepada para pengusaha untuk mempersiapkan diri dan memformulasikan besaran THR yang nantinya diberikan kepada para pekerja/buruh,” katanya di tengah kunjungan ke Pamekasan, Selasa (18/3).

Selain itu, Khofifah mengingatkan bahwa pemberian THR merupakan hak pekerja / buruh yang tidak boleh terabaikan dan harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh.

Dengan mempersiapkan pemberian THR jauh-jauh hari, pengusaha diharapkan dapat menghindari keterlambatan serta memastikan proses pembayaran berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui SE Gubernur itu, Khofifah menjelaskan THR keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih.

Serta pekerja/buruh yang mempunyai Hubungan Kerja dengan pengusaha bedasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Bagi pekerja/buruh yang upahnya ditetapkan berdasarkan satuan hasil, maka upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan upah rata rata 12 (dua belas) bulan terakhir sebelum Hari Raya Keagamaan.

Dalam SE Gubernur itu, besaran THR keagamaan diberikan dengan ketentuan bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih diberikan 1 bulan upah.

Sedangkan bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proposional sesuai dengan masa kerja dengan perhitungan Masa Kerja (Bulan)  : 12 x 1 bulan upah.

Khofifah menekankan bahwa meskipun masih ada waktu yang cukup panjang hingga menjelang Hari Raya  Lebaran, para pengusaha diharapkan segera memformulasikan perencanaan keuangan mereka untuk memastikan pemberian THR agar tidak mengganggu keberlanjutan operasional perusahaan.

“Dengan mempersiapkan anggaran THR sejak awal, pengusaha dapat menjaga stabilitas cash flow dan menciptakan suasana yang kondusif di tempat kerja menjelang Lebaran,” kata Khofifah.

“Diharapkan THR keagamaan wajib dibayarkan oleh pengusaha secara penuh dan tidak boleh dicicil,” harapnya.

Lebih lanjut,  Khofifah juga mengimbau para pekerja / buruh untuk tetap menjaga semangat kerja dan mengoptimalkan kinerja mereka selama bulan Ramadan.

“Bulan Ramadhan adalah kesempatan bagi kita semua untuk mempererat ikatan sosial di lingkungan kerja, serta meningkatkan produktivitas. Saya mengajak semua pekerja untuk tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab mereka, sehingga dapat berdampak positif pada kinerja perusahaan dan keberlanjutan ekonomi di Jatim” ungkapnya.

Bonus Lebaran Buat Pengemudi dan Kurir Online

Sementara itu, dalam rangka memberikan perlindungan dan kesejahteraan pengemudi dan kurir layanan berbasis aplikasi online, Khofifah juga minta kepada para perusahaan aplikasi memberikan bonus Hari Raya Keagamaan kepada seluruh pengemudi dan kurir online. Hal ini sejalan dengan SE Menaker RI Nomor M/3/HK.04.00/III/2025.

Menurutnya pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan bagi pengemudi dan kurir online dilakukan kepada mereka yang produktif dan berkinerja baik secara proporsional sesuai kinerja dalam bentung uang tunai. Dengan perhitungan sebesar 20 persen dari rata rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir.

“Bonus hari raya keagaman diberikan oleh perusahaan aplikasi kepara seluruh pengemudi dan kurir online yang terdaftar secara resmi pada perusahaan aplikasi,” terangnya.

Secara khusus, Khofifah minta kepada Bupati/Walikota agar memperhatikan, mengawasi dan mendorong kepada perusahaan di Wilayah masing masing untuk melaksanakan kewajiban dalam hal pembayaran THR keagamaan sesuai aturan perundang undang.

Kepada perusahaan, Khofifah yang mampu memberikan THR Keagamaan lebih awal sebelum jatuh tempo pembayaran.

Posko Aduan THR

Pemprov Jatim melalui Disnaker Prov. Jatim, lanjut Gubernur Khofifah,  berkomitmen untuk memastikan bahwa hak-hak pekerja, termasuk THR, dapat terpenuhi dengan baik, serta mendorong para pengusaha untuk menjaga hubungan industrial yang sehat dan produktif.

Untuk mengantisipasi timbulnya keluhan dalam pelaksanaan pembayaran THR keagamaan setiap provinsi,kabupaten/kota membentuk Posko Satgas Ketenagakerjaan Pelayanan Konsultasi dan Penegakan Hukum Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2025.

Adapun Posko Satgas THR Keagamaan Disnakertrans Provinsi Jatim Tahun 2025 sebanyak 15 tempat. Diantaranya Posko Induk Disnakertrans Jatim, UPT BLK Pasuruan, UPT BLK Mojokerto, UPT BLK Singosari, UPT BLK Tulungagung-Trenggalek, UPT BLK Madiun, UPT BLK Kediri, UPT BLK Ponorogo, UPT BLK Tuban, UPT BLK Jombang, UPT BLK Nganjuk, UPT BLK Bojonegoro, UPT BLK Jember, UPT BLK Situbondo, dan UPT BLK Sumenep.

Untuk pelayanannya akan dibuka mulai tanggal 17 Maret sampai dengan 27 Maret 2025. Dengan jadwal pelayanan Senin-Kamis (08.00 WIB – 15.00 WIB) Jum’at (08.00 WIB – 15.30 WIB).

Selain itu, Disnakertrans Prov Jatim membuka pelayanan konsultasi terkait THR secara online melalui email disnakertrans@jatimprov.go.id.

Nantinya Posko Satgas ini akan terintegrasi melalui laman https://poskothr.kemnaker.go.id

“Dengan persiapan yang matang, pemberian THR di Jatim dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu sehingga memberikan manfaat yang maksimal bagi pekerja dan mendukung kelancaran operasional perusahaan,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Pemprov Jatim Terima Penghargaan dari KPK, Ini Pernyataan Khofifah

Ketua KPK RI Setyo Budianto menyerahkan piagam penghargaqn kepada Gubernur Khofifah di Jogja Expo Center, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/3).

YOGYAKARTA-KEMPALAN: Komitmen pencegahan dan pemberantasan korupsi yang teguh dilakukan Pemerintah Provinsi Jatim di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendapatkan apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

KPK memberikan Piagam Penghargaan kepada Pemprov Jatim sebagai provinsi peringkat kedua peraih Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2024, Kategori Pemerintah Provinsi pada Wilayah Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK.

Piagam Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KPK RI Setyo Budianto kepada Gubernur Khofifah pada Rakor Penguatan Kepala Daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan bebas korupsi pasca pelantikan kepala daerah di Jogja Expo Center, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/3).

Selain Pemprov Jatim, penghargaan serupa tingkat provinsi diberikan kepada Pemprov Jateng dan disusul tertinggi ketiga dari Kalimantan Barat.

Khofifah mengatakan, penghargaan ini merupakan buah kerja keras dan wujud komitmen yang dilakukan seluruh jajaran Pemprov Jatim dalam upaya pencegahan korupsi.

“Alhamdulillah Indeks Nilai MCP Jatim pada tahun 2024 mencapai 94 persen, capaian MCP Jatim ini berada di atas rata-rata nasional yang angka 76 persen,” kata Khofifah.

Tidak hanya itu, yang menarik dalam penyerahan penghargaan hari ini, selain Pemprov Jatim, tiga pemerintah kota di Jatim juga mendapat Apresiasi Peraih MCP tertinggi . Tiga daerah tersebut yakni Kota Surabaya, Kota Blitar, dan Kota Mojokerto.

“Ini artinya komitmen mencegah korupsi sudah menjadi nafas yang tidak hanya dilakukan Pemprov Jatim tapi juga oleh pemda di Jatim,” imbuhnya.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, terdapat delapan sasaran area IPKD MCP yang menjadi fokus dari KPK. Yaitu perencanaan, penyusunan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, manajemen ASN, pengelolaan BMD, optimalisasi pendapatan dan penguatan APIP.

“Delapan hal tersebut turut menjadi fokus kami untuk menghilangkan potensi terjadinya korupsi. Dengan digital sistem yang telah kita terapkan di Pemprov Jatim, menjadi benteng kuat dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,” pungkasnya.

Di sisi lain, Ketua KPK RI Setyo Budiyanto dalam sambutannya menjelaskan, rakor ini diharapkan menjadi sebuah bentuk komitmen serta integritas bagi seluruh kepala daerah yang telah berkomitmen pada masa awal pencalonan sampai proses pelantikan agar menghindarkan dari tindak korupsi.

Menurutnya, integritas menjadi kunci bagi seluruh kepala daerah agar menjauhkan diri dari praktek praktek korupsi.

“Integritas adalah sesuatu yang mudah diucapkan tapi susah dilaksanakan,” ujarnya.

Menjelang hari raya, Ketua KPK meminta integritas kepala daerah agar berani menolak dan melaporkan pemberian pemberian dari pihak luar.

“Setiap tindakan kecil yang kita lakukan untuk melawan korupsi akan membawa dampak atau langkah besar dalam menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Ketua KPK mengungkapkan, meskipun jumlah personil tidak banyak namun KPK  bisa menempatkan orang orang KPK di suatu tempat atau daerah.

Pihaknya mencontohkan, persoalan Pokir yang menjerat beberapa kasus korupsi di daerah merupakan hal hal yang sebenarnya hal yang mudah dilakukan asalkan proses dan pengunaannya mau dilakukan secara benar atau tidak benar.

Secara prinsip, KPK memandang bahwa Pokir tidak ada permasalahan asal digunakan untuk kepentingan dan aspirasi masyarakat jangan sampai disalahgunakan. Karena itu, Bapeda, BPKAD harus berperan untuk mengkordinasikan  wilayahnya.

Terkait PBJ, pihaknya mengungkapkan bahwa LKPP telah membuat sistem V6 dalam e-katalog. Akan tetapi, persoalan korupsi bisa masuk ketika pintu depannya formal ditutup rapat namun pintu belakangnya dibuka. 

“Mau dibuat versi berapapun kalau manusianya tidak komitmen dan integritas serta menyalahgunakan maka akan sia sia,” terangnya.

Pihaknya berpesan agar permasalahan di daerah sekecil apapun harus diselesaikan dan menjadi tanggung jawab dari kepala daerah.

Di akhir arahannya, Ketua KPK meminta kepala daerah untuk melihat keatas dan melihat ke bawah atau melantai melihat persoalan yang ada di daerah.

“Saya mengibaratkan bahwa kepala daerah adalah seorang nahkoda atau pilot membawa penumpangnya atau membawa masyarakatnya seperti apa,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu, diberikan arahan yang disampaikan oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK Ely Kusumastuti, Direktur Monitoring KPK Aida Ratna Zulaiha, dan Koordinator Harian Stranas PK Herda Helmijaya. (Dwi Arifin)

NGASAL dan Masjid Cheng Hoo Potong Rambut Gratis 1000 Orang

SURABAYA-KEMPALAN: Menjelang hari lebaran biasanya orang akan berusaha tampil rapi, untuk itu banyak masyarakat kita biasa memakai baju baru dan penampilan baru dengan gaya rambut baru.

Untuk itulah NGASAL bekerjasama dengan pengurus Masjid Cheng Hoo Surabaya mengadakan potong rambut gratis pada 1000 orang. Acara yang digelar di halaman Masjid Cheng Hoo Surabaya pada 17 Maret lalu disambut meriah oleh masyarakat Surabaya.

Tak lupa acara ini juga memberikan pelayanan pada anak yatim dan kaum duafa serta masyarakat umum. Acara potong rambut yang melibatkan 160 tenaga potong rambut dari kalangan Ngaji Komunitas Salon Surabaya berlangsung mulai dari jam 8 pagi hingga 11 siang. Hadir pada acara itu Arie, dari Hendy Salon dan Fujian Salon serta beberapa barber yang ada di Surabaya.

Seluruh anggota NGASAL yang terlibat acara potong gratis di Masjid Cheng Hoo Surabaya

Beberapa perserta potong gratis menyampaikan rasa senangnmya karerna bisa potong secara gratis dan dapat uang saku untuk lebaran. Sementara Hendy selaku pimpinan NGASAL senang bisa berbagi dalam acara Baksos potong gratis 1000 orang kali ini, semua senang karena semua dilakukan dengan Ikhlas. Sementara Hendy salon yang pernah memecahkan rekor potong rambut beberapa tahun lalu, sudah sering melakukan acara seperti ini, dan potong rambut gratis akan menjadi program pokok NGASAL Surabaya. (Moy)

Pemkot Surabaya Terima Barang Rampasan Negara dari KPK Senilai Rp11,756 Miliar

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya menerima barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui mekanisme hibah dengan total senilai Rp11.756.311.000. Acara serah terima aset tersebut berlangsung di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya, Selasa (18/3).

“Kita menerima tujuh apartemen atau rumah susun serta satu tanah dan bangunan, yang totalnya Rp11,756 miliar. Aset ini adalah amanah dari KPK yang diberikan kepada Pemkot Surabaya,” kata Eri Cahyadi.

Eri mengungkapkan bahwa aset berupa tanah dan bangunan tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk membentuk koperasi. Hal ini bertujuan untuk mengubah kondisi ekonomi warga miskin Surabaya. “Insya Allah aset rumah dan tanah itu akan kami jadikan koperasi, sekaligus nanti tempat-tempat yang rumah susun atau apartemen juga akan dikelola koperasi. Dan koperasi ini akan diisi oleh orang-orang miskin yang ada di Kota Surabaya,” ujarnya.

Di samping itu, Eri  memastikan bahwa Pemkot Surabaya juga akan meminta pendampingan dari KPK dan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam mengelola aset hibah ini agar sesuai dengan aturan.

“Kita akan meminta pendampingan, sehingga aset yang dihibahkan KPK ini benar-benar akan bermanfaat untuk masyarakat Kota Surabaya,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa koperasi yang dibentuk nantinya tidak hanya bergerak di bidang jahit atau paving, tetapi juga dalam pemanfaatan apartemen sebagai sumber pemasukan. “Apartemen bisa digunakan untuk sewa-menyewa dan anggarannya bisa masuk ke koperasi tadi,” ujarnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini juga memastikan bahwa aset hibah dari KPK akan dikelola dengan baik agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. “Karena ini adalah milik negara, maka kita kembalikan ke negara, dan kita manfaatkan untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, persetujuan hibah Barang Milik Negara (BMN) yang berasal dari Barang Rampasan Negara kepada Pemkot Surabaya ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor S-132/KN/2024 tanggal 22 Oktober 2024.

Aset yang dihibahkan KPK kepada Pemkot Surabaya yang pertama adalah berupa rumah susun Condominium Regency Unit 1804 di Kelurahan Kedung Doro, Surabaya, dengan luas 134 meter persegi dan nilai Rp2.299.977.000.

Yang kedua berupa apartemen atau rumah susun Tower B, Lantai 03, Unit 01, Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya dengan luas 85 meter persegi dan nilai Rp616.686.000. 

Sedangkan yang ketiga, berupa apartemen atau rumah susun Tower B, Lantai 03, Unit 07, di Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya dengan luas 85 meter persegi dan nilainya Rp616.686.000.

Kemudian yang keempat, aset berupa apartemen atau rumah susun Tower E, Lantai 12, No. Unit 02, Grande Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya dengan luas 45 meter persegi dan nilai Rp395.010.000.

Selanjutnya kelima adalah aset berupa rumah susun atau apartemen Waterplace Residence unit A.35.PH-B Jl. Pakuwon Indah Lontar Timur Nomor 3-5 Kelurahan Babatan, Wiyung Surabaya dengan luas 104 meter persegi dan nilai mencapai Rp994.926.000.

Sedangkan keenam adalah apartemen/rumah susun Ciputra World VIA nomor unit 1203, Jalan Mayjend Sungkono Nomor 87-89, Surabaya dengan luas 124,7 meter persegi dan nilai mencapai Rp2.027.337.000.

Selanjutnya ketujuh adalah apartemen atau rumah susun Ciputra World VIA nomor unit 1205, Jalan Mayjend Sungkono nomor 87-89, Surabaya seluas 59,3 meter persegi dan nilai mencapai Rp1.397.369.000.

Sementara kedelapan berupa tanah dan bangunan di Jalan Kejawan Putih VI Blok C3-375 Kelurahan Kejawan Putih Tambak, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya. Dengan rincian, tanah seluas 197 meter persegi dan bangunan seluas 325 meter persegi dengan nilai total BMN mencapai Rp3.408.320.000. (Dwi Arifin)

Mamak Alhadad: Lawan Australia, Skuad Garuda Harus Dapat Poin

M.Zein Alhadad.

SURABAYA-KEMPALAN: Tim Nasional (Timnas) Indonesia akan menghadapi Australia pada matchday ketujuh  babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.  Laga ini akan berlangsung di Sydney Football Stadium, Australia, Kamis (20/3) sore.

Setelah itu, lima hari kemudian Skuad Garuda akan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, 25 Maret 2025. Selanjutnya menjamu China pada 5 Juni. Dan terakhir dijamu “Tim Samurai Biru” Jepang pada 10 Juni 2025.

Saat ini, Skuad Garuda menempati posisi ketiga klasemen Grup C Zone Asia dengan poin 6 dari hasil 6 kali pertandingan. Urutan teratas ditempati Jepang (16 poin) dan urutan kedua Australia (7 poin). Sedang urutan keempat, kelima, dan keenam masing-masing ditempati Arab Saudi, Bahrain, dan China. Tiga tim ini mengumpulkan 6 poin, sama dengan Indonesia. Tapi, Tim Merah Putih unggul selisih gol.

Hal ini menyebabķan persaingan merebut tiket ke Piala Dunia sangat ketat. Kecuali Jepang yang sudah memastikan lolos merebut tiket ke Piala Dunia.

M.Zein Alhadad nyaris bikin gol saat memperkuat Tim Nasional Indonesia menghadapi Bahrain di Pra Piala Asia 1988 di Stadion Utama Senayan (kini Stadion Utama Gelora Bung Karno) Jakarta.

Padahal, untuk lolos ke Piala Dunia 2026, Skuad Garuda harus bisa meraih 7 poin di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia Grup C Zona Asia. Karena itu, Rizki Ridho dkk harus bisa meraih poin dalam laga vs Australia.

“Minimal seri lawan Australia, sehingga Skuad Garuda meraih poin satu. Syukur-syukur kalau bisa menang;” kata M.Zein Alhadad, legenda Niac Mitra dan juga Timnas Indonesia kepada kempalan.com, Selasa (18/3).

Namun, menurut pria yang akrab disapa Mamak Alhadad ini, hal itu tentunya tidak mudah. Perlu kelompakan tim dan kerja keras. Apalagi Australia main di kandang, sehingga libih unggul dari segi  suporter.

Selain itu, persiapan Skuad Garuda dinilai sangat mepet. Karena hanya empat atau tiga hari berkumpul dan berlatih bersama, sehingga sangat berpengaruh pada kerja sama tim.

“Apalagi ada tiga pemain naturalisasi yang baru bergabung. Meskipun mereka punya kualitas bagus, tentunya butuh waktu untuk beradaptasi dengan rekan-rekannya dalam tim,” ujar Mamak Alhadad.

Tiga pemain baru yang dimaksud adalah Ole Romery (depan), Joey Palupessy (gelandang), dan Dean James (belakang). “Tentunya, saya berharap tiga pemain naturalisasi ini bisa langsung in saat diturunkan lawan Ausralia,” harap mantan pelatih Persebaya Surabaya, Deltras Sidoarjo, dan Persija Jakarta ini.

Mamak Alhadad juga berharap Patrick Kluivert yang kini ditunjuk sebagai pelatih Skuad Garuda bisa bekerja maksimal. Sebab pelatih baru pasti ada plus dan minusnya.

“Plusnya, adaptasi dan komunikasi dengan pemain mungkin lancar. Namun, dengan taktik dan strategi baru, tentunya juga berpengaruh pada tim. Tapi, mudah-mudahan ini juga tidak ada kendala,” ujar Mamak Alhadad.

Kalau lawan Australia bisa meraih poin, minimal satu. Maka 6 poin lainnya diharapkan bisa didapat saat Jay Idzes dkk menghadapi Bahrain dan China di kandang.

Sesuai jadwal, Skuad Garuda akan menjamu Bahrain pada 25 Maret 2025 dan menjamu China pada 5 Juni 2025. Dua laga ini akan berlangsung Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Untuk lawan Bahrain dan China, Skuad Garuda harus meraih poin penuh. Kalau itu terpenuhi, maka Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026,” tegasnya.

Mamak Alhadad sendiri mengaku punya pengalaman ketika Timnas Indonesia menghadapi Bahrain. Yaitu di Pra Piala Asia 1988 di Jakarta.

Kala itu, menurut Mamak, Indonesia butuh menang 1-0 untuk lolos ke Babak 8 Besar di Qatar. Sayangnya, Timnas Indonesia yang dilatih Bertje Matumapelwa gagal memetik poin penuh dan hanya meraih hasil imbang 0-0.

“Waktu itu saya yang masuk pada babak kedua menggantikan Ricky Yacob, nyaris bikin gol. Laga itu tidak bisa saya lupakan, sampai sekarang,” ucap Mamak mengenang masa lalunya ketika memperkuat Timnas Indonesia. 

Kini, tinggal selangkah lagi Indonesia bisa menggapai mimpi lolos ke Piala Dunia 2026. Karena itu, wajar jika masyarakat bola di Tanah Air berharap Skuad Garuda bisa meraih poin saat away ke markas Australia. Setelah itu baru berpikir lawan Bahrain dan China.

“Kunci utama memang lawan Australia dulu. Kalau gagal merebut poin, maka mimpi Indonesia untuk merebut tiket ke Piala Dunia akan semakin berat. Tapi kalau hasilnya seri atau menang, jalan semakin ringan,” pungkas Mamak Alhadad. (Dwi Arifin)

Akhir Masa Jabatan, Konjen Jepang Takeyama Kenichi Pamit Eri Cahyadi

KonjenJepang di Surabaya Takeyama Kenichi bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di ruang kerja wali kota, Selasa, (18/3).

SURABAYA-KEMPALAN: Konsul Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya Takeyama Kenichi mengakhiri masa tugasnya di Kota Pahlawan. Sebagai bentuk penghormatan, ia berpamitan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di ruang kerja wali kota, Selasa, (18/3).

Eri Cahyadi menyampaikan bahwa masa tugas Konjen Takeyama Kenichi di Surabaya berakhir pada 24 Maret 2025, dan akan kembali ke Tokyo, Jepang. 

“Selama empat tahun bertugas, beliau menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya atas hubungan kerja sama yang baik,” kata Eri.

Dalam pertemuan tersebut, ia menjelaskan bahwa Takeyama Kenichi juga menyampaikan informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja teknis di bidang konstruksi di Jepang, yang akan segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Surabaya. 

“Seperti di bagian konstruksi membutuhkan tenaga kerja teknis. Nanti kami akan terus berkomunikasi untuk menindaklanjuti hal tersebut,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya berencana melanjutkan kerjasama sister city dengan Kota Kitakyushu, Jepang, terkait pengelolaan sampah.

“Ke depan, kita akan melakukan kerja sama lagi. Bagaimana memilah sampah dari masyarakat, perhotelan, restoran, dan mal agar tidak langsung menuju ke TPA Benowo,” ujar dia.

Meskipun masa tugas Takeyama Kenichi telah berakhir, Eri menegaskan bahwa komunikasi akan tetap terjalin. “Insya Allah beliau akan bekerja atau bertindak di sektor privat sehingga kami tetap bisa berkomunikasi. Pemkot Surabaya selalu membuka diri, menunjukkan kerja sama antara Jepang dan Kota Surabaya akan terus berlanjut,” terangnya.

Sementara itu, Konjen Jepang di Surabaya Takeyama Kenichi mengaku, selama bertugas di Kota Pahlawan, ia merasa mendapat banyak perhatian dari Pemkot Surabaya, sehingga terjalin kerja sama yang erat antara Surabaya dan Jepang. 

Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap Kota Surabaya, terutama kebersihannya dan keramahan warganya.

“Pertama kali saya datang ke Surabaya, kotanya sangat bersih. Meski saya lama tinggal di kota-kota lain, menurut saya Surabaya adalah kota yang bersih. Saya akan merindukan Surabaya, karena masyarakat sangat ramah, terlihat rasa persahabatan dan keakraban antar masyarakat,” ungkap Takeyama Kenichi.

Takeyama Kenichi juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri dan seluruh jajaran Pemkot Surabaya atas bantuan dan perhatian yang diberikan selama masa tugasnya.

“Wali Kota Surabaya juga sangat memperhatikan kami, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatiannya selama ini,” pungkas Takeyama Kenichi. (Dwi Arifin)

Presiden Prabowo: Ibu Khofifah Cocoknya Jadi Perdana Menteri

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) saat mendampingi Presiden RI Prabowo meresmikan Produksi PabrikPabrik Pemurnian Logam Mulia melalui PMR milik PTFI yang berlokasi di JIIPE, Kabupaten Gresik, Senin (17/3).

GRESIK-KEMPALAN: Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi capaian-capaian Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, selalu ada hal baru yang muncul di Jawa Timur dalam beberapa tahun belakangan ini.

Bahkan, Prabowo memuji Gubernur Khofifah yang dianggapmya cocok menjadi perdana menteri. Hal ini disampaikan saat Khofifah mendampingi Prabowo meresmikan Produksi Pabrik Pemurnian Logam Mulia melalui Precious Metal Refinery (PMR) milik PT Freeport Indonesia (PTFI) yang berlokasi di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Kabupaten Gresik, Senin (17/3).

“Terima kasih Ibu Gubernur, Jawa Timur ini memang luar biasa. Tiap bulan ada saja pabrik baru, gedung baru. Dengan penduduk Jawa Timur 40,6 juta lebih besar dari Malaysia itu, Ibu Khofifah cocoknya jadi perdana menteri ini,”  kata Prabowo, memuji Khofifah.

Peresmian ini ditandai dengan peletakan miniatur emas dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Prabowo. Selain Gubernur Khofifah, turut pula mendamping Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri BUMN Erick Tohir.

Peresmian PMR ini menjadi bukti komitmen pemerintah terhadap percepatan hilirisasi di Indonesia. Diketahui, PMR merupakan fasilitas pemurnian emas modern pertama dan terbesar  di dunia yang terintegrasi dari hulu, yakni pertambangan dan pengolahan ke hilir atau pemurnian.

Pada kesempatan ini, Khofifah menyampaikan kesiapan Jawa Timur menjadi tuan rumah yang baik dan ramah untuk investasi. Hal tersebut telah dibuktikan dengan memberikan fasilitas kemudahan dalam berinvestasi.

“Kami berupaya meningkatkan kemitraan antar-dunia usaha pendukung investasi, melakukan promosi investasi terintegrasi, menyusun Investment Project Ready to Offer (IPRO) di kawasan industri, infrastruktur, pariwisata, dan properti, serta penggunakan aplikasi JOSS Gandos Jatim Online Single Submission untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan,” terangnya.

Di sisi lain realisasi investasi periode Januari – Desember Tahun 2024 secara y-on-y meningkat 1,5 persen dibandingkan periode yang sama di Tahun 2023. Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Jatim mengalami peningkatan sebesar 23,3 persen, sedangkan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) turun -21,8  persen.

Capaian realisasi investasi Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2024 berkontribusi sebesar 7,90 persen atas total realisasi nasional. Capaian ini sekaligus menempatkan Jawa Timur di posisi ketiga setelah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“Alhamdulillaah capaian ini menempatkan Jawa Timur di posisi ketiga secara nasional,” kata Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga menekankan kepada seluruh stakeholder di Jawa Timur agar sama-sama berupaya menjaga kondusifitas. Menurutnya, iklim kondusivitas adalah faktor penting yang dapat mempengaruhi sektor investasi.

“Saya juga selalu mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di Jawa Timur,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo secara khusus meminta agar Jawa Timur mampu menjadi tuan rumah yang ramah bagi para investor. Ia juga menginginkan agar Jawa Timur mampu menjaga iklim investasi yang baik.

“Saya kira Jawa Timur harus menjaga, menjadi tuan rumah yang baik sehingga kita terus bisa menjadi tempat yang ramah terhadap investasi, tempat yang ramah bagi perusahaan-perusahaan yang ingin masuk ke Indonesia ingin berpartisipasi,” katanya.

Presiden Prabowo juga mengapresiasi terhadap capaian-capaian Jawa Timur di bawah kepemimpinan  Khofifah. Menurutnya, selalu ada hal baru yang muncul di Jawa Timur dalam beberapa tahun belakangan ini. (Dwi Arifin)

M. Rohanudin dan Visualisasi Puisi ‘Merah Putih’

KEMPALAN : Ketika seseorang membahas “merah putih” maka asosiasi melayang kepada sang saka. Dan tatkala seseorang membincangkan bendera lambang negara, maka dia akan menarik ke persepsi nasionalisme patriotik.

Demikian M. Rohanudin yang dulu sekian puluh tahun lalu sering saya jumpai di lapangan jurnalistik di Surabaya — saat puisi karyanya berjudul ‘Merah Putih’ dibacakannya di Auditorium Sarsito Mangunkusumo, RRI Solo, maka puisi nasionalisme patriotik itu bagai gelombang samudra bergemuruh, bergulung-gulung dalam dinamisasi alam merdeka sarat tantangan.

Rohanudin mengerahkan segenap potensinya untuk mendukung gagasan kepenyairannya. Misalnya, untuk melengkapi respon artistik puisi karyanya itu, dia menggandeng penari kontemporer dan koreografer mumpuni Lena Guslina.

Maka sosok hebat yang pernah terlibat dalam pertunjukan tari yang lantas melegenda berjudul “Hutan Plastik’ karya Sardono W. Kusumo ini, meliuk dan menggerakkan segenap irama tubuhnya sehingga puisi ini menjadi lebih hidup.

Pembacaan puisi ‘Merah Putih’ yang saya tonton dari kanal YouTube ‘LvR’ (Live Visual Radio) tersebut, memancing saya untuk terus mengikuti konten berdurasi 6 menit ini.

Rohanudin tampil berbaju lengan panjang putih dengan blangkon hitam, sementara Lena Guslina dengan kebaya putih dilengkapi selendang panjang putih “menyabuki” pinggangnya — mereka senantiasa saling mengisi.

Lena Guslina yang belakangan juga dikenal sebagai pelukis, saya anggap memiliki kepekaan tinggi untuk merespon narasi puisi nasionalisme patriotik itu, dalam gerak-gerak yang lentur iramatik dinamis.

Visualisasi puisi karya Dewas (Dewan Pengawas) LPP RRI ini, dilengkapi juga oleh visualisasi adegan-adegan film perjuangan yang juga menyisipkan adegan seorang ibu sedang menjahit kain merah dan putih untuk menjadi Sang Dwi Warna.

Sementara di plafon auditorium itu menjuntai dua helai kain hingga menyentuh lantai, masing-masing warna merah dan putih.

Dua helai kain jumbo itulah menjadi bagian dari asesori performance yang dimainkan dengan lihai oleh Lena Guslina.

Lena tidak saja menari meliukkan tubuh yang didominasi oleh gerakan-gerakan lengan dan kakinya yang ekspresif, juga merespons untaian kalimat-kalimat dalam puisi ‘Merah Putih’ dengan “pantulan” kata-kata dari mulutnya yang tegas bak Srikandi.

Beruntung M. Rohanudin memiliki suara bariton yang berat, sehingga ketika puisi karyanya ini dibacakannya, menjadi simetris sekali dengan nyawa puisi tersebut.

Salah satu yang bikin saya terpatri oleh puisi ‘Merah Putih’ adalah baris-baris ini :

Bendera Merah Putih
Adalah kilauan pedang menyalakan kemerdekaan.

Juga boleh jadi untaian kalimat puitis ini :

Kibarannya menegaskan keberanian
Biarkan biarkan biarkan biarkan
Dia berkibar di atas keperkasaan Indonesia.
(Amang Mawardi).

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.