Rabu, 11 Februari 2026, pukul : 01:00 WIB
Surabaya
--°C

Bima Jalesveva

KEMPALAN: INI acara hanya tingkat RT, tapi yang hadir bukan orang sak-udon-sak-urupan: Panglima Tentara Nasional Republik Indonesia Laksamana Yudo Margono. Dengan istri pula: Brigjen Pol Veronica Yulis Prihayati. Disertai pula cucu pertama dan masih satu-satunya: Jasmine Afsheena Wirayoga, 4 tahun.

Acaranya pun hanya untuk warga satu RT: RT 2 RW 8 Perumahan Sakura Regency. Yang memberi sambutan juga hanya satu: Pak RT, Pak Abdullah SH. Yang kini lagi membangun masjid RT yang sangat cantik. Yang penyumbang terbesarnya ya Laksamana Yudo Margono.

Di RT itulah rumah tinggal panglima TNI. Hanya tiga rumah dari tempat tinggal anaknya Pak Iskan. Lokasi acaranya juga di halaman rumah yang disebut terakhir itu. Di depan studio gamelan. Di bawah rindangnya pohon-pohon mangga. Di saksikan rembulan tanggal 14 bulan Ruwah.

Ini memang bagian dari ruwahan: nonton bareng rekaman wayang orang. Pemeran utamanya Anda sudah tahu: Laksamana Yudo Margono.

Panglima TNI itu menjadi panglima Pandawa di perang Bharatayuddha. Ia memerankan Bima Sena. Yang gagah perkasa.

Lakon pertunjukan itu: Pandawa Boyong. Dipentaskan di teater besar Taman Ismail Marzuki Jakarta bulan lalu. Warga RT ingin nonton rekamannya. Sekalian mengucapkan selamat kepada warganya yang diangkat menjadi Panglima TNI.

Kata ”boyong” di lakon itu belum bisa diterjemahkan secara persis menjadi ”pindahan rumah”. Ini bukan sekadar pindah rumah. Ini tentang Pandawa yang pindah ke kerajaan yang dijanjikan.

Awalnya direncanakan, lakon pementasan itu Bima Suci. Rencananya Laksamana Yudo juga memerankan tokoh Bima Sena. Skenario sudah jadi. Para pemain sudah ditetapkan. Bahkan sudah mulai latihan.

Ternyata Laksamana Yudo dipanggil Presiden Jokowi. Ia diberi tahu: harus boyongan tugas. Dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut ke Panglima TNI. Yudo lantas kepikiran inisiatifnya mementaskan Bima Suci. “Wah lakon itu sudah gak tepat lagi. Tapi keadaan sudah berubah,” ujar panglima saat ngobrol dengan warga.

Lakon Bima Suci fokusnya hanya di laut. Cocok untuk Angkatan Laut. Yakni ketika Bima Sena mencari sumbernya air suci.

Sebenarnya tugas pencarian itu jebakan maut yang dirancang musuh besar Pandawa. Yakni agar Bima Sena mau terjun ke lautan mencari sumber air suci di dasar samudera. Harusnya ia mati. Pandawa bisa kehilangan panglima perangnya. Pandawa pun menjadi lemah dan kalah.

Tapi lantaran itu perintah guru spiritualnya, Pandita Durna, Bima Sena menjalaninya juga. Dengan kesungguhan seorang santri. Dengan keyakinan yang kuat.

Dengan hati yang bersih tugas yang sangat bahaya pun bisa berhasil. Keyakinan yang kuat membuat alam berpihak padanya.

Pandita Durna pun kecele. Kelicikan kalah dengan keyakinan. Tugas yang mencelakakan itu justru menghasilkan kemuliaan.

Akhirnya Laksamana Yudo mengubah pementasan itu. Lakonnya diganti baru: Pandawa Boyong. Pemainnya pun dirombak total: tidak lagi hanya personel dari TNI-AL.

KSAD, Jenderal Dudung Abdurrahman memerankan Kepala Staf Angkatan Dewa: Batara Guru. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo jadi putra sulung Pandawa, Prabu Puntadewa. KSAU Marsekal Fajar Prasetyo sebagai Eyang Abiyasa. Masih ada Wakasad Jenderal Agus Subianto yang menjadi Batara Brahma.

Istri Yudo sendiri, Veronica, menjadi Dewi Nagageni, istri pertama Bima Sena. Ayla Jaya Suprana jadi wayang tercantik: Banowati. Jaya Suprana sendiri jadi figuran numpang lewat.

Masih banyak jenderal bintang satu dan dua yang ikut jadi pemain. Khusus untuk memerankan tokoh yang licik, culas, penipu, dan pembohong seperti Sengkuni, Yudo kesulitan. “Di TNI tidak ada yang cocok memerankan tokoh itu,” ujar Laksamana Yudo lantas tersenyum.

Anak Pak Iskan yang jadi moderator sarasehan itu cepat-cepat menimpali. “Harusnya panglima dengan mudah bisa mencari pelakon Sengkuni dari kalangan politisi,” guraunya.

Sebelum nobar itu memang diadakan sarasehan budaya. Pembicaranya Laksamana Yudo dan pelawak Kirun. Agar tidak terasa tiga-tiganya dari Madiun ditambahkan satu pembicara dari kampus: Dr Djoko Prakosa. Asli Solo. Kebetulan hari itu Djoko mendapat gelar doktor dari Universitas Airlangga. Disertasinya tentang tayub Tuban. S1-nya dari ISI Solo tentang tari srimpi, dan S2 di Unair tentang Jaranan Suroboyo.

Akhirnya pemeran Sengkuni ditemukan. Yakni diambilkan dari pemain wayang profesional anggota perkumpulan wayang orang Bharata, Jakarta.

Lakon Pandawa Boyong ini praktis sama dengan lakon Perang Bharatayuddha. Episode ini panjang sekali. Juga ada bagian yang sangat mengharukan. Yakni dialog Dewi Kunthi dengan anak sulungnya, Adipati Karna, yang menyeberang ke pihak Kurawa. Juga saat Srikandi harus perang melawan Bhisma.

Episode Pandawa Boyong ini dipentaskan tiga jam. Tapi karena pemerannya berbintang semua jatuhnya tidak membosankan. Orang ingin tahu pejabat tinggi siapa mainnya seperti apa.

Laksamana Yudo tentu yang paling menghayati perannya. Antara lain karena ia sendiri penggemar budaya Jawa. Ia orang desa di Madiun. Desa Garon yang dulu sering tergenang. Rumah kelahirannya itu kini tidak jauh dari lampu bangjo exit toll Madiun. Kalau belok kanan ke rumah Kirun. Belok kiri ke rumah Yudo. Di dekat bangjo itu kini dihiasi monumen tank.

Desa itu di zaman Yudo kecil selalu banjir. Sawah tergenang. Petani susah produktif. Hasil andalan desa itu: tikar mendong. Yakni alas tidur terbuat dari anyaman daun mendong. Itulah yang subur di area yang sering tergenang air. Hiburan kala itu memang hanya wayang kulit, reog Ponorogo, ketoprak, dan wayang orang.

Begitu cintanya pada budaya Jawa, Laksamana Yudo sampai menciptakan gending lagu Jalesveva Jayamahe –krido TNI AL yang artinya di laut lah kita jaya. Sebelum sarasehan, gending itu dinyanyikan Laksamana Yudo dengan iringan gamelan yang ditabuh menantu Pak Iskan. Ibu-ibu grup senam memang latihan gamelan seminggu sekali.

Lagu ini jadi pusat perhatian karena ada yang joget: si kecil cucu Laksamana Yudo. Dia suka joget. Tanpa henti. Bahkan sejak lagu-lagu sebelumnya: Perahu Layar, Gugur Gunung, dan yang dinyanyikan anggota DPR RI Komisi XI dari PDI-Perjuangan Indah Kurnia: Ojo Dipleroki.

Jenderal Dudung, meski orang Sunda ternyata bisa melucu dalam bahasa Jawa. Kapolri cocok jadi Puntadewa karena pembawaannya yang halus. Mungkin kepuntadewaannya itulah yang membuat Kapolri bisa menangani kasus Bharatayuddha di Polri dengan dingin: Sambo.

Yang paling kocak memang Vero. Bicaranyi spontan dan lepas. Improvisasinyi begitu banyak.

Sudah lama kita tidak melihat para pejabat tinggi naik panggung sandiwara. Orang seperti Kirun berada di persimpangan jalan. Kirun jadi Bagong malam itu. Ia senang karena budaya asli Nusantara akan berkembang. Tapi ia juga waswas: “Jangan-jangan saya kehilangan pekerjaan,” gurau Kirun lantas membagong. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 5 Maret 2023: Kejutan Kwok

Juve Zhang

90 an Tiongkok banyak pengemis jalanan minta duit yg saya beri 5 yuan dan mata nya terbelalak lihat 5 yuan.lah biasa dikasih 5 ketip atau setengah yuan.wkwkwkw bahkan di pinggir jalanan saya sempat nonton atraksi kera menari seperti yg sering ada disini.kera pake musik. Cara mereka menangkap pengemis dan gelandangan jalanan cukup bawa mobil mini van dan ngejar ngejar pengemis untuk ditangkap seru nya kejar kejaran mirip dalam film .wkwkwk

bagus aryo sutikno

Tebalnya dompet kadang berisi nota tagihan yg blm dibayar bro. Hahahahaha

Mirza Mirwan

Si Pemboros Besar

Cheung Tze-keung yang menculik Walter Kwok minta tebusan HK$600juta dalam pecahan HK$1000 (nominal terbesar pecahan dolar HK). Berarti jumlahnya 600.000 lebar. Artinya dari 20 koper itu tiap koper berisi 30.000 lembar. Yang waktu itu, 1997, jadi pertanyaan saya (hanya dalam hati, memang), kok bisa hanya dalam waktu 7 hari mengumpulkan pecahan HK$1000 sebanyak 600rb lembar. Dari berapa bank itu. Di Bank Sentral Hong Kong (HKMA) saja kayaknya belum tentu tersedia sebanyak itu. Kecuali kalau sengaja mencetaknya lagi. Pertanyaan lain, berapa ratus koper dibutuhkan kalau dalam pecahan kertas terkecil (HK$10)?

Everyday Mandarin

Akhir dekade 1980 dan awal dekade 1990 adalah kejayaan film Hong Kong. Chow Yun-fat, Andy Lau, Sammo Hung, Alan Tam, berlomba² mempromosikan Hong Kong ke dunia lewat film² gangster. Sampai membentuk opini di jalanan Hong Kong banyak gangster. Pelarian gelap dari China betaburan dikisahkan di film. Dalam salah satu film (Dragon in Jail? Lupa judul persisnya) bahkan dikisahkan Andy Lau (pelarian gelap dr Guangdong) saat merampok mobil di Hong Kong, dia bertanya ke pemilik mobil, “手排還是自排?”, gigi manual atau matic. Membuktikan jalanan Hong Kong sudah dipenuhi mobil matic sejak 1980-an. Bahkan di film komedi Hong Kong yg lebih jadul lg 1970-an, 阿牛入城記 (Crazy Bumpkins), dikisahkan seorg udik asal Guangdong, China datang ke kota Hong Kong mencari temannya. Di film versi komik tokoh Master Q tsb bahkan terlihat Hong Kong sudah betaburan gedung² tinggi. Saat Disneyland dibuka Des 2005, say tinggal di Sheraton Tsim Sha Tsui. Jalan² di sana aman. Jalan raya ga terlalu gede, 4 arah mata angin semua terkurung di gedung tinggi, makan mie pangsit, ayam panggang, xiaolongbao. Jalan² ke 女人街 (jalan para gadis) tp ternyata kecele krn penjual bajunya banyak nenek². Tp tetap ga ada gangster berkeliaran sprt di film² Hong Kong.

Liam Then

Ibu Pertiwiku lagi sakit. Bukan oleh penyakit. Tapi oleh anak-anaknyi. Sekujur badannyi penuh lubang dan luka. Di atas lubang ,di tepian luka , anak-anaknyi berpesta pora. Kaki mereka mengangkang pongah. Diatas punggung saudaranya yang lain. Ibu Pertiwiku masih saja tersenyum, penuh kasih. Walau sekujur tubuh luka berbalur perih.

Yellow Bean

Aku lihat dan dengar dia sangat menginginkanmu Begitu kuat ia menggenggam mu hingga menyakitimu Aku merelakanmu karena menyayangi nyawamu Aku melihat air matamu Sangat sakit di hatiku Namun aku harus menjaga mental ku Aku tidak mencari mu karena Aku tau dia sangat menguasai mu Bahkan ketika kamu memohon maaf ku Aku hanya tersenyum karena itu diluar dugaan ku Maafkan aku yang terlalu lama mengabaikan perasaan dan kondisi mu Tenangkan hati mu Aku di dekatmu semampuku Aku masih percaya kepada mu Jangan sakiti dirimu Ada jutaan nyawa bersemayam di jiwamu Kamu masih Indonesia ku Jika masih ada waktu ayo kita kibarkan lagi merah putih seperti dulu Tertawa bersama diantara rumput yang bergoyang

Yellow Bean

Rumput yang bergoyang adalah akhlul dzikir bukan penyanyi dangdut. Mohon bijak menafsirkan penggalan lagu Ebiet G Ade

Liam Then

@Ko EM, Di Taiwan masih ada gangster kah ? Jaman kerja disana ,masih ada. Yang paling berkesan waktu itu di ajak teman ,main ke satu bar. Di Taipei. Kemudian di tunjuki satu sofa yang ramai di duduki ,sambil di bisiki, “itu gangster lokal terkenal di Taipei ,penguasa lokasi sekitar sini”. Saya kaget bukan kepalang. Bukan karena melihat gangsternya. Tetapi karena melihat Si Mimi , kembang kelas waktu SMA, lagi duduk nyantai disana. Si Mimi memang infonya sekolah di Taiwan. Kadang-kadang persinggungan jalan kehidupan manusia memang sangat mengejutkan. Jauh di seberang lautan. Yang satu sekolah, satunya kerja. Bersua di tempat yang tak ada hubungannya dengan kerja dan sekolah. Hahaha Soal gangsternya saya biasa saja. Karena waktu itu saya sudah tahu, gangster di Indo lebih seram, pakai dasi foto dimana-mana.

Fa Za

Cheung Tze-keung memperoleh harta dengan cara merampok dan memeras. Namun dia juga suka berbagi dengan saudara dan teman-temannya. Ketika uang mudah didapat, orang cenderung mudah berbagi. Sama juga dengan seorang koruptor yang oleh tetangga sekitarnya dianggap orang baik karena suka berbagi, namun ternyata akhirnya dia diciduk KPK.

Komentator Spesialis

Saya benar benar terkejut dengab kebakaran Pertamina Plumpang. Pasalnya 3 hari full saya mondar mandir sekitaran situ : sunter dan kelapa gading yang letaknya hanya sepelemparan batu dari Plumpang. Malam saya di MOI. Tak ada tanda tanda kebakaran. Pagi jam 7 saya sudah ke daerah situ lagi. Agak sepi karena hari sabtu. Saya lupa tahun berapa. Ketika salah satu tangki di plumpang kebakaran, saya bisa menyaksikan saat lewat jalan tol diatasnya. Seingat saya mungkin ini kebakaran yang ketiga kalinya. Entahlah ! Warga tanah merah yang kebakaran, dituduh menyerobot tanah Pertamina. Ada yang bilang warga yang duluan disitu. Pertamina menyusul. Entahlah mana yang benar. Ketika jokowi nyalon gubernur, janji akan membantu nasib warga tanah merah. Dan anda lebih tahu, seperti biasanya janji tinggal janji. Anies nyalon. Janji juga. Tapi Anies benar benar merealisasikannya. Tapi kok jadi terbakar begini sayangnya. Daerah sunter banyak pabrik. Karena wilayah komersial, pabrik banyak yang dipindah ke bekasi, karawang atau purwakarta. Pabrik pabrik besar automotive. Termasuk Toyota, Daihatsu, Honda. Jadi Pertamina baiknya merelokasi instalasinya juga. Ke tepi laut daerah priok atau marunda misalnya.

Komentator Spesialis

Saya jadi teringat tahun 2000 an. Ketika salah satu perusahaan anak Li Ka Shing, Pacific Century melantai di SGX. Wow..harga sahamnya langsung melejit diluar jangkauan. Dan sampai saat ini konglomerasi Pacific Century Group (PCG) makin menjadi jadi. Konglomerat Hongkong memang luar biasa. Tetapi, konglomerat china daratan menjadi semakin luar biasa. Dan anda bisa bayangkan seandainya China, Taiwan, Hongkong dan Makau menjadi satu negara China, akan membuat amerika berpikir 10 kali terhadap china.

imau compo

Pantun teman SMP saya: Bukan titik membuat tinta tapi tinta yg membuat titik. Bukan cantik yg membuat cinta tapi cinta yg membuat cantik. Adaptasi ke Cheung: Bukan tampang yg bikin Cheung jadi mafia tapi pikiran Cheung yg sangarlah meskipun culun.

Fiona Handoko

li ka shing sangat cerdik, dan beruntung. begitu xi jinping jadi presiden china di th 2013. langsung dia jual aset2 di china dan di hong kong. hartanya diamankan di negara barat. terlihat sekarang sifat xi jinping, yg tidak suka jika ada orang china lain lebih populer dari dia. aktris fan bingbing, aktris zheng shuang, pengusaha jack ma, dibungkam dan dimiskinkan secara halus. konon jack ma berhasil keluar daripada china, karena dia memiliki paspor duta pbb. saat ini li ka shing mempunyai 2 kewarganegaraan, China dan canada.

Udin Salemo

Innalilahi wa innailaihi rojiu’un. Semoga almarhum Bapak Letjen TNI (Purn) Ir. H. Azwar Anas Datuak Rajo Sulaiman husnul khotimah. Beliau wafat hari ini pukul 11:45 wib di RSPAD. Semoga Abas Dis juga membuat tulisan tentang Beliau. Pak Azwar Anas adalah: mantan gubernur Sumatera Barat, mantan menteri perhubungan, mantan menko kesra, mantan ketua majelis pembina Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan mantan ketua PSSI. Masa PSSI kepemimpinan Pak Azwar Anas, Indonesia berada di nomor urut 76w peringkat dunia. Dan meraih medali emas sea games 1991. Setelah era Beliau sepakbola Indonesia jadi lawakan negara lain. Orang berlomba-lomba jadi ketua PSSI demi popularitas daaaaaaaan……..

Er Gham

Istri bisa diminyaakan buat badan usaha seperti PT. Pemegang sahamnya diatur saja istri (99%) dan orang lain (1 %). Lalu PT itu buat restoran. Restoran yang klasik dan mewah. Tidak penting tidak laku juga. Jika suami ingin punya mobil mewah atau motorw gede, biar PT yang beli, dan catat sebagai aset PT istri. BPKB atas nama PT. Sesekali parkir di restoran biar dianggap warga itu mobil restoran. Buat jemput pelanggan kaya, kalo tetangga tanya. Tas tas mewah istri juga dicatat sebagai aset restoran. Bilang aja, selain jual makanan juga jual tas baru dan bekas. Walaupun sebenanrnya istri yang pakai 100%. Buat konter tas khusus di dalam restoran. Pura pura tas itu dijual. Hasil pencucian uang masukkan dulu ke restoran, jangan langsung ke rekening. Tidak hanya restoran, bisa juga lewat bursa saham, perusahan konstruksi, dan banyak lainnya. Ini mungkin modus pejabat dalam menyiasati LHKPN.

Fiona Handoko

hotel kimpton di indonesia ada di nusa dua. kimpton naranta bali. nama kimpton bergabung dalam grup IHG, yg juga menaungi nama intercontinental dan holiday inn. dan grade kimpton berada di atas intercontinental. kimpton naranta bali berkonsep luxury boutique resort & all villa property. setiap villa dilengkapi dengan outdoor bale dan private salt water pool (kecuali di 3 unit garden villa). setiap tamu kimpton bali dapat benefit breakfast, curated bar with espresso machine, daily morning kickstart, daily social hour, daily wellness ritual, free use bike & segway. menurut saya. jika reuni perusuh disway diadakan di kimpton bali (walaupun bukan 5 star hotel), pasti bpk prof pry bersedia hadir. o ya, tentu di kimpton bali tersedia bath tub dan shower. air panas, air dingin. bagaimana menurut abah dan rekan2 perusuh?

imau compo

Bukan tampang sangar yg bikin Cheung jadi gangster tapi pikiran yg sadis, meskipun culun, yg bikin dia jadi mafia

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Choi Rubicon

KEMPALAN: INILAH pembunuhan yang sangat sembrono. Padahal yang mendalanginya pensiunan polisi. Ia mantan mertua korban sendiri.

Anda sudah tahu kita lagi membicarakan apa: pembunuhan terhadap selebriti medsos di Hong Kong, Abby Choi. Anda juga sudah tahu: Choi seorang wanita cantik, lima i, punya follower Instagram 100.000 lebih dan berumur matang-matangnya: 28 tahun.

Sembrono: dia hilang saat akan menjemput anaknyi di sekolah. Pasti mudah sekali diketahui. Si anak tahu akan dijemput mamanda. Penjemput tidak datang. Ditunggu. Tidak datang. Ditelepon. Tidak dijawab.

Maka, hari itu, pencarian pun langsung dilakukan. Beda dengan zaman belum ada HP. Sudah hilang tiga hari belum juga diketahui kalau hilang.

Sembrono. Choi biasa pergi dengan sopir pribadi yang juga mantan kakak iparnyi sendiri: Anthony Kwong. Umur 31 tahun.

Keruan saja Anthony langsung jadi sasaran antara. Ia yang pertama dicari. Ternyata ia bukan sekadar hanya sasaran antara. Ia lah sasaran pokoknya.

Tanggal 21 Februari Choi hilang. Dua hari kemudian jejaknya sudah bisa ditemukan. Anthony pasti kebingungan menjawab pertanyaan polisi: di mana Choi. Maka mudah sekali membongkar pembunuhan ini. Langsung terbongkar.

Mantan suami Choi, Alex Kwong terlibat. Mantan mertua Choi, Kwong Kau, terlibat. Bahkan dalangnya. Mantan ibu mertua Choi, Jenny Li, terlibat. Bahkan pacar gelap mantan mertua juga terlibat.

Meski sudah cerai, Choi tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga mantan suami. Choi memang punya dua anak dengan Alex. Anthony pun tetap menjadi sopir sekali-kali.

Mantan suami, mantan mertua, dan Anthony juga masih menempati rumah besar 4 kamar yang dibeli Choi.

Di Hong Kong punya rumah 4 kamar adalah orang yang kaya. Pensiunan polisi pangkat rendah tidak mungkin bisa memiliki rumah begitu besar.

Penghasilan Choi memang sangat besar: dia endorser terkenal di Hong Kong. Dia selalu diundang ke pergelaran fashion di Paris. Sebulan sebelum terbunuh pun Choi masih menghadiri acara seperti itu di Paris. Dia juga masih sempat ke London. Foto-foto itu dia unggah di Instagram.

Bahkan Choi sudah kaya sejak dari sono-nya. Ayah Choi orang kaya. Ia kontraktor besar. Sampai punya proyek di Tiongkok.

Apartemen 4 kamar itulah pokok pangkalnya. Apartemen itu dibeli oleh Choi. Pakai uang Choi. Tapi atas nama mertua. Itu untuk menghemat pajak sampai Rp 10 miliar. Kalau Choi yang membeli itu berarti rumah kedua: pajaknya mahal.

Membeli rumah atas nama orang lain memang berisiko. Tapi yang Choi lakukan mencerminkan hati baiknyi. Toh mertua sendiri. Tidak menyangka suatu saat mertua itu menjadi mantan.

Belakangan Choi ingin menjual apartemen tersebut. Choi juga memikirkan bagaimana nasib keluarga mantan suami itu. Maka Choi mencarikan Anthony rumah yang lebih sederhana. Dia akan membelikan keluarga mantan suami itu rumah.

Kalau apartemen 4 kamar itu laku, Anthony akan pindah ke rumah yang lebih kecil. Pemberian Choi.

Rencana itu sudah disampaikan Choi ke pengacaranyi. Pengacara minta bukti bahwa rumah 4 kamar tersebut memang dibeli dengan uang Choi. Bukti ada. Data antarbank bisa menunjukkan semua itu.

Penjualan rumah 4 kamar inilah yang membuat pembunuhan berencana terjadi atas Choi. Perencanaannya sungguh tidak cermat: mengapa Choi diambil saat mau menjemput anak dari sekolah. Pasti mudah ketahuan.

Choi memang sudah kawin lagi. Dengan suami yang kedua juga punya anak 2 orang. Ia anak orang kaya. Ayahnya serang pemilik restoran waralaba yang sudah go public.

Bahwa akhirnya ditemukan di mana Choi berada, pastilah dari pengakuan Anthony. Bukan karena ada penemuan mayat busuk oleh seseorang.

Choi ditemukan sudah dalam keadaan tidak genap. Di sebuah unit apartemen sewaan. Lokasi unit kamar itu amat jauh. Di pinggir laut di New Territory. Bukan yang mengarah ke Shenzhen, tapi yang mengarah ke pelabuhan Tiongkok, Yantian.

Anda sudah tahu: Hong Kong itu terdiri dari tiga wilayah. Yakni pulau Hong Kong, Kowloon yang disewa dari Tiongkok selama 100 tahun, dan New Territory yang juga disewa dari Tiongkok belakangan. Semuanya kini sudah kembali ke pangkuan Tiongkok.

Rumah 4 kamar itu di Kowloon. Yakni di kompleks perumahan orang kaya. Di Kadoorie Hill. Di tengah-tengah Kowloon. Sedang kamar yang disewa di New Territory tadi berjarak sekitar 25 km dari Kadoorie Hill.

Kamar sewa itu rupanya bagian dari perencanaan. Yang menyewa Kwong Kau. Baru seminggu sebelumnya. Kamar kosongan. Tanpa meja, tanpa kursi, tanpa apa pun. Pintu, dinding dan jendelanya ditutupi terpal. Agar kalau ada percikan darah, percikan itu menempel di terpal. Tidak di dinding atau jendela. Lalu terpalnya, kelak, bisa dilepas dan dibakar.

Dari segi itu Kwong Kau sangat hati-hati. Ketika kamar sewa dikembalikan tidak akan ada petunjuk apa pun.

Polisi menggerebek unit yang disewa itu. Ada kulkas di situ. Ada pencacah daging. Ada gergaji mesin. Ada gergaji tangan. Ada mesin pengiris daging. Ada sarung tangan.

Kulkas itu dibuka. Ada dua kaki Choi. Lalu ada pot yang biasa untuk membuat sop. Ketika dibuka isinya remukan kepala Choi.

Belum ditemukan di mana bagian badan dan tangan Choi. 100 polisi dikerahkan. Termasuk para penyelam. Dikerahkan juga ekskavator. Tempat timbunan sampah diaduk-aduk. Ada pengakuan beberapa karung dibuang di situ. Termasuk pakaian Choi.

Melihat peralatan yang ada di kamar sewaan itu kemungkinan besar badan Choi akan dihancurkan selembut mungkin. Agar tidak tertinggal sedikit pun jejak. Untuk itu perlu waktu. Tapi waktunya tidak cukup. Keburu ditangkap polisi.

Anthony dan mantan mertua ditangkap lebih dulu. Lalu mama mertua. Alex masih belum ditemukan. Mantan suami ini menghilang. Polisi membuat sayembara: bagi yang menemukannya mendapat hadiah lebih Rp 100 juta.

Akhirnya polisi menemukan jejak Alex. Ia berada di pinggir laut Tung Chung. Di pulau Lantau. Tidak jauh dari bandara Hong Kong. Ia masih di pinggir laut menunggu speed boat yang disewa. Dari Kowloon ke pinggir laut Tung Chung ini memakan waktu 30 menit naik taksi.

Dulu pinggir laut Tung Chung sepi dan sunyi. Sejak bandara pindah ke situ jadi ramai. Banyak sekali apartemen baru dibangun. Ratusan apartemen tinggi seperti berlomba menuding langit.

Bahkan dibangun pula terminal bus yang sangat besar di situ. Itulah terminal bus untuk tujuan Macau. Lewat tol atas laut terpanjang di dunia. Siapa pun yang ingin ke Macau bisa naik bus dari pulau Hong Kong atau Kowloon. Lalu diantar ke terminal bus di pulau Lantau dekat Tung Chung. Dari sini naik bus lagi menuju Macau. Lewat tol di atas laut.

Di situlah Alex ditangkap. Mungkin ia akan ke Macau naik speed boat sewaan. Atau akan ke Zuhai. Saat itu Alex membawa uang tunai 500.000 dolar HK, atau sekitar Rp 10 miliar. Ia juga membawa beberapa jam tangan mahal, senilai sekitar 4 juta dolar HK.

Kini empat anak Choi (2 dari Alex, 2 dari suami sekarang) jadi korban. Ibu Choi akan mengasuh anak-anak itu. Empat orang masih ditahan. Tanpa bisa ada penjaminan. Hanya pacar Kwong Kau yang ditahan luar: ia terlibat karena Alex sempat sembunyi di rumahnya. Rupanya sang anak tahu bahwa ayahnya punya pacar itu.

Drama ini akan cepat berlalu. Motifnya sudah ketahuan: soal kepemilikan rumah. Bahwa Choi dimulitasi juga sudah jelas: ingin menghilangkan jejak sehilang-hilangnya. Sampai diiris-iris sekecil-kecilnya, selembut-lembutnya.

Tidak ada wanita, tidak ada takhta. Hanya harta. Itu pun hanya sebuah rumah dan sejumlah jam tangan mahal. Total, nilainya, sekitar Rp 150 miliar.

Saya pun menghubungi sahabat Disway di Hong Kong. Seorang pengacara. Saya bertanya: siapa kelak yang akan memiliki rumah 4 kamar itu?

Kalau betul Choi bisa membuktikan bahwa uang pembelian itu dari dirinyi, suami yang sekarang bisa gugat ke pengadilan. Minta nama kepemilikan rumah itu diubah. Dari mantan mertua Choi ke dirinya. Lalu hukum waris Hong Kong akan berlaku: 50 persen milik suami yang sekarang, 50 persen milik 4 anak Choi.

Tentu tergantung juga apakah Choi meninggalkan wasiat tertulis sebelum meninggal. Kalau ada wasiat, wasiat itulah yang harus dilaksanakan. Bagaimana kalau sebelum dibunuh Choi dipaksa bikin wasiat? Tentu ini kriminal tambahan bagi Kwong Kau.

Bagaimana kalau akhirnya ketahuan rumah itu di atas namakan Kwong untuk menghindari pajak?

Mudah. Setelah suami Choi berhasil mendapatkan rumah tersebut ia harus membayar sejumlah pajak yang dihindarkan. Ditambah denda.

Kebetulan di sana taat pajak sangat tinggi. Biar pun petugas pajaknya belum ada yang punya Rubicon. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 2 Maret 2023: Misteri Toba

Agus Suryono
MENGGELINJANG.. “Sangat berbahaya kalau permukaan airnya menggelinjang,” tulis Abah. Perlu diralat menjadi: “Sangat nikmat kalau permukaan airnya menggelinjang.” #Ralat nakal..

Suardi Mengikat Hikmah
Fenomena angin kencang secara tiba-tiba di Toba konon sudah sejak lama. Katanya dulu juga pernah diadakan Iven internasional disana. Tiba-tiba saja angin kencang melanda. Panitia terpaksa mengundur acara. Sebagai hiburan sela, panitia pun mengumumkan. Siapapun yang berani berenang menyebrangi danau Toba dikasih 1000$. Tak ada yang berani. Namun tiba-tiba biuuurrr. Tampak seorang laki-laki berenang, dan berhasil kesebrang. Sang laki-lakipun dikerubuti wartawan, menyakan aksi nekatnya. Terungkap fakta, ternyata laki-laki itu nekat karena ada orang yang mendorongnya. “Entah siapa” ujarnya. Karena takut saya hanya berusaha berenang kesebrang sekuat tenaga. Terlisik punya telisik, ternyata yang mendorongnya tak lain isterinya sendiri. Tentu saja demi hadiah 1000$.. wkwk

Juve Zhang
Tabungan Rakyat Indonesia per desember 2022 jumlahnya 8030 triliun. 51 % numpuk di jakarta aatau 4095 triliun. Sisa nya jatim 9%. Jabar 7,5% jateng lebih kecil lagi. Menguatkan jakarta kumpulan para pebisnis dan koruptor sukses. Kabag di pajak saja hartanya 56 milyar.itu baru kabag. Di daerah sisa pebisnis dan koruptor ecek ecek. Tabungan rakyat naik 690 triliun tahun2022 dan yg ini saya gak setuju ketika presiden Jokowi minta rakyat jangan menabung tapi harus aktif belanja supaya roda ekonomi berputar. Tabungan penting kala kita kena phk.sakit berat berkepanjangan .cacat gak bisa kerja .dll. tidak semua seruan pak Jokowi saya amini. Yg ini jelas gak cocok.masa tabungan disuruh dihabiskan. Wkwkwk.

Johannes Kitono
Ombak besar di Danau Toba tentu bukan misteri karena terjadinya bukan hanya saat event Power Boating F1H20 saja. Kalau science bisa menduga kapan meletusnya gunung api sehingga terciptanya Danau Toba. Tentu tidak perlu bantuan Rara Mandalika untuk menaklukkan ombak disana. Di kantor Oceanagrahi Ancol ada Tide Table tentang lokasi pasang surut di seluruh Indonesia.Perkiraan tanggal dan bulan apa akan terjadi pasang besar sudah bisa diduga. Panitia Power Boating tinggal kerjasama dengan BMKG menganalisa data time series saat terjadinya gelombang atau ombak besar disana. Menentukan koordinat lokasinya tidak susah.Pakai Hp Samsung juga bisa wa share locnya. Kalau dilokasi yang sama selalu terjadi ombak besar. Tinggal direlokasi saja ke tempat yang lebih adem ombaknya. Para divers selalu menghindari diving di Kepulauan Seribu pada bulan Oktober sd Pebruari. Saat itu bertiup Angin Barat yang menimbulkan gelombang tinggi. Pandangan bawah laut batasnya terkadang tidak lebih 3 meter. Air lautnya butek dan tentu tidak bisa juga melihat diver yang hanya pakai bikini. Ombak besar di Danau Toba pasti bukan misteri.Kecuali ada Naga Raksasa mengamuk disana karena Ikan Batak sudah hampir punah dilahap manusia.

Fa Za
Mbak rara itu pawang hujan, bukan pawang angin. Mohon untuk dipahami sebaik-baiknya agar tidak sesat pikir. Pawang angin itu BMKG, pawang badai ya BRIN.

Liáng – βιολί ζήτα
CHDI : “Ternyata danau besar di tanah Batak itu menyimpan misteri: punya gelombang yang tak menentu. Aneh. Ada gelombang besar di danau Toba.” Danau Toba dgn……. – panjang +/-100 km. – lebar +/-30 km. – kedalaman +/-450 m. – luas +/-1.145 km² yang hampir sebanding dgn luas negara Singapura. Tentu saja kondisinya berbeda dgn danau² kecil, juga dgn sungai² besar sekalipun. Perbedaannya terletak pada “luas maximum” permukaan air. Luas Maximum permukaan air ini juga mempengaruhi terhadap kuat/lemahnya dan tinggi/rendahnya gelombang air di Danau Toba tsb. Kita bahas dulu mengenai “luas maximum” ini, kira² gambaran sederhananya seperti ini : – Engkong Budi Utomo memiliki lahan seluas 1 hektar, dengan panjang 1000m dan lebar 10m. – Eyang Leong Putu juga memiliki lahan seluas 1 hektar, tetapi panjangnya 100m dan lebarnya 100m.

Jimmy Marta
Di danau adanya riak bukan ombak. Riak itu gelombang kecil2, pendek dan tidak menghempas. Ombak itu di laut, gelombang lebih tinggi, bergulung-gulung dan menghempas ketepi. Begitu dulu kata bu guru IPA sy waktu smp. Nah kalau ada permukaan air yg menggelinjang, sy gk tahu harus nanya ke siapa…!

bagus aryo sutikno
Artikel hari ini, misteri tiba, mengingatkan saya pada lagu anak2 saat angon kambing. Saat dah ngarit dapat 1 keranjang, saya main layang2 sebelum pulang. Main layang2 butuh angin, akhirnya saya nembang u mengundang datangnya angin. //Cemple-cemple//Undangno barat gede//Yen uwes tak wenehi duduh tape//. Karena angin di Toba terjadi jam 14.00 coba check, jangan2 Aryo Samosir lagi main layang2. Doi kalau ngundang gak baen2, pasti angin besar.

Aljo
Saya pernah mengajak anak istri menyebrang dari Parapat ke Tomok di Pulau Samosir. Waktu berangkat lancar dan air sangat tenang. Giliran waktu pulang dari Tomok ke Parapat ombak dan angin sangat kencang. Kapal bergoyang-goyang cukup keras dan sebagian besar penumpang mulai berteriak-teriak sambil menyebut nama Tuhan. Alhmadulillah dengan susah payah akhirnya sampai juga ke Parapat dengan selamat. Tetapi sejak itu anak dan istri saya bersumpah tidak mau lagi kesana. Saya sendiri? Karena sepanjang perjalanan pulang tertidur, tidak begitu merasakan goyangan itu.

Purnomo Inzaghi
Betul, jangan sampai Toba dicoret dari kalender F1 Powerboat….kerja keras semua pihak yang telah berjuang membuat perhelatan F1 di air tersebut pasti sudah sangat berat, ibarat berkorban darah dan air mata. Jangan sampai hilang ditelan ombak dan angin yang entah kenapa selalu datang tiba tiba tanpa bertanda. Letusan gunung Toba ribuan tahun yang lalu telah mengguncang dunia, memunculkan danau terbesar di Asia Tenggara. Kini letusan Ferdy Sambo, letusan Rafael Alun Trisambodo, letusan Teddy Minahasa pun tak kalah dasyatnya. Maka biarkanlah bangsa ini bangga, bahwa kita bisa punya even kelas dunia.

bitrik sulaiman
Betapa lemahnya manusia. Diberi angin yang membuat air danau menggelinjang, rusaklah rencana panjang. Mungkin yang cocok kapal layar. Sekali layar terkembang surut kita berpantang. Ee ndak nyambung .

Yellow Bean
Mual pusing jadi masalah/ Masalah belum tau obatnya/ Lisa cantik kakinya jenjang/ Masih cantik kan yang sembunyikan auratnya/ Bakpao cantik aneka rasa/ Bisa dicari harganya murah/ Mau yang secantik Lisa/ Ingat bidadari mu dirumah /

Jimmy Marta
Gagal karena mual dan pusing/ Minum antimo dan tutup pusarnya/ Mau nonton Lisa Blackpink/ Namun sayang anak dah duluan kesana #saingan pegang remote

Leong Putu
Cita cita jadi ABK / Gagal karna mual dan pusing / Berharap Tiket dan Bus ke GBK / Nonton Idol K cantik Black Pink / …. 365_mantun Lisa❤

yea aina
Ada peluang baru, pembangunan infrastruktur sirkuit F1H20 Toba 2024. Sirkuit yang dilengkapi pemecah gelombang, lengkap dengan semua pernak-pernik yang diperlukan F1H2O. Dengan potensi “pemandangan” di Toba itu, kiranya investasi akan berdatangan bak gelombang Toba. Kabarnya sama dengan investor di IKN dengan lead investor APBN eh… bukan, tapi LPI ya. Paling tidak menirulah sirkuit Mandalika yang diminati BUMN untuk investasi di sana.

Fa Za
Ada yg mengaku sebagai istri siri dan tidur bareng di kapal setiap hari. Kalau ombaknya menggelinjang, bagaimana rasanya tidur di kapal? Wkwkkk

Yellow Bean
Wah saya ngga tau itu Bu FA ZA Saya masih tidur dirumah ditemani Anak anak saya yang ganteng ganteng copyan bapaknya hahaha Dan menggelinjang yang di maksud apa seperti lele dan belut yang di garami. Kasian banget karena sebentar kemudian sekarat mereka

Mirza Mirwan
“Balapan F1H2O ini memang hampir selalu di danau.” Grand Prix Amaravati (Andhra Pradesh, India) venue-nya di Sungai Krishna. Sudah beberapa kali — terakhir 2018. Begitu juga dengan Grand Prix Portimao (Portugal) mengambil venue di Sungai Arade.

Jimmy Marta
Masihkah TM itu punya peluang lolos?. Hingga ia dan tim pengacaranya begitu berkukuh spt tdk bersalah..?. Padahal semua bukti mengarah ke beliau. Ada chat, ada saksi2. Ada pion, kapolsek, hingga kapolres. Ada bb, ada petugas serse narkoba yg nangkap, ada kaki tangan yg tertangkap dan ada mami yg terus terang. Jangan2 TM akan terjerat sendiri dg ceritanya. Kayak sambo yg kukuh dg cerita pelecehan ibu putri. Cerita yg gk masuk akal semua orang. Akhirnya itu semua hanya menambah berat hukumannya. TM, FS dan kabag pajak itu, memang bukan kaya biasa. Mereka bergelimang harta dari usahanya. Fs dah terlihat nasibnya. Tapi entah bgmn dg TM dan RAT itu…?

Lagarenze 1301
Dua kali kata gelinjang muncul dalam tulisan hari ini. Bergelinjang dan menggelinjang. Ini pemilihan kata yang nakal untuk menggambarkan air danau yang bergelombang. Kenapa nakal? Narasi dalam tulisan beberapa hari lalu begini: Pemandangan sekitar Toba ibarat ratusan gadis telanjang dicat hijau yang berbaring telentang. Apa jadinya kalau kalimat “ratusan gadis telanjang berbaring telentang” dilanjutkan dengan kata “menggelinjang”? Anda sudah tahu, dalam KBBI kata menggelinjang bermakna “bergerak-gerak karena geli”.

Udin Salemo

#everyday_berpantun Hari-hari pergi ke kota/ Untuk membeli tahu isian/ Juga sambil membeli kuota/ Hari-hari ini media banyak berita/ Hal orang pajak dan kepolisian/ Yang suka pamer harta dan wanita/ Bila pak etek mau berkarya/ Harap mengajar di Pandaan/ Bila orang cetek pikirannya/ Harta dan wanita jadi kebanggaan/ Denai pai bajalan ka Talago/ Di Talago banyak toko kain/ Denai disiko tatap manjago/ Disinan adiak bacinto jo urang lain/ Jalan luruih ka Pakanbaru/ Sopir mandangakan lagu kaparuiknyo/ Jiko alah putuih cari nan baru/ Banyak nan lain ka gantinyo/

Liam Then
Cara memanggil angin warisan nenek moyanh zona Kalimantan Barar , boleh praktekan langsung. (Bunyi siul) Feeeeeeeeeeeeeew………feew..feew..feew…. Nb : saat few panjang, nada di turunkan diujung. Disklaimer : jika angin tak datang, bukan salah teknik nenek moyang, itu tandanya anda tak berjodoh jadi ahli meteorologi.

Otong Sutisna
Menggelinjang, lebih pas buat ular yang bangun pagi-pagi….

Leong Putu
Mendengar kata menggelinjang, pikiran saya langsung terbayang cacing tanah terkena abu dapur…. Hahaha…..

Liam Then
IKN sudah pasti di bangun, sepertinya , info terakhir mess untuk ribuan pekerja sudah mulai di bangun, dozer dan excavator pun sudah masuk ratakan. Tapi belakangan terpikir apakah lebih bermanfaat, jika alih-alih IKN , bikin inisiasi bangun jalan koridor super panjang tak putus , di sepanjang semua pesisir Pulau Kalimantan tarik dari Kalbar- Kaltara. Nanti ada jalan , rel kereta super cepat, zona industri green energy, pelabuhan ,kota-kota baru di wilayah pesisir Kalimantan. Jadikan sebagai titik kumpul populasi. Sedangkan daerah hulu Kalimantan, dibiarkan saja sebagai kawasan alami, jangan di ganggu ,untuk sumber mata air sungai-sungai besar disana. Jadi sumber air baku, tak tercemari. Populasi pulau Kalimantan yang luas cuma 19jt. Relatif belum terjamah, sangat ideal untuk pembangunan kota-kota modern untuk menyebarkan kepadatan populasi di Jawa. Laut di sebelah selatan pulau Kalimantan , itu tergolong laut dangkal, sangat cocok untuk industri perikanan. Juga jika ada pelabuhan modern dan besar, bisa potensi cegat kapal internasional, singgah, isi bahan bakar, wisata kapal pesiar dunia dan lain sebagainya. Kalimantan sebagai satu teritori utama RI, bisa berkembang bak zona pesisir di Tiongkok. Makan bubur panas dari pinggiran, bangun wilayah dari pesisir.

Fiona Handoko
selamat sore bpk thamrin. terbayang di awang awang/ apa yang sudah tertayang/ ratusan gadis telanjang/ dicat hijau berbaring telentang/ membuat ombak menggelinjang/ mengacaukan lokasi gelanggang/ agar tidak terulang/ lain waktu harus panggil pawang/ untuk jinakkan sang gelombang/

Riffana Thariqus S.
Selamat sore bpkk.. Angin dn ombak selalu ada kapan pun terjadi seperti dalam kehidupan manusia,,,

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Misteri Toba

RARA tidak ke Toba. Ternyata danau besar di tanah Batak itu menyimpan misteri: punya gelombang yang tak menentu. Aneh. Ada gelombang besar di danau Toba. Siapa yang percaya.

Tapi itu fakta. Sesi latihan para pembalap F1 Powerboat pun sampai batal. Ombak terlalu besar. Itu pukul 14.00. Tanggal 24 Februari 2023.

Pun keesokan harinya. Ketika acara F1 Powerboat World Championship memasuki tahap yang sangat penting: babak kualifikasi. Ombak kembali besar. Sesi kualifikasi pun dibatalkan.

Seperti juga di F1 di balap mobil, di kejuaraan dunia F1H2O di Toba ini juga perlu babak kualifikasi. Yakni untuk menentukan urutan start di babak balap yang sebenarnya.

Akibatnya babak kualifikasi itu pun batal. Diganti keesokan harinya. Pagi hari.

Sore itu, selama dua hari, ombak terlalu besar. Tidak mungkin pembalap Powerboat yang datang dari berbagai belahan dunia itu melaju di atas air bergelinjang seperti itu.

Padahal pagi harinya permukaan air Danau Toba tenang. Sangat tenang. Rata. Jernih. Ibarat kaca. Tidak tahunya begitu memasuki jam 14.00 angin datang. Dari arah pulau Samosir. Menuju dermaga utama tempat paddock para pembalap. Berarti angin itu juga menuju arah tribun utama.

Bahwa babak kualifikasi sampai batal itu benar-benar mengherankan. Bukan main. Dua hari berturut-turut terjadi gelombang tinggi di sore hari.

Maka orang pun mulai waswas. Jangan-jangan di hari paling puncak juga terjadi hal yang sama.

Puncak acara itu di hari ketiga: di tanggal 26 Februari. Hari balapan juga dimulai pukul 14.00. Presiden Jokowi hadir. Demikian juga banyak menteri kabinet.

Kekhawatiran pun membuncah: jangan-jangan ombak tinggi lagi.

Maka pada pukul 12.00 ketika permukaan danau masih tenang dilakukanlah balapan sesi pertama. Tanpa siaran langsung jaringan TV internasional.

Berarti di hari puncak acara ini padat sekali. Pagi-pagi sesi kualifikasi. Tengah hari balapan sesi pertama. Berjalan lancar.

Di sesi balapan pertama pun bisa selesai. Siapa paling cepat, siapa runner-up, dan siapa urutan berikutnya sudah diketahui.

Tapi itu bukan kejuaraan yang sebenarnya. Balapan resminya baru dilakukan jam 14.00.

Ternyata menjelang pukul 14.00 angin datang lagi. Dari arah yang sama. Terulanglah apa yang terjadi dengan dua hari sebelumnya. Gelombang di permukaan danau sangat besar untuk ukuran balap F1H2O.

Rupanya balapan ini masih bisa dipaksakan untuk dimulai. Tapi gelombang kian tinggi. Ketika balapan baru tiga lap, panitia memutuskan: balapan dihentikan. Lap keempat tidak dilanjutkan. Pun lap-lap berikutnya. Terlalu bahaya bagi pembalap.

Tapi juara-juara F1H2O Toba tetap bisa diumumkan. Yakni menggunakan hasil balapan di sesi pertama yang pukul 12.00. Acara penyerahan piala pun berlangsung lancar. Diiringi tiupan angin yang tinggi. Umbul-umbul, pohon-pohon terus bergoyang. Tapi ini bukan angin ribut. Tidak ada atribut yang sampai roboh. Tidak ada barang beterbangan.

Kenapa balapan tidak dimajukan ke pagi hari?

Tentu sulit. Acara ini kelas dunia. Sudah banyak kontrak dilakukan dengan para sponsor. Termasuk bahwa Powerboat itu harus disiarkan live di TV Minggu pagi waktu Eropa. Di sanalah penonton terbanyak siaran Powerboat.

Apakah Batak tidak punya Rara seperti di Mandalika? Tentu ini pertanyaan yang tidak ilmiah. Abaikan saja.

Yang jelas panitia Powerboat Toba harus berpikir keras.

Bagaimana dengan kalender F1H2O tahun depan.

Tentu harus dilihat: seperti apa catatan cuaca di Toba selama 100 tahun terakhir. Setidaknya selama 20 tahun. Bulan-bulan apa yang Toba tidak diganggu gelombang tinggi.

Yang penting jangan sampai gara-gara gelombang ini F1 H2O Toba dicoret dari kalender tahunan. Mungkin bisa nego pindah ke bulan-bulan yang tenang.

Kalender di Toba pekan lalu itu adalah balap pertama dari satu seri balapan di seluruh dunia. Toba ibarat Melbourne untuk F1 Racing.

Posisi Toba sangat kuat. Balapan F1H2O ini memang hampir selalu di danau. Bukan di laut. Kalau toh ada kalender di laut itu harus di sebuah teluk yang nyaris tertutup dari laut bebas.

Kecepatan Power Boat ini bisa sampai 250 km/jam. Sangat berbahaya kalau permukaan airnya menggelinjang.

Saya pun minta tolong sahabat Disway di Toba. Saya perlu kesaksian para pendayung kapal di Toba. Yakni mereka yang setiap hari cari penghasilan di air Toba. Ternyata banyak perahu yang secara rutin melintas di Danau Toba. Yakni kapal pengangkut batu. Mereka itu melayari Toba dari arah Parapat. Tujuannya Balige. Angkut batu gunung. Untuk bahan bangunan. Satu perahu bisa angkut 30 kubik batu.

Mereka itu rutin menjalani rute tersebut. Sejak berpuluh tahun lalu. Tapi mereka bukan peneliti cuaca. Mereka tidak mencatat perkembangan angin dan gelombang di Danau Toba.

Ketika ditanya di bulan-bulan apa gelombang di Toba tinggi dan bulan apa tanpa gelombang, mereka tidak bisa menjawab. “Benar-benar tidak bisa ditebak. Angin datang tanpa melihat bulan,” ujar mereka.

Rasanya, kata mereka, tidak ada ritme bulan gelombang dan bulan tenang.

Mereka sudah terbiasa, kalau gelombang besar mereka libur. Tidak berani angkut batu. Kalau gelombangnya sedang mereka masih punya cara: mengemudikan perahu dengan memecah atau menabrak gelombang.

Ternyata BMKG menjadi lebih penting di Toba. Jangan sampai Toba dicoret dari kalender dunia Powerboat hanya gara-gara tidak punya Rara. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 1 Maret 2023: Khalistan Rashtra

Jo Neka

Guru Nanak .mengajar cinta kasih kepada sesama.Sebagian pengikutnya ingin mendirikan Negara.Memang Kekuasaan itu memabukan.Kalau sudah Mabuk.Akal sehat tidak berfungsi.

Fa Za

Civis pacem parabellum terbukti tidak pernah menciptakan perdamaian. Adanya kesadaran (conscience) dapat menciptakan perdamaian. Kesadaran akan perbedaan agama, perbedaan etnis, perbedaan bahasa, perbedaan pendapat. Jika kesadaran akan perbedaan bisa dimunculkan, maka rasa persaudaraan dapat tercipta dan perdamaian pun terwujud.

bagus aryo sutikno

Agama Sikhs Disway version. . Sikhs sopo nandur bakal’e panen Sikhs sopo utang bakal’e nyaur Sikhs sopo rabi bakal’e keramas Sikhs sopo wudo bakal’e kesetroom Sikhs sopo mangan bakal’e wareg Sikhs sopo luwe bakal’e komen Sikhs sopo nglindur bakal’e ngreply

Jimmy Marta

Pohon kelapa yg dah kesambar petir ternyata berbuah lg. 7 tandan besar dan masing2 berisi 8 buah besar2 pula. Kemudian ada 9 biji yg jatuh karena hampa. Tolong dipecahkan, bli. Itu kode apa dari mimpiku semalam…

Jokosp Sp

Rokok dilarang. Alkohol dilarang. Seks pranikah dilarang. Jadi yang punya keinginan ke Khalistan ikut perang, perhatikan tiga syarat itu. Bagi yang merasa NU jangan, karena anda sudah tidak lulus screning karena menghalalkan merokok. Yang merasa Muhamadiyah mungkin bisa. Alkohol dilarang, jelas yang biasa sok jagoan, nongkrong dan ndegleng di pos ronda wis gag termasuk……teruskan imajinasimu. Seks pranikah dilarang. Jadi yang sudah beristri dan mau meninggalkan istrinya lebih baik gag usah pergi. Apa mau kawin lagi di sana? kalau gag kuat nahan gimana, paling pelarian ke kamar mandi. Sabun dan shampo susah di sana. Wis mending kirim wakil A’AT saja, siapa tahu ada rejeki dan dapat jodoh sama gadis sikhs sana.

Fa Za

Lovepreet…. cinta itu preeeet…

Yellow Bean

Tiada toofan Tiada badai kau temui Ikan dan udang menhampiri dirimu

Agus Suryono

KALAU KHALISTAN SUDAH BERDIRI.. Akan banyak orang yang salah mengira. Salah mengira Khalistan itu seperti Afghanistan, Pakistan, Tajikistan, Kazachtan. Kalau kita sih tau, yang pasti beda dengan PakisweTAN, SuryodiningraTAN, NgadiwinaTAN..

Agus Suryono

TOKOH DALAM PENGASINGAN DIPANGGIL PULANG.. “Pemimpin aliran Khalis ini, memang radikal. Anak muda. Umur (baru) 30 tahun. Lahir di Amritsar, Punjab. (Tapi) Tinggal di Dubai,” begitu tulis Abah. Tokoh tinggal di negara lain, tapi tetap diangkat jadi pimpinan. Berarti dulu saat berangkat ke Dubai, statusnya mungkin adalah “pelarian”, karena “di kejar-kejar” penguasa. Sekarang sudah “ditokohkan”. Pasti dijaga dan dikawal umatnya dengan ketat. #lha wong Toofan aja dibelain kayak gitu, dan aparat “terpaksa” ngalah..

Handoko Luwanto

Sudah menjadi salah satu sisi antagonis manusia. Sesama manusia tp beda agama, bermusuhan. Agamanya sama tp beda aliran, berselisih. Alirannya sama tp beda golongan, bertikai. Golongannya sama tp beda kelompok, berontak. Kelompoknya sama tp beda cabang, bersebrangan. Cabangnya sama tp beda ranting, bercerai….

Agus Suryono

SISTEM HUKUM DI INDIA.. “Di sana Polisi tidak bisa membebaskan tahanan tanpa perintah Pengadilan,” tulis Abah. Rasanya sistim ini baik. Supaya ada pemisahan fungsi antara yang “berhak menahan” dan “yang boleh membebaskan tahanan”. Hanya saya ragu, kok di film-film India, kayaknya Polisi sepertinya powerfull.. #hanya yg hobby nonton film India yang bisa menjelaskan..

Jimmy Marta

Negeri India yg serba rasa. Kota2 metropolitan, gedung megah yg diselipi kampung kumuh. Kontras. Orang2 terkaya rangking dunia di kelilingi banyak kaum papa. Disparitas. Kelompok berada tinggal di komplek hight class dg rumah bak istana. Tan Adani, punya 3 jet pribadi, puluhan ferrari dan bmw. Entah ada pula rubicon dan HD nya. Yang nestapa, belanja makanan di pasar tradisonal masih dibungkus koran bekas. Sipenjual pun ngambil nasi dan lauknya pake jari2 tangan. Gk jelas, apakah sendok yg mahal atau gk ada yg jual. Namun soal industrinya, kita2 perlu belajar. Dari bengkel tambal ban sampai engineering hight tech dah ada. Dari home industri cor2 an besi sampai fabrikasi truk traktor mereka mampu. Ekonomi India kini tumbuh paling tinggi di dunia. (Maaf bah, saya copas)

Lukman Nugroho

Waduuuuuhhhh. Kalimat penutupnya, seperti antitesis dari sebuah negara yang Anda sudah tahu. Pendapat pribadi saya, India menerapkan good goverment. Dan benar-benar menjadikan hukum sebagai panglima.

yea aina

Ada kesamaan keyakinan (agama), tapi berbeda “pandangan”. Bahkan salah satu pihak merasa sering mendapat ancaman melalui wa. Amritpal dan Barinder perlu healing barengan ke Parapat atau Balige, di situ keduanya akan tertuju pandangan yang sama, anda sudah tahu.

Leong Putu

Anak panas minum inzna / Masuk angin minum Sdo M*ncul / Mbah Mars kira² ke mana ?/ Kok lama gak muncul muncul / …. 365_mantun tanya

Udin Salemo

#everyday_berpantun Anak banamo Ujang Jambek/ Pai ka balai hari Kamih/ Maingek galak adiak nan kamek/ Ayia putiah taraso manih/ Musajik Rayo ado di Kota Padang/ Batusangka punyo Pandai Sikek/ Jiko pikiran alah mulai panjang/ Baa caro adiak ka dapek/ Berlabuh kapal di negeri seberang/ Kapal membawa semen Tonasa/ Biarlah bergaduh di negeri orang/ Asal tanah air aman sentosa/ Bila tuan pergi ke Way Kanan/ Bagus pergi bersama-sama/ Bila negara ekstrim kanan/ Umurnya tak akan lama/

Mirza Mirwan

Benar, Bung Didik. “Singh” itu derivasi dari kata dalam bahasa Sanskerta “Simha” (सिंह) yang artinya singa. Dalam bahasa Bengali menjadi “Sinha”. Bahwa pemakaian julukan “Singh” di kalangan Sikhs (penganut Sikhisme) di mulai sejak Guru terakhir dari 10 Guru Sikh, Gobind Singh — terlahir Gobind Rai — itu memang benar. Gobind Singh adalah pendiri Khalsa, semacam paramiliter di kalangan Sikh. CHD hari ini sebenarnya memberi informasi yang nanggung. Amritpal Singh Sandhu itu, misalnya, statusnya adalah pimpinan organisasi Sikhs “Waris Punjab De” (Pewaris Punjab). Ia kelahiran Jallupur Khera (+/- 35 km tenggara Amritsar). Lalu Barinder Sing bukan dicegat di jalan, tapi sudah sampai di Damdami Thaksal, tempat yang rencananya untuk bertemu tapi masih di luar. Tiba-tiba ia ditaboki Amritpal dan pengikutnya. Jadi bukan dicegat di tengah jalan. Pagi tadi saya sdh. menulis untuk meluruskan, tapi belum -belum sudah batas karakter. Ya sudah, batal saya kirim. Apakah Gerakan Khalistan bakal berhasil? Saya yakin, tidak. Bahkan Hindhu Rashtra yang direncanakan tercapai 2025 dan ibukota pindah ke Varanasi (Benares) saja juga belum tentu menjadi kenyataan. Ide Hindhu Rashtra memang tujuan “Rashtriya Svayamsevak Sangh” — Organisasi Sukarelawan Nasional — yang menjadi induk Bharatiya Janata Party yang berkuasa di India saat ini. Tetapi untuk menjadikan India sebagai negara yang dalam segala hal berdasarkan ajaran Hindu, rasanya mustahil.

didik sudjarwo

Bukannya arti nama Singh itu Singa.Kok ganti baja. Kisah kelam antara Hindu & Sikh di India berawal saat dibunuhnya PM India,Indira Priyadarshini Nehru atau Indira Gandhi.Di akhir Oktober 1984 oleh pengawalnya orang Sikh.Satwant Singh & Beant Singh.Motifnya balas dendam kerna Indira Gandhi menyetujui operasi militer.Di kuil tersuci kaum Sikh iaitu Kuil Emas di Amritsar.Selepas terbunuhnya Indira Gandhi maka menyulut kemarahan orang Hindu terhadap Sikh.Banyak terjadi pembunuhan terhadap orang Sikh. India sangat tegas bila ada wilayah atau kelompok yg ingin merdeka.Baik itu kelompok Sikh atau kelompok lainnya semisal di Kashmir.

Muhammad Sk

Perang, dan tawuran di lakukan oleh orang-orang nganggur yg tidak ada gebetan hehe. Dulu kalau ada tawuran di bilang kampungan. Sekarang di bilang kotaan :v

Liam Then

@ Bang Otong, pegawai pajak punya Rubicon dan Harley sumber tak jelas, karena banyak pengusaha yang menggoda , tak mau bayar pajak full. Dosanya lebih besar ke pengusaha hitam. Disini perlu sistem komisi, yang nangkap dapat komisi, ongkos menyuap jadi tinggi, tak sesuai hitungan ekonomi, pengusaha hobi ngemplang pajak jadi ngitung resiko, tak jadi ngemplang. Karena ongkosnya mahal. Lagian dipikir-pikir, iman sapa tak bakal lemah, kalo ketempelan janda muda semok. Ini Rubicon dan Harley loh. Bisa auto kawin lagi.

Liam Then

Deng Xiao Ping di tanya rekan beliau, ketika rekannya cemas, orang pintar Tiongkok di kirim ke Amerika untuk belajar. Khawatir mereka tak balik, keenakan disana. Deng Xiao Ping anteng saja bilang jika ada sedikit saja dari yang banyak itu pulang, kita sudah menang banyak. Sejarah membuktikan Deng Xiao Ping benar. Kisah sukses PT.DGI di BEJ , juga saya tarik hikmahnya. Punggawànya orang yang sangat terdidik. Juga kisah Pak Sandiaga Uno, Pak Nadiem Makarim, awal mulanya ,mereka menguasai skill set dulu. Tetapi Pak Sandiaga Uno, dan Pak Nadiem Makarim, mungkin dari golongan ekonomi darah biru. Dengan fakultas teknik gratis kita ciptakan probabilitas baru, peluang industrialis besar lahir dari golongan ekonomi berdarah biasa.

Jimmy Marta

Mumpung belum terlalu jauh, sebaiknya kita bergegas. India dan Indonesia itu sangat banyak kemiripan. Sesama anggota g20. Sama2 negara berbunga. Sesama banyak memilik rakyat yg dikelas atas dan kelas bawah. Begitupun urusan tabungan. Sekelas Gautam Adani atau Mukesh Ambani kt jg punya. Datuk Low, Prakash lohia dan CT pasti punya segudang. Pun tentang rusuh2 kecil itu kita serupa tp tak sama. Separatis..?, juga ada dg gaya dan nama yg tentu beda. Bencana?. India pun sering banjir, longsor dan kecelakaan KA yg merenggut banyak nyawa. Jadi kita2 selayaknya kalau mau belajar jangan ke Jepang China dan Korea. Apalagi Eropa dan Amerika. Industri mereka dah sangat mapan. Teknologinya sudah begitu tinggi. Mereka sudah terlalu jauh….

Denny Herbert

Kekerasan/perang adalah gejala kegagalan manusia sebagai ‘hewan yg berpikir’

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Listrik Atap

KEMPALAN: MASIH dua lagi yang mendapatkan penghargaan IBEA Majalah Listrik Indonesia tiga hari lalu itu: Dirut PLN saat ini, Dr Darmawan Prasojo dan sepeda motor listrik pendatang baru: E-Trans.

Dua-duanya mendapat penghargaan khusus.

Dr Darmo, nama panggilan Dirut PLN itu, dinilai sukses menjadi pilot transformasi ke energi hijau. Darmo juga dinilai sukses dalam melakukan penyehatan keuangan PLN di masa sulit akibat pandemi.

Darmo berhasil melakukan negosiasi dengan listrik swasta. Itu saja bisa menghemat keuangan PLN Rp 47 triliun. Setidaknya bisa menghindarkan PLN dari ancaman kesulitan keuangan yang berat.

Dr Darmo memang seorang ekonom. Ia doktor lulusan salah satu universitas terbaik Amerika: Texas A&M.

Setamat SMAN 1 Magelang, Darmo dikirim BPPT ke Texas. Untuk S1 dan S2 bidang teknologi. Ia pun lulus di bidang teknologi komputer bisnis dan komputer industri.

BPPT sendiri lantas berubah. Darmo tidak pulang. Ia lanjut mengambil S3 bidang ekonomi. “Ampuuuuuuun Pak Habibie…,” guraunya di sebelah saya sambil menangkupkan tangan di atas kepala. Banyak juga tokoh kelistrikan yang menyaksikan adegan sebelum acara IBEA itu. Semua tertawa.

“Ampuuuuun… Saya dulu diharapkan pulang jadi engineer, ternyata saya pulang jadi ekonom,” guraunya.

Kini Darmo 52 tahun. Ia tidak sekadar ekonom. Ia ekonom yang berpengalaman. Ia 17 tahun di Amerika. Ia pendukung penting Jokowi saat akan maju sebagai presiden periode pertama. Ia aktif di PDI-Perjuangan. Lalu ditarik ke kantor staf presiden. Setelah jadi wakil dirut, sejak 2021, Darmo jadi dirut PLN.

Penghargaan khusus satunya lagi diberikan ke E-Trans. Inilah sepeda motor listrik pertama di Indonesia yang menggunakan baterai berbahan graphene. Bukan lagi lithium-ion. Density-nya lebih tinggi dan waktu charging-nya lebih singkat. Saya lihat modelnya-pun cantik. Saya sudah memesan dua unit agar jadi orang pertama di Surabaya yang memilikinya.

Di Indonesia, tiap dirut PLN ternyata punya tantangannya sendiri. Yang terberat sekarang ini: transisi ke green energy.

Itu sudah menjadi komitmen pemerintah kepada dunia. Komitmen itu harus dilewatkan PLN. Pemerintah lewat kementerian ESDM, mengontrol PLN agar komitmen itu dilaksanakan.

Bagi PLN itu ibarat diberi senjata berburu tapi bisa menembak kakinya sendiri.

Misalnya pemerintah menerbitkan aturan baru: membuka selebar-lebarnya investasi green energy. PLN diwajibkan menerima listrik green energy itu. Harus membeli. Pun dengan harga lebih mahal dari harga jual listrik PLN ke konsumen.

Demikian juga atap-atap pabrik diizinkan ditumpangi panel surya. Listriknya bisa dipakai pabrik itu. Pemakaian listrik dari PLN pun menurun.

Di saat mendung dan hujan pabrik pindah ke listrik PLN lagi. Dalam kasus ini, PLN hanya dipakai untuk just in case. Enaknya diambil investor, tidak enaknya dipikulkan ke PLN.

Kalau semua pabrik sudah menggunakan panel surya, betapa besar penurunan konsumsi listrik PLN di siang hari.

PLN akan senang-senang saja kalau misalnya, ”sumbangan” dari panel surya itu terjadi di malam hari. Khususnya antara pukul 17.00 sampai 22.00. Pada jam seperti itulah PLN sangat perlu pasokan listrik. Bukan di siang hari. Sayangnya pada jam-jam itu panel surya tidak menghasilkan listrik.

Maka betapa sulitnya PLN dalam menerima penugasan green energy ini. Sampai-sampai investor panel surya mengeluh: PLN tidak mau menerima seluruh listrik yang dihasilkan oleh investor tenaga surya. PLN kini memang hanya mau menerima tenaga surya 25 persen dari total pemakaian listrik di pabrik itu. Dengan demikian yang 75 persen tetap menggunakan listrik dari PLN.

Motor listrik E Trans di acara Indonesia Best Electricity Award (IBEA) 2023 di Hotel Bidakara, Rabu, 22 Februari 2023. (FOTO: beritasatu.com)

Padahal investor tenaga surya sudah telanjur bertumbuhan. Mereka datang ke pabrik-pabrik. Mereka membiayai sendiri pemasangan panel surya di atap pabrik itu. Pemilik pabrik tinggal terima listrik dari investor tenaga surya. Lalu membayar listrik ke investor. Dijamin setidaknya 10 persen lebih murah dari listrik PLN.

Maka siang hari pemilik pabrik membayar listrik ke investor tenaga surya. Sore sampai malam hari membayar listrik ke PLN.

Di mata pemerintah itu baik sekali. Target produksi listrik hijau bisa naik terus. Bagi PLN itu bencana. Baik di sisi keuangan maupun sistem kelistrikan.

Bahkan ada ide yang lebih gila lagi rasionalnya. Banyak pabrik besar, dengan atap yang luas, hanya sedikit pemakaian listriknya. Atap itu bisa menghasilkan listrik melebihi keperluannya sendiri. Kelebihan itu bisa dikirim ke pabrik lain yang atapnya tidak luas tapi pemakaian listriknya besar.

Persoalannya: dikirim lewat apa? Jaringan kabel listrik adalah milik PLN. Bolehkah kabel PLN itu dipakai mengalirkan listrik swasta yang akan membunuhnya.

Jangan-jangan ke depan PLN itu lebih menjadi perusahaan jaringan kabel listrik. Listrik siapa saja boleh lewat di situ. Bayar. Seperti mobil lewat di jalan tol.

Kalau itu terjadi, green energy bisa datang dari mana saja, dialirkan ke mana saja. PLN yang jadi go send-nya. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 27 Februari 2023: Listrik Juara

thamrindahlan
Selamat Pagi Pak Mario Setyo Saya masih mencari data lengkap “50 orang Terkaya Hati” Abah pasti berada diurutan tiga. Urutan 1 dan 2 Anda sudah tahu. Salam Agrinex

Fiona Handoko
bpk dahlan, biasa yg mengeluarkan peringkat “orang terkaya” adalah majalah forbes. menurut forbes, ibu dewi kam di urutan ke 21 dari daftar 50 orang terkaya di indonesia. kekayaan ibu dewi kam menurut forbes mencapai usd 2 miliar. menjadikannya sebagai wanita terkaya di indonesia th 2022. ibu dewi kam mendapatkan kekayaannya dari saham bayan resources. anda dan abah sudah tahu, saham bayan resources naik 3x lipat di 2022. ibu dewi kam mengempit 10% saham bayan resources. selain itu, ibu dewi kam juga berbisnis pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik.

Liam Then
Tenaga surya lagi tunggu PT.IBC. Idealnya sih, harusnya cari cara agar pabrik panel nya milik PLN juga. Tak pandai bikin panel ,akuisisi saja perusahaannya langsung, hard take over. Biar teknologinya bisa di boyong pulang ke Indonesia. Tiongkok juga begitu, rajin beli perusahaan hi tech ke Jerman. Listrik tenaga surya boomingnya mungkin masih lama. Yang harus di waspadai sebenarnya ini, produk hukum yang mewajibkan PLN beli listrik panel surya ekstra hasil instalasi mandiri. Ini bisa merugikan, kalau sudah banyak yang pasang karena bisa membuat jaringan PLN kelebihan beban di siang hari, tidak baik buat peralatan utama PLN dan sistem transmisi. Masalah ini sudah di alami perusahaan listrik di Jerman, beberapa tahun yang lalu. Siang banjir pasokan karena setoran daya ekstra panel surya swadaya. Katanya mesin pembangkit listrik besar itu di design dengan sistem output maximal, jadi tidak gampang ,atau tak bisa seperti kendaraan ,di matikan bisa , di pelankan bisa.

Er Gham
Wanita terkaya nomor satu di Indonesia sebelumnya adalah Arini Subiyanto. Namun sekarang yang nomor satu adalah Dewi Kam. Yang bersangkutan memiliki saham di Bayan Resources. Ketika saham Bayan Resources (BYAN) meningkat pesat, yang melejitkan kekayaan Low Tuck, kekayaan Dewi Kam juga ikut meningkat. Saya tidak tahu, wanita lain seperti istri saya ada di urutan berapa. Hehehe.

AnalisAsalAsalan
Saya justru menunggu inovasi PLN prabayar, bayar lewat internet seperti HP, ga harus tekan tombol di meteran.

Jimmy Marta
Apapun bunyinya, kalau itu peringatan pasti tak pernah indah di kuping..haha

Komentator Spesialis
Saya benar benar uring uringan sama PLN. Entah ini kali yang keberapa perumahan tempat saya digali untuk nanam kabel 200kV. Benar benar (maaf ya) cara kerja yang nggak pakai otak. Dulu saya pernah tawari PLN untuk pakai pipa conduit ukuran besar. Sekali ditanam. Silahkan mau dipasang tambahan kabel tinggal narik taruh di dalam situ. Bisa digabung kabel fiber optik bahkan ledeng kalau mau. Ya saya juga paham sih. Kalau setiap kali nggak menggali gini, orang orang PLN proyeknya berkurang dong.

Jimmy Marta
Indonesia Best Ekectricity Award. Ajang salam2 an PLN dg mitranya. Ajang pemberian penghargaan dan ucapan terimakasih atas kerjasamanya. Pengembangan kendaraan listrik gk masuk?. Yg bikin pembangkit mikro hydro gk ada?. Ya, anda sudah tahu, itu bukan mitra kerja. Namun ada satu mitra yg sepertinya pln lupa. Yaitu pabrik2 pembuat kabel, mcb, travo dan tiang listrik. Mereka kan sering make stempel, ‘standar pln’.

Komentator Spesialis
Sekitar 15 tahun yang lalu saya pernah kerja di dunia kelistrikan. Pernah jadi mak comblang perusahaan nasional dan jepang waktu makelarin proyek kelistrikan sampai dapat tender ratusan milyar kabel bawah laut. Tentu makelar profesional ya. Pakai otak, bukan otot. Pakai hati bukan nyogok. Jaman itu, yang namanya PLN pakai produk China itu ibaratnya haram, wkwkwk…Tender PLN ada bau produk china langsung di drop. Terkait masalah kualitas dan reabilitas produk. Sekarang ? Entahlah. Setidaknya saya tahu di dalam smart meter buanyak. Bahkan ada vendor yang cuma. Import dari ploduk ploduk china dari PCB, casing cuman di assy disini. Entah hitungan TKDN nya macam apa itu, wkwkwk…Tentu harga bagus dong. Saya sodori part jepang nggak ngangkat harganya. Ya sudah. Bye bye…nggak apa dunia itu diciptakan Allah masih sangat luas. Rizki Allah yang menjamin bukan makhluk.

Jokosp Sp
Yang belum kejawab itu masalah sudah kelebihan listrik kok mau bikin dari panas bumi. Kelihatan ngototnya. Kecuali mau dieksport ke negeri jiran atau singapura tetangga nanti hasilnya. Mbok dijelasin yang dari batu bara mau diapakan pembangkitnya? Apa sudah untung mereka kalau mau dihapus? La eropa saja menghidupkan lagi tenaga batu bara karena krisis gas, dan India Mei depan akan menaikkan import batu baranya guna menaikkan daya perusahaan listriknya yang batu baranya import buat persiapan musim panas yang pemakaiannya akan meningkat. Yang jelas para eksportir konglo yang akan dapat cuan besar : 1.PT. Bukit Asam tbk ( PTBA ) – 18% 2.PT. Adaro Energy Indonesia tbk ( ADRO ) – 14% 3.PT.Bumu Resources tbk ( BUMI ) – 14% 4. PT. Harum Energy tbk ( HRUM ) – 10% 5. PT. Indika Energy tbk ( INDY ) – 9% 6. PT. Bayan Resources tbk ( BYAN ) – 9% 7. PT. Indo Tambangraya Megah tbk ( ITMG ) – 7% Mengharap dapat transferan dari Abah karena BYAN terus naik. Atau cerita akhir tahunnya kemarin masih belum jelas juga????

hoki wjy
dinegeri ini semuanya harus viral dulu barulah ada tindakan seperti misalnya harta pejabat pajak R.. sekarang barulah diributkan oleh si Ibu memang dulu dulu kemane aje Bu? begitu juga pegawai pajak berjumlah 13.000. belum menyerahkan LHKPN berarti laporan SPT yg mereka buat juga tdk benar Dong bukankan di SPT harus mengisi harta di SPT dengan benar berarti dg tdk menyerahkan LHKPN berati harta tsb tdk dilaporkan di SPT lalu sekarang si Ibu berteriak pejabat pajak harus menyerahkan LHKPN paling lambat 31 maret dan si IBu kembali berteriak setelah semuanya viral dului begitu penggemar klub motor Moge Belasting Rijder lagi2 si Ibu perintahkan supaya dibubarkan dan lagi2 setelah viral dulu wkkk memangnya dulu dulu kemane aje Bu?

Budi Utomo
Bung Mahmud. Kalau saya lihat audited financial report 2021 (2022 belum final). Paid in Capital nya 6,55 T. Itu book valuenya. Kalau di market kapitalisasinya 5,61 T ya ga jelek-jelek amat. Market value itu setiap hari naik turun tergantung sentimen pasar. Saat saya nulis ini bisa jadi market valuenya sudah berubah lagi. Apalagi yang saya pakai audited financial report 2021 yang secara historis sudah ga uptodate karena sudah lewat 1 tahun 2 bulan. Kalau kelak saya pakai audited financial report 2022 yang biasanya diumumkam di April nanti, itupun sudah ga up to date 3 atau 4 bulan. Intinya kita sebagai perusuh awam ini ga usah yak yak o menilai sebuah BUMN hanya dari market value di Bursa Efek Indonesia yang harga-harga saham naik turun tanpa bisa kita prediksi. Lalu sedih bila Market Value lebih kecil dari Book Value. Atau gembira kalau Market Value lebih besar dari Book Value. Emang Anda investor milyaran Rupiah atau triliyunan Rupiah di Wika. Kalau ya ya bolehlah bersedih. Kalau bukan investor di Wika ya cuek aja kayak saya. Wakakaka

Mahmud Al Mustasyar
Kalau Wskt nggak jauh beda; operating profitnya negatif, tapi net profitnya positif. Cash flow nya lebih baik negatif Rp. 39.32,- B; jumlah hutangnya lebih besar, mencapai Rp. 82.42,-T. Mulai tgl 16 Pebruari kemarin perdagangan sahamnya disuspend o/ BEJ.

Leong Putu
Mau kencan lihat situasi / Kalau nyebrang lihat kanan kiri / Kalau ada satu yang berprestasi / Yang lain mbok ya jangan ngiri / … 365_mantun kencan

Agus Suryono
BENTAR LAGI PLN PANEN, PERTAMINA GIGIT JARI..? Karena tahun 2030. Jumlah mobil listrik 5 juta. Jumlah motor listrik 20 juta. SPKLU (“POM Listrik”) menggantikan SPBU.. Pertamina harus siap-siap “ganti sawah”. PLN siap-siap kaya raya.. @Chairil Sani

Johannes Kitono
Bingung juga baca CHD hari ini.Now, Disway berhak memberikan Award pada Wika sebagai IBEA. Dengan kapasitas dan kriteria apa Disway memberikan Award. Apakah karena juragan disway pernah menjadi CEO PLN sehingga masih merasa berhak memberikan award. Bukankah itu indikasi masih melekatnya past power sindrom yang umumnya menghinggapi ex pejabat di Indonesia. Masalah listrik di Indonesia khususnya untuk industri tambak udang masih dianggap mahal. Kilas balik awal tahun 1995 ketika sebuah tambak udang Inti rakyat dibangun di Lampung. Investasi Genset Warsila yang berkapasitas 62 MW menghabiskan dana US$.40 juta. Hampir seperempat dari total investasi untuk pencetakan tambak.Genset tsb harus minum MFO yang dijatah Pertamina. Staff di divisi Power House sekitar 25 orang dan sangat efisien. Untuk tambak intensif kalau terjadi “Black out atau byar pet” kerugiannya pasti lebih besar dari pada kena virus. Setiap tambak seluas 5.000 m2 memerlukan 10.000 watt listrik beberapa unit kincir air yang sudah diatur on-off nya. Dan TIR tsb ada sekitar 17.000 tambak yang berkincir. Pernah terjadi byar pet sekitar 20 menit. Udang yang siap panen langsung megap megap berenang kepinggir. Terpaksa dipanen paksa sebelum udangnya ngambang jadi bangkai dan tidak ada harganya.Dirut PLN pernah berkunjung ke TIR dan tanya kenapa tidak pasti listrik PLN yang menurut UU bisa diklaim kalau terjadi black out 72 jam.Tentu UU tsb menyebabkan PLN tidak bisa supply tambak udang intensip.

Dari komentar pembaca http://disway.id

Listrik Juara

KEMPALAN: AKHIRNYA lahir juga EPC Company yang andal di bidang kelistrikan: PT Wijaya Karya. Pekan lalu, Wika mendapat penghargaan best of the best EPC company di ajang IBEA.

Itulah satu-satunya lembaga pemberi penghargaan untuk prestasi di bidang kelistrikan nasional: Indonesia Best Electricity Award. Yang selama tiga tahun absen karena pandemi Covid-19.

Memang pernah lahir beberapa perusahaan kontraktor pembangun pembangkit listrik. Tapi semua tertatih-tatih. Kualitasnya juga mengecewakan. Akibatnya pekerjaan EPC di dalam negeri didominasi perusahaan EPC dari Tiongkok. Sebelum itu didominasi oleh Jepang. Sebelumnya lagi didominasi Eropa dan Amerika.

Wika sudah mampu membangun 2 x 65 MW. Di Kalsel. Kini sedang membangun 2 x 50 MW. Sudah pula memenangkan tender untuk 4 proyek berikutnya. Kalau bangkit yang berbahan gas dan solar sudah banyak. Bahkan Wika sudah mendapat proyek membangun geothermal. Di Lumut Balai, Sumsel. Tidak jauh dari Lahat.

Geothermal Lumut Balai tahap 2 itu milik Pertamina. Besarnya 2 x 55 MW. Tahap satunya sudah selesai. Kontraktornya Jepang semua. Dengan Wika mengerjakan tahap 2 berarti hebat sekali. Apalagi kalau kualitasnya nanti sama dengan tahap 1. Toh sama-sama 2 x 55 MW.

Memang Wika belum pernah membangun yang 100 MW, apalagi yang 300 MW. Sedang EPC Tiongkok sudah mampu membangun unit yang 1000 MW. Tapi perjalanan memang harus dimulai dari yang kecil dan sedang. Begitulah hidup. Tidak bisa langsung dewasa.

Medco juga mendapat penghargaan: di bidang pembangkit listrik renewable energy. Saya menduga itu karena geothermal Sarulla di tanah Batak. Besarnya 300 MW. Bekerja sama dengan Mitsubishi Jepang.

Berarti geothermal Sarulla dianggap paling baik dan paling efisien. Terutama dibanding dengan geothermal lain yang umumnya dimiliki grup Pertamina.

Saya pernah ke Sarulla. Beberapa kali. Di Tapanuli. Tiga jam dari Balige. Persis tengah-tengah antara Toba dan Sibolga. Yakni ketika pemenang tender Sarulla tidak kunjung membangun. Padahal waktu itu Sumut krisis listrik luar biasa.

Maka Sumut kini penghasil green energy murah terbesar di Sumatera: dari geothermal dan tenaga air. Dan masih sangat banyak potensi geothermal dan tenaga air lainnya di sana. Meski lebih kecil. Kecil-kecil tapi banyak sekali. Nasi sepiring asalnya juga dari sebutir upo.

PT PAL, perusahaan pembangun kapal milik BUMN itu, juga mendapat penghargaan listrik: apa hubungannya?

PT PAL menang di kategori penyedia sarana listrik yang penting. Dugaan saya: itu karena PT PAL mampu membangun pembangkit listrik terapung. Saya tahu sendiri. Saya pernah meninjau saat pembuatan kapalnya yang hampir selesai. Kapal yang pertama. Ternyata kini PT PAL sudah membangun tiga pembangkit listrik terapung. Besar-besar. Dengan bahan bakar minyak atau gas.

Di mana ada krisis listrik kapal itu bisa dilayarkan ke sana. Sandar di dermaga. Listrik pun menyala.

Dulu pembangkit terapung seperti itu selalu impor. Terakhir, yang heboh itu, didatangkan dari Turkiye. Dua buah. Anda tidak mendengar kehebohan itu. Hebohnya memang hanya di bawah permukaan.

Ini juga penting: cucu PLN mendapat penghargaan di bidang O&M terbaik: PJBS. Anda sudah tahu: tidak semua pemilik pembangkit listrik mau menjalankannya sendiri. Banyak yang menyerahkannya ke perusahaan lain. Yakni perusahaan yang bidangnya khusus menjalankan pembangkit dan merawatnya.

PJBS adalah anak perusahaan PJB. PJB adalah anak perusahaan PLN. Semua pembangkit PLN dimiliki oleh PT Pembangkitan Jawa Bali atau PT Indonesia Power. Dua-duanya anak PLN.

Kini PJB diubah namanya menjadi Nusantara Power. Berarti ada Indonesia Power dan Nusantara Power. Dua-duanya tidak hanya memiliki pembangkit sendiri yang besar-besar. Mereka juga memiliki saham di banyak pembangkit listrik swasta.

Meski PJB sudah berubah nama, PJBS (S=Services) tetap PJBS. Saya baru tahu bahwa dirut PJBS kini dijabat seseorang yang sudah lama saya cari.

Saya ingat sekali nama itu. Yakni ketika turbin di salah satu pembangkit listrik di Belawan, Medan, rusak. Medan lagi krisis listrik. Pembangkitnya rusak pula. Untuk memperbaikinya harus ditangani perusahaan Jerman: Siemens. Bahkan ada kemungkinan turbin itu harus dikirim dulu ke Jerman. Diperbaiki di sana.

Menangis.

PLN itu isinya lulusan terbaik dari semua perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Sudah ratusan pula yang mendapat tambahan pendidikan di luar negeri. Turbin rusak tidak bisa diatasi sendiri.

Saya pun minta agar yang punya spesialisasi turbin dilihat. Siapa yang punya kemampuan memperbaiki Belawan itu. Ternyata ada. Hanya satu orang. Anak muda. Satu-satunya. Namanya: Teguh Wijayanto .

Saya belum pernah bertemu langsung anak itu. Pun sampai saya bukan siapa-siapa lagi. Atau pernah bertemu tapi saya yang lupa. Tapi nama itu tidak bisa hilang dari ingatan: ia pahlawan Belawan. Ia Teguh Wijayanto.

Baru belakangan saya dengar nama itu menjadi dirut PJBS. Kantornya di Surabaya pula. Kapan-kapan saya ingin bertemu. Tentu kalau ada sumur di ladang. Itu pun kalau sumurnya belum diganti pipa.

Lalu siapa pembangkit listrik non-renewable terbaik? Seluruh wanita Indonesia harus bangga dengan pemenang ini: PT Sumber Segara Primadaya. Pemiliknya seorang wanita. Baik pula hatinya. Pekerja keras. Suaminyi seorang mualaf: Ibu Dewi. Anda sudah tahu siapa dia. Itulah yang belum lama diberitakan di Bloomberg sebagai wanita terkaya no. 1 di Indonesia saat ini.

Dewi lewat SSP memiliki pembangkit listrik terbaru: satu unit saja 1.000 MW. Masih punya lagi yang 600 MW. Lalu beberapa lagi yang 300 MW. Dan yang hebat semua pembangkitnya sangat efisien. PJBS yang menangani sebagian O&M-nya.

Wanita, hebat, bergeraknya di bidang listrik pula, alangkah langkanya. Laki-laki seperti saya pun harus hormat setinggi-tingginya. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 26 Februari 2023: Ultah Dewa

Udin Salemo
-cerita pendek minggu- Cerita ini terjadi ketika hp bisanya hanya sms. Dengan niat untuk memberikan kejutan kepada anak istrinya. Selama beberapa bulan ini Pak Bogem memanjangkan kumis dan janggutnya. Tugas di luar kota memudahkan dia untuk melakukan itu tanpa ada larangan dari istri. Penampilan brewok itu diharapkannya menjadi sebuah surpraise yang bikin kaget. Tibalah saatnya jatah pulang ke rumah setelah tugas enam bulan di pertambangan tengah hutan. Setiba di rumah dia melihat putera angkatnya sedang bermain kuda-kudaan di halaman. Dia ingin tahu apakah Bejo, putera angkatnya yang berumur tiga setengah tahun, masih mengenalnya dalam penampilan brewok. Pak Bogem bertanya. Pak Bogem: “sayang apakah rumah ini rumah Pak Bogem?” Bejo: “iiih… om kok lupa. kan om sering tidur di rumah ini.” Pak Bogem langsung semaput. Darahnya mendidih. -bersambung-

imau compo
Salah satu karakter filsafat barat adalah mempertanyakan segala sesuatu, termasuk agama atau dewa ini. Salah satu nilai tambahnya (atau satu-satunya utk karakter ini?) adalah untuk perbaikan. Sebuah sistem makin lama makin baik. Filsafat ini juga diinternalisasi dalam demokrasi. Saking menghargai pendapat individu keputusan dibuat berdasarkan suara terbanyak. Charlie Hebdo, koran yg anda semua sdh tahu, beberapa kali memasang kartun ejekan utk Nabi SAW. Pada saat muslim menuduh kebencian, otoritas bela sebagai kebebasan berpendapat. Akhirnya ketahuan juga kebencian yg meteka pendam, ketika gempa Turkiye meluluhlantakkan Hatay, Charlie Hebdo alih-alih berempati malah bikin karikatur: “kami tidak perlu kirim bomb ke Turkiye.”

Liam Then
Guru : coba sebutkan kalimat bahasa inggris menggunakan kata “just in case” Seorang anak berdiri : “There is no ongoing war, but we still keep the army, just in case” Guru : Excellent !! Anak lainnya berdiri : “There is no fire but we still keep the fireman, just in case” – Guru : Well done !!!! Paidi berdiri : “My neighbor doesn’t have a wife but he still consume Tjap Kadal , just in case”. Gurunya kaget, ” Paidi , itu contoh yang sangat buruk , lain kali kalau begitu lagi, kamu harus keluar dari kelas, sekarang kamu berdiri didepan ,di pojokan sana”!!! Setelah kelas usai , Paidi dipanggil sang guru. “yang kamu lakukan hari ini sangat buruk, bapak harap kamu tidak lakukan lagi. Tapi bapak boleh ndak minta nomor WA tetangga kamu? Just in case.”

Jimmy Marta
Tanpa menunggu hari Ultah nya, hari ini Googgle Doodle menampilkan dewa musik. Didi Kempot sang maestro musik tradisional Indonesia. 26 Februari adalah tanggal istimewa lain sang dewa. Itu saat beliau diberi penghargaan tertinggi, Lifetime Achievment Bilboard Music Indonesia Award 2020.

Jimmy Marta
Hebat mana So dari Mo…? Pada kasus pertama, hanya seorang menko yg mengawal. Tp itu wajar, karena ini pelakunya kakap. Pada kasus kedua, ini hanya soal kelahi dua anak. Tapi yg ‘mengawal’ dua mentri dan satu menko. Itupun belum cukup. Ada ormas, ada ppatk dan kpk yg akan ikut turun tangan.. Dua anak itu pasti bukan anak biasa. Kelahinya bikin dampak luar biasa. Klg M***o spt diobrak abrik. Semua nya dibongkar. Media heboh. Sampai2 kuasa hukum AG memberi ultimatum media dan buzzer untuk tidak menyudutkan kliennya yg masih sma dan hanya saksi.

Handoko Luwanto
Membaca CHD hari ini, membawa memori ke masa remaja dulu. Ketika buku cerita silat masih laku membanjiri pasaran. Ketika TV & bioskop banyak menyajikan fighting scene pendekar2 setengah dewa. Bertarung dengan pedang sambil terbang di udara. Berbekal tenaga dalam level langit, sanggup memukul jatuh tanpa sentuhan. Sampai akhirnya muncul UFC mempertontonkan real fighting di dunia nyata. Menghapus romantisme dunia persilatan masa lalu.

Leong Putu
Katanya ada artikel artikel baru, ternyata juga sepertinya cuma hoax.

mz arifinuz
Bagi Pak Dis, barangkali itu bukan Dewa, tapi patung biasa, beliau tetap percayai: tak ada Tuhan kecuali Allooh, Muchammad utusan Allooh? Barangkali bagi Pak Dis, batasan toleransi, itu urusan pribadi?

Komentator Spesialis
Dalam kamus bahasa Indonesia KBII, DEWA itu punya 3 arti. Yang salah satunya adalah orang atau sesuatu yang sangat dipuja. Mungkin karena punya suatu kemampuan lebih yang tidak dimiliki orang lain. Misal, dewa jurnalisme untuk pak DI. Tapi kalau cuman level perusuh, kelihatannya masih jauh dari kelas dewa. Dan kelihatannya para perusuh tidak pernah bisa jadi dewa, wkwkwk..

Toeng Thor
Pertanda baik untuk Abah, paling tidak untuk menangkal tudingan intoleran Kalau Abah di terima oleh komunitas Tionghoa, tapi ada juga yang memaksa seolah di terima di suatu komunitas demi untuk citra Tapi ya sudahlah yang penting mereka juga berbuat sesuatu meskipun tidak berkesinambungan (jelang perhelatan tertentu)

Mahmud Al Mustasyar
Abah DI yg muslim diterima baik di komunitas Tionghoa, Rocky Gerung yg non muslim diterima baik di kalangan muslim, jadi adem rasanya. Sayangnya situasi perpolitikan di tanah air sudah mulai memanas menjelang kontestasi 2024.

Liáng – βιολί ζήτα
Tanpa bermaksud mencampuri urusan agama yang lain, sejujurnya sejak dulu saya bingung sekali. Apa sebenarnya perbedaan fungsi “Vihara dan Kelenteng” – untuk penganut agama “Budha – Kong Hu Cu – Tao” ?? Mohon maaf, terkesan sekali koq campur aduk ya. Sepertinya, definisi Religion dan Tradition/Culture pun sudah di-arti-kan berbeda.

Fa Za
Di vihara hanya ada 1 patung, di klenteng ada banyak patung.

sigit
dewa = ?????? dewa tidak sama dengan Tuhan…. mungkin dewa ini dianggap “tawasul”

bagus aryo sutikno
OJO mbok pikir jeru2 Mas. Kuwi mung wayang.

Fa Za
Barakallah fi umrikum… selamat ulang tahun para dewa. Semoga panjang umur dan sehat selalu.

Liam Then
Sepertinya bukan hanya fenomena di Indonesia saja. Mungkin dari dulunya sudah begitu, akulturasi budaya. Cina kuno dulu sebagai salah satu pusat peradaban dunia bagai spons besar yang menyerap dan mempengaruhi. Contohnya ketika mongol masuk menguasai Cina, malah mengadaptasi tata cara tempat yang di jajah. Atau inilah Jeniusnya Jengish Khan, kurang lebih sama seperti ketika Alexander the Great ,waktu masuk menguasai Turki kuno dulu. Pendapat kedua , kelenteng yang tercampur altar puja Fo,Dao dan De. Adalah bentuk toleransi langsung pemegang kuasa saat itu, Pak Harto. Kita sudah tahu kondisi pasca 1965. Posisi Tionghoa saat itu sangat “canggung”. Karena banyak yang terlibat kelompok komunisme, yang sedang menjadi pariah. Karena itu gerak geriknya tentu sangat di awasi dan terbatas, karena pakem yang di pegang Pak Harto dulu adalah stabilitas. Yang unik dari kelenteng sebenarnya, dewa lokal ada kesempatan masuk. Di Pontianak saya sering ketemu, ada altar khusus untuk Datuk A, Datuk B. Hahaha, saya juga sering bakar dupa di depannya. Bukan apa, just in case aja

Juve Zhang
Dalam arak arakan dewa , seperti yg digotong pake tandu. Konon kalau dewa berkenan hadir memeriahkan dan datang ke acara itu.tanduu yg digotong puluhan orang itu sangat berat. Kalau lihat photo Abah DI memangku cukup ringan sih memang panitia sengaja tidak “mengundang” sang dewa buat hadir , kalau hadir Abah DI gak akan kuat seorang diri . Wkwk. Akan halnya suhu yg mancing tanpa umpan .saya sebagai mancing mania tetap harus pake umpan .tapi hasilnya joss sekarang ini.dimana tongkol dan kembung sedang musim nya. Kalau mancing tanpa umpan itu hanya bisa dilakukan oleh mereka yg sudah tingkat suhu. Kita murid murid sudah senang dapat tongkol dan kembung saja. Wkwkw.

bagus aryo sutikno
Mas Juve, monggo dolan ke pasar Kawak mBediun. Dengan umpan 20rb, tanpa kail dan jorang, pulang dah membawa tongkol dan bandeng sak tas kresek.

bagus aryo sutikno
Perdebatan dimulai sejak fans soto mendeklarasikan soro terenak dan terbaik. Padahal fans rawon mengatakan rawon yu Jum yg terlezat. Masing2 fanatik dengan pendiriannya. Untungnya fans tahu kecap dan sate gule diam saja. Mereka kaum2 yg dah bermakrifat dalam rasa, sehingga tak terpengaruh senggak’an kaum fan soto.

Komentator Spesialis
Sesama fans rawon sendiri juga masih terjadi perdebatan yang pelik. Yu jum itu ranahnya gudeg. Kalau rawon dulu nguling. Tapi saya sudah nemu yang baru. Rawon klakah, wkwkwk…

Udin Salemo

#everyday_berpantun Kaos baju si Kang Dada/ Dibeli di Pasar Cimindi/ Tokonya tak buka setiap hari/ Kasus Sambo sudah reda/ Gantinya muncul Mario Dandy/ Disway melaporkan setiap hari/ Beta tak suka berbuat bohong/ Bohong itu dibenci Tuhan/ Berita di disway dipotong-potong/ Supaya banyak clickbait banyak cuan/ Antah berantah berita dimuat/ Dimuatnya di koran daerah/ Abah Dis memang orang kuat/ Dewapun Beliau bisa bawa/ Tanam siriah di dalam ladang/ Barasiahkan rumpuik jo ilalang/ Sarupo iko nasib anak dagang/ Parasaian batangguang surang/ Adiak ameh denai ko loyang/ Dimalah mungkin ka sarupo/ Sananglah bebeb di tangan urang/ Tinggalah denai jo untuangnyo/

bagus aryo sutikno
Dewa pajak, Dewa Robicon dan Dewa Agnes. Ketiganya meramaikan time line warga Wakanda.

Kalender Lengkap
Sepertinya ada yang keliru, harusnya Abah ga membawa dewa bumi karena Abah Bukan tuan tanah atau pengusaha real estate, harusnya bawa dewa kertas, biar lebih pas.

Yellow Bean
Dewa cantik Dewanthi… Itu saja yang saya ingat Kalo yang di dalam kelenteng saya tidak tau karena belum pernah masuk ke sana. Nonton arakan juga belum pernah, palingan berpapasan secara tidak sengaja karena di kampung kami juga ada kelenteng yang tentunya juga melakukan ritual seperti yang Pak Dahlan Iskan uraikan hari ini. Monggo selamat menikmati hiburan dalam ritual keagamaan.

Liam Then
Dari semua dewa orang Tionghoa, yang paling capek pasti Dewa Duit.

Everyday Mandarin
Patung suhu yang sedang memancing tanpa kail ini bernama Jiang Taigong (姜太公). Nama aslinya adalah Jiang Ziya (姜子牙). Beliau adalah penasehat militer Raja Wen dari Dinasti Zhou 周文王 (1046-771 SM) dan terkenal dgn nama Jiang Taigong. Dalam satu epic, Jiang dikisahkan sedang sengaja memancing tanpa kait dan umpan. Jadi hanya pakai kail pancing dan tali saja. Orang² menertawakannya. Padahal Jing ada maksud dengan cara ini. Di kemudian hari, epic ini menjadi peribahasa Mandarin yang terkenal, “姜太公釣魚,願者上鉤” (Jiang Taigong sedang mancing, (ikan) yang mau aja yang gigit talinya). Maksud peribahasa ini -menurut Jiang- sebagai seorang penasehat militer, dia ingin negara yang dia taklukkan untuk sukarela menyerah daripada terjadi pertumpahan darah. “Jiang Taigong diaoyu, yuanzhe shanggou”. Peribahasa yang cukup sering digunakan dalam kehidupan sehari² di China dan Taiwan.

AnalisAsalAsalan
@KS Baru baca komentar sampean tentang “Pengusaha itu tidak terlalu butuh banget upah murah pekerja.” What? Cobalah sampean sering-sering berkumpul dengan buruh. Tetangga istri di desa, buruh sebuah pabrik mie, bilang, “Demo mogok kerja 3 hari, berhasil menaikkan upah Rp25.000”. Batin saya, “Sedikit banget!” Ternyata jumlah pegawainya 17.000. Tahu/ga, 17rb x Rp25rb = Rp425jt. Hampir setengah miliar uang tambahan harus dikeluarkan oleh pengusaha sebagai pengeluaran tetap. Atau, cobalah sampean jadi pengusaha dengan jumlah pegawai 2.000 orang saja! Baru tahu rasanya. Hahahahaha.

Komentator Spesialis
Rest area Salatiga kalau nggak salah KM456 yang ada sky bridgenya itu. Menurut saya parkirnya terlalu sempit. Tidak ada pemandangan alam yang bagus. Masih lebih bagus rest area Ungaran KM429. Tapi lebih bagus lagi rest area KM99 tol Cipularang.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Ultah Dewa

KEMPALAN: LEBIH 70 dewa turun di Semarang. Minggu pagi ini. Mereka sudah berdatangan sejak Sabtu kemarin. Dari berbagai penjuru Jawa. Salah satunya yang saya bawa dari kelenteng Gudo, luar kota Jombang.

Saya bertemu dewa itu di rest area Salatiga –rest area dengan pemandangan sekitar terindah di sepanjang jalan tol Merak-Probolinggo.

Saya dan istri datang dari Surabaya. Berhenti di rest area tersebut. Yang dari Malang juga berhenti di situ. Pun yang langsung dari Gudo: satu bus dan 3 mobil. Rest area ternyata juga berfungsi untuk meet point. 

Dewa yang dari Gudo diangkut dengan mobil yang dihias seperti mobil pengantin. Dari Salatiga ini kami konvoi menuju Semarang. Titik berkumpulnya di halaman kelenteng Tay Kak Sie, di pecinan Semarang. 

Kelenteng ini sangat tua: didirikan tahun 1771. Bangunan kuno di samping halaman terlihat bekas terbakar. Itulah rumah abu jenazah. Terbakar dua tahun lalu.

Setelah salat duhur di kelenteng Tay Kak Sie itu saya bergabung di barisan yang sudah siap jalan. Yang paling depan adalah pembawa bendera kebesaran kelenteng Gudo. Seperti yang sering Anda lihat di film silat Hong Kong. 

Di belakang bendera berbaris para wanita pembawa bunga. Saya di belakang wanita bunga itu. Dewa dari Gudo pun dikeluarkan dari mobil. Diserahkan ke saya.

Di belakang saya, barisan seluruh anggota rombongan. 

Paling belakang adalah kelompok musik kelenteng, lengkap dengan tamburnya.

Diiringi tetabuhan bertambur itulah kami melangkah. Pelan-pelan. Meninggalkan halaman kelenteng ini. Ke arah kelenteng yang lain: kelenteng Ling Hok Bio. Jaraknya sekitar 500 meter. Lewat jalan utama pecinan Semarang. 

Yang saya bawa tersebut adalah dewa Hok Tik Cing Sin. Dewa Bumi. Disebut juga Dewa Tanah. Di kelenteng, Dewa Tanah ini banyak disembah oleh pengusaha real estate. 

Di sepanjang jalan menuju kelenteng Ling Hok Bio masyarakat menyaksikan di pinggir jalan. Sambil banyak yang menuding-nuding saya. Pengeras suara memang menyebut si pembawa dewa adalah anaknya Pak Iskan itu.

Menjelang sampai di Ling Hok Bio perjalanan kami harus berhenti. Di situ diadakan penyambutan dari tuan rumah. Petasan dihampar di depan kami. Meletus bersautan. Letusan mercon reda kami disambut Barongsai tuan rumah. Lalu satu hamparan mercon lagi digelar. Letusannya bertubi-tubi. Meriah sekali.

Tiba di depan altar Ling Hok Bio dewa Bumi itu saya serahkan ke tuan rumah. Untuk diletakkan di altar khusus. Ditonton ratusan orang. 

Saya pun memperhatikan altar itu. Sudah banyak dewa berjajar di situ. Rupanya sudah banyak delegasi dari kelenteng lain yang lebih dulu menyerahkan dewa ke tuan rumah. 

Setelah kami pun masih akan banyak dewa-dewa lain yang berdatangan.

Pagi ini dewa-dewa itu akan diarak keliling jalan-jalan di pecinan Semarang. Untuk pawai ta’aruf. Memperingati ulang tahun kelahiran salah satu dewa unggulan di Ling Hok Bio. 

Di sepanjang jalan dekat Ling Hok Bio terlihat berjajar ”paddock” para dewa. Di ”paddock” masing-masing terdapat tandu. Sedang dihias dengan bunga. Semua sibuk menghias tandu. Satu kelenteng, satu tandu. 

Di tandu itulah, Minggu pagi ini, dewa diletakkan. Untuk dipikul, dibawa berpawai ta’aruf para dewa.

Saya sudah beberapa kali ikut arak-arakan dewa seperti itu. Di Bogor saja dua kali. Juga di Singkawang. 

Yang di Semarang ini adalah untuk merayakan hari lahir salah satu dewa di kelenteng Ling Hok Bio. Di antara lebih 70 kelenteng itu saya lihat ada klenteng Slawi (Tegal), Bandung, Tangerang, Krian, Jalan Demak Surabaya. Dan banyak lagi.

Tidak semua kelenteng kirim dewa ke acara ini. Kelenteng tua tahun 1771 tadi termasuk yang tidak ikut mengirimkan dewa. Padahal kelenteng ini punya lebih dari 40 dewa. Altarnya saja 29. Tiap dewa ditempatkan di satu altar tersendiri.

Banyaknya altar itu membuat kelenteng ini ramai. Punya banyak dewa. Dewa apa saja ada. Maka yang datang untuk minta sesuatu ke dewa tanah bisa dilayani. Yang minta keadilan bisa datang ke dewa Hakim Bao. Lalu ada dewa Kwan Im. Bahkan di sini ada dewa Cheng Ho –rupanya Cheng Ho sudah didewakan. Masih ada lagi Buddha. Dewa laut. Dewa penolakan bencana. Dewa kepintaran. Dan banyak lagi.

Salah satu patung di kelenteng itu adalah patung suhu sedang memancing. “Beliau memancing tanpa kail. Beliau menunggu sampai ada ikan yang dengan sukarela datang memakan benang pancing itu,” ujar penjaga kelenteng di situ.

Kirab dewa di Semarang ini adalah acara kedua saya yang terkait dengan kelenteng. Di bulan ini. 

Pekan lalu saya diundang ke Munas kelenteng yang tergabung di Tri Dharma. Di Jakarta International Expo di Kemayoran. 

Saya, yang muslim ini, diminta membuka Munas itu. 

Saya memang lagi berharap agar Tri Dharma segera mendapat ketua umum yang baru. Lalu terjadi kerukunan lagi seperti di zaman ketua umum Ongko Prawiro yang meninggal dunia.

Saya diminta memukul gong. Sebelum membuka Munas itu saya undang lebih 15 tokoh kelenteng untuk ikut naik panggung. Lalu semua saja secara giliran menabuh gong pembukaan. Termasuk tokoh kelenteng dari Riau. Ibu Maria. Pengusaha besar sawit di pulau Rupat. Dia sendiri saja sudah membawa 200 mandat dari 200 kelenteng di seluruh Riau. 

Munasnya pun lancar. Ketua umum baru terpilih dengan aklamasi: Go Sik Kian dari Tulungagung.

Ke depan kelihatannya akan kian banyak pawai dewa seperti di Semarang hari ini. Kediri segera mengadakan. Lasem. Slawi. Dan banyak lagi. 

Ulang tahun dewa semakin meriah saja. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 25 Februari 2023: Jalan Pintas

Jimmy Marta

Anak orang berkuasa : “Awas lu ya, gue lapor ke bpk gua..” Anak orang kaya : “..emang nya gue takut, bpk gue juga ada..! Anak orang gila : “wooii..jangan canda mulu, bpk gue mana..?!”…

Udin Salemo

#everyday_berpantun Saya pergi ke Stasiun Cikini/ Untuk bertemu Abang Bob/ Saya tak tertarik topik hari ini/ Apresiasi tulisan manufacturing hope/ Kelapa muda gampang lakunya/ Kelapa diambil dari kampung Setu/ Kepada Abah Dis inyong bertanya/ Kapan dilanjutkan tulisan Riau Satu/ Sutan manggaleh di Pasa Banto/ Galehnyo dibaok dari Sawahlunto/ Payah baurusan jo urang gilo/ Awak berang inyo galak sajo/ Gabak manjadi di Kota Solok/ Turunlah hujan di Lipek Kain/ Sabak bacampua tangih jo ratok/ Maliek adiak basandiang jo urang lain/ Kancang balari sianak kijang/ Kijang balari dek kanai tembak/ Kok rabah kayu nan gadang/ Koncekpun ikuik mamijak/

Liáng – βιολί ζήτα

habis ngamén……. sekarang serius nih nulis komentar. Itu Oom Budi Utomo Shin Chan, di bawah sana menuliskan : ……. homo sapiens sebodoh hewan ……. Nguawur-nya pol……. Naluri atau insting itu berupa “suatu pola perilaku dan reaksi terhadap suatu rangsangan tertentu yang tidak dipelajari, tetapi telah ada sejak kelahiran suatu makhluk hidup dan diperoleh secara turun-temurun (Filogenetik). Tetapi……. Naluri manusia itu terkait dengan akal (intelligence) dan hati nurani, sedangkan naluri hewan tidak terkait dengan akal (intelligence) dan hati nurani. Inilah yang membedakan manusia dan hewan. Ketika hewan ingin melakukan sesuatu, misalnya akan menangkap mangsanya, maka hewan tersebut semata-mata akan mengikuti nalurinya ; sedangkan manusia jika ingin melakukan sesuatu, maka ia akan mengikuti naluri itu dengan akal (intelligence) yang dimilkinya. Lha ternyata ada orang-orang tertentu yang berperilaku seperti naluri hewani, itu disebabkan oleh “faktor-faktor psikologis (gangguan psikologis, penyimpangan perilaku, mental disorder)”. Begitu Oom Budi, jangan dikira “pengamen” ngga ngerti yang ginian, gini-gini juga pengamen kampus-an……. wkwkwkwkwkwkwk…

Liam Then

Saya selalu semangati kawan-kawan saya yang muslim ketika mereka ada bilang mau berdagang, dengan berkata begini : “Coba kamu pikirkan, cek orang terkaya di dunia, di Indonesia, ada pejabat gak? Gak ada kan? Coba apa profesinya? Pedagang. Nah, coba kamu bayangkan, kafir saja ikut sunnah Nabi bisa jadi orang terkaya di dunia. Apalagi muslim? 

Liam Then

Hati-hati dengan video pendek di internet, terpapar dalam jangka waktu panjang, saya curiga bisa berakibat negatif, misalnya kecenderungan sulit berkonsentrasi pada informasi yang lebih panjang dan lengkap. Saya belakangan tersadar, dan cukup risih, ketika tahu berapa besar waktu saya yang habis terhipnotis, deretan video pendek yang gak ada habisnya. 

Budi Utomo

Bung Dacoll. Manusia itu pin-pin-bo. Pintar-pintar-bodoh. Secara cognitive boleh jadi lebih pintar ketimbang primata atau hewan mamalia. Tapi secara social/emotional, homo sapiens sebodoh hewan, karena takluk sama kebencian dan ketakutannya sendiri, sehingga sejarah akan selalu berulang. Itu kesimpulan saya selama berpuluh tahun membaca literatur sejarah, science, agama, filsafat, dll

Leong Putu

Luaaaar biasa, mendengar percakapan anak² kelas 8 saat mereka pulang sekolah barusan. Satu anak laki2 bercerita kepada temannya. .”kenapa kamu marah – marah ?”. .”Eca selingkuh, dia selingkuh sama Putra…”. … TV mendidik anak² kita dengan sempurna.

Komentator Spesialis

TV di rumah saya sudah 15 tahun lebih saya matikan total. Nggak pernah saya hidupkan untuk nonton TV.

Juve Zhang

Sebagai mantan kuli di zaman purbakala, begitu proyek selesai saya datangi Depnaker setempat,minta syarat syarat pesangon itu apa saja. Kita bayar saja semua persyaratan depnaker.beres. semua senang. masalah timbul jika syarat syarat di abaikan. PHK itu suatu kepastian dalam dunia proyek. Semoga tercipta UU yg saling menguntungkan semua pihak. Dan PHK bukan akhir hidup seseorang, begitu pun usaha dagang offline dihantam bakar duit Shop## , Tope#, Laza##, kita pedagang offline pun ikut terbakar habis, alias bangkrut, tapi konon sekarang tukang bakar itu kena ” dibakar” lagi sama Tik Tok yg “menyerang” dengan formasi canggih, Tik tok shop sudah menyerang Shop##, tope#,lazad# dengan pukulan telak, rupanya diatas langit masih ada langit, yg pintar masih ada yg lebih pintar NGIBULI seperti di GOT#, sekarang tukang bakar duit , kena batunya juga di bakar Tik Tok. selamat berkompetisi, sekali lagi PHK ataupun Tutup usaha dagang offline bukan berarti dunia kiamat, masih banyak jalan ke Roma ,katanya, masih banyak jalan mengambil ikan, bisa mancing, bisa menjalankan, . selamat berkompetisi di sini bagi Shop##,tope#,Laz#,,Tik tok dll. Toh semuanya milik PMA. Hanya Mark Zuckerberg yg sudah mengakui keunggulan Tik tok di AS.

bagus aryo sutikno

Baca artikel UU ciptaker kok jadi mikir negara. Anggota DPR mikir negara, digaji. Polisi mikir negara, digaji. Sambo mikir negara, digaji. Orang pajak mikir negara, digaji. DAN mereka nggak berpikir PUN juga digaji. Lha perusuh, mikir ra mikir panggah onone paketan berkurang. Jadi mending tak mikir, piye carane sesuk ndelok balapan formula air nok Toba tanpo sangu. Tak mikir piye carane sepiring nasi, seonggok cha kangkung dan sepiring ikan asin di hadapan saya bisa tertransfer ke lambung tanpa mengunyah apapun..? #artikel ngoyoworo membagongkan penuh misteri

Amat K.

Ciyeeeee ada yang lewat jalan pintas tapi masih belum sampai tujuan. Biar cepat asal selamat. Anak istri menanti di rumah.

thamrindahlan

Terpaksa lewat jalan pintas rimba raya/ Pemburu kuatir diterkam harimau jawa/ Berbeda kepentingan UU Cipta Kerja/ Kasihan nasib buruh semakin merana/

Komentator Spesialis

Meminjam istilah mas Juve, UU Cipta Kerja ini sebenarnya ide brillian Pak Jokowi. Paling tidak ini untuk menyenangkan perusuh agar saya tak diserang. UU ini bagai pisau bermata 2. Ada sisi tajam yang mengiris hak pekerja. Sebaliknya, ada bagian yang semakin tumpul kepada pemberi kerja. Secara garis besar, point point yang harus diangkat adalah sbb : 1) Hak Pekerja : Yang seharusnya ditingkatkan malah dirampas. Ada potensi terjadinya pegawai kontrak seumur hidup dll. Kalau nggak bisa ditingkatkan ya janganlah dikurangi. 2) Kepentingan pemerintah : tentu ada banyak aspek, salah satunya pajak dan pertumbuhan ekonomi. Ternyata UU ini tidak banyak memberikan dampak positif investasi. Setidaknya sampai saat ini. 3) Isu lingkungan, perijinan, pelayanan dll.: Kita berharap harusnya sisi inilah yang banyak dibenahi dalam UU Ciptaker. Saya membuka pabrik. Salah satu persyaratan adalah RKL/RPL. Disodori syarat 50 dokumen lebih. langsung pusing. Hal ini kalau bisa disederhanakan akan bagus. 4) Pekerja asing : memberikan kelonggaran kepada masuknya pekerja asing. Ada kelonggaran dalam jumlah dan keahlian. Ini yang membuat sopir taksi yang barusan saya naiki uring uringan, membanjirnya TKA china. Pengusaha itu tidak terlalu butuh banget upah murah pekerja. Tetapi membutuhkan iklim usaha dan kemudahan berusaha yang baik. Peran UU Ciptaker harusnya memberi solusi isu ini.

Budi Utomo

Bung KS. Ayo bicara data. Pekerja Cina yang Anda benci itu berapa ribu dan pekerja kita di luar negeri itu berapa ribu. Banyakan mana? Wakakaka

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Jalan Pintas

​APA yang sebenarnya terjadi? Yang membuat Perppu Cipta Kerja diributkan sekarang ini?

Satu pihak bilang: Perppu sudah sah. Sudah bisa jadi UU.

Lain pihak bilang: Perppu belum sah. Belum pernah disahkan oleh DPR menjadi UU.

Yang lain lagi bilang: kenapa pemerintah tidak menjalankan saja putusan Mahkamah Konstitusi? Dengan cara memperbaiki UU Omnibus Cipta Kerja seperti yang diminta oleh MK? Mengapa justru mengeluarkan Perppu?

Anda sudah tahu: UU Cipta Kerja, melahirkan kehebohan yang luar biasa. Sejak sebelum dibahas sampai sesudah disahkan DPR.

Lalu ada yang menggugat ke MK. Putusan MK pun Anda sudah tahu.

Secara formil proses legislasi UU Ciptaker dianggap bermasalah. Maka UU Ciptaker inkonstitusional bersyarat. Lalu diberi waktu memperbaiki prosesnya. Selama dua tahun sejak putusan.

“Artinya, kalau dalam dua tahun tidak ada perbaikan, UU Ciptaker menjadi bertentangan dengan UUD 1945,” ujar Prof Dr Denny Indrayana yang kini tinggal di Australia.

Putusan terkait UU Ciptaker, kata Prof Denny, adalah uji formil pertama yang dikabulkan dalam sejarah MK. “Dengan uji formil, MK tidak menyoal isi pasal (materiil), tetapi lebih ke arah prosedur pembuatan UU-nya. Termasuk minimnya partisipasi publik”, katanya.

Nah, kata Prof Denny, putusan MK inilah yang dilanggar presiden dengan jalan pintas menerbitkan Perppu. “Sekarang Perppu Ciptaker tidak mendapatkan persetujuan DPR, sehingga seharusnya dicabut,” katanya.

Tentu pemerintah berada dalam dilema. Inginnya UU Cipta Kerja itu segera berlaku. Tapi dengan putusan MK itu jadi terhambat. Padahal maksud mempercepat penyelesaian UU Cipta Kerja dulu agar pemerintah segera punya senjata ampuh.

DPR-pun waktu itu mendukung total. Bentuk dukungan DPR itu tidak kepalang tanggung: tanpa harus dibahas mendalam.

Memang UU itu cepat disahkan. Kilat. Tidak disangka ternyata justru ”mbendhol mburi”: ada masalah setelah itu. Akhirnya justru berlarut-larut. Sampai ke MK segala.

Problem besar pemerintah setelah putusan MK itu: akan pilih jalan yang mana. Pilih memperbaiki UU tersebut atau ada jalan pintas yang lain lagi.

Memperbaiki UU memakan waktu panjang. Lewat DPR lagi. Perlu biaya besar lagi.

Lalu terlihatlah jalan pintas itu: Perppu. Pemerintah menerbitkan peraturan pengganti UU.

Tanpa Perppu itu berarti terjadi kekosongan UU: yang sudah disahkan belum boleh berlaku, kalau mau diperbaiki akan sangat lama lagi.

Maka dipilih menerbitkan Perppu. Itu karena tidak hanya dimaksudkan untuk jalan pintas. Juga untuk segera mengisi kekosongan hukum tersebut.

Syaratnya: Perppu itu harus segera disahkan oleh DPR. Kalau ditolak akan terjadi kekosongan UU lagi. Kalau DPR menyetujuinya jadilah Perppu itu UU. Selesai.

Tapi tidak bisa selesai.

Pemerintah sudah mengirimkan Perppu itu ke DPR. Untuk segera dibahas di masa persidangan berikutnya. Masa persidangan yang dimaksud adalah antara tanggal 2 Januari sampai 15 Februari 2023. Masa persidangan itu hanya 1,5 bulan. Tanggal 16 Februari, DPR sudah memasuki masa reses.

Sampai masa reses tiba pengesahan Perppu belum terjadi. Heboh.

Orang seperti Prof Dr Denny Indrayana berpendapat itu sama dengan DPR telah menolak Perppu tersebut. Pendapat Denny itu beredar luas. Banyak juga pendukungnya.

Tentu banyak juga yang berbeda pendapat: DPR dianggap belum menolaknya. Hanya belum menyetujuinya. Bahkan ada yang bilang pada dasarnya DPR sudah menyetujuinya.

Sebenarnya bagaimanakah perjalanan Perppu itu?

Yang jelas pemerintah sudah memasukkan Perppu itu ke DPR. Memang kurang cepat. Sudah di tengah-tengah masa persidangan. Atau agak di akhir. Mengapa tidak sebelum masa persidangan.

Lalu mengapa Perppu tersebut tidak segera dibahas di DPR? Bukankah bisa segera dibahas dengan cara yang sama dengan ketika membahas UU Cipta Kerja dulu? Secara kilat? Bukankah pasti lolos? Lewat pemungutan suara?

Di sinilah misteri terbesarnya.

Saya pun menghubungi empat orang anggota DPR. Dari partai yang berbeda. Saya ingin tahu ada misteri apa sebenarnya.

“Jangan wawancara saya. Ini sensitif sekali,” ujar salah satu dari mereka. “Saya bisa kena semprit pimpinan,” tambah yang lain.

Begitu Perppu kiriman pemerintah tersebut diterima DPR, sebenarnya sudah langsung diserahkan ke Badan Musayawarah (Bamus). Itulah ”inti” DPR. Bamus itu seperti ummul kitab-nya DPR. Pimpinan DPR dan semua pimpinan fraksi ada di Bamus. Bamus itu dianggap sebagai lembaga tertinggi setelah Pleno.

Setelah membahasnya Bamus lantas menyerahkan Perppu tersebut ke Badan Legislatif (Baleg). Begitulah memang prosedurnya.

Ternyata Baleg juga sudah membahas Perppu tersebut. Bahkan sudah membuat keputusan. Cepat. Pakai pemungutan suara. Tujuh fraksi menerima, dua fraksi menolak (Demokrat dan PKS).

Apakah keputusan di Baleg itu bisa dianggap bahwa DPR sudah mengesahkannya?

Ada yang berpendapat demikian. Prof Denny menganggap tidak demikian: persetujuan DPR tidak sama dengan persetujuan Baleg. Persetujuan DPR harus diputuskan di sidang pleno.

Baleg juga tahu itu. Maka setelah menyetujui Perppu tersebut Baleg mengirimkannya kembali ke Bamus. Maksudnya: agar Bamus segera mengagendakan sidang pleno DPR. Hanya Bamus yang bisa minta diadakan sidang pleno DPR. Baleg tidak punya wewenang itu.

Mengapa tidak segera dilaksanakan sidang pleno? Pun, kalau perlu, pada tanggal 15 Februari 2023 pukul 23.59?

Spekulasi begitu banyak soal mengapa. Mengapa. Mengapa. Ini bisa memicu ketegangan antar partai koalisi.

Sayangnya saya tidak berhasil memperoleh tanggal-tanggalnya berikut jam-jamnya: kapan Baleg mengirim ke Bamus dan kapan Bamus menerimanya. Apakah masih ada waktu untuk menyelenggarakan pleno atau tidak.

Tanggal-tanggal tersebut kini menjadi sensitif. Dari tanggal-tanggal itu bisa diketahui di mana misteri. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 24 Februari 2023: Wisata Abu

Fa Za
“Tiap jenis ulos hanya bisa dipakai untuk tujuan dan acara tertentu”. Sebenarnya batik Jawa juga begitu. Tiap motif batik Jawa punya tujuan tertentu dan hanya dipakai di acara dan oleh kalangan tertentu saja. Namun seiring berjalanya waktu, dan bersamaan runtuhnya feodalisme, batik menjadi pakain sehari-hari semua orang. Padahal awalnya batik hanya untuk bawahan, bukan untuk baju, tapi sekarang baju dan kaos pun bisa pakai motif batik.

Liam Then
Mau komen mlipir ke Papua saja, kontur geografi di Papua yang mdpl tinggi, dan masyarakatnya yang banyak tinggal di pegunungan. Cocok untuk industri daun seduhan teh berkualitas. Populasi dunia penikmat teh, lumayan banyaknya, penggemar nya pun cukup fanatik, misal di Jepang ,sampai ada etiket khusus minum teh. Daftar daun teh seduh termahal di dunia , sebagian produsennya ada di Asia. Jepang,Tiongkok,Taiwan dan India. Harganya bukan main-main, untuk strain paling terkenal dari Tiongkok Da Hong Pao, $1.2 million,tidak jelas dalam dolar US atau yuan Tiongkok, tapi sudah jelas mahal. Nah, bagaimana jika IPB dan BRIN kerja sama, bibit pohon teh khusus di kembangkan, agar bisa di tanam di daerah pegunungan tinggi Papua. PTPN yang menaungi urusan teh bisa bantu bibit dan pelatihan handling, dan beli itu daun teh produksi masyarakat, kemudian untuk di ekspor. India,Jepang Tiongkok, Inggris. Daftar negara total 2 milyar lebih populasi yang punya budaya minum teh, menunggu dengan tangan terbuka, produk teh istimewa dari Papua.

Udin Salemo

#everyday_berpantun Bertapalah guru pergi ke kampung/ Daerahnya bernama kampung Selayar/ Betapa mulia sifat si opung/ Sekolah dibuat tanpa berbayar/ Banyak arang diekspor lewat laut/ Sayang kapalnya tak bisa laju/ Banyak orang kaya seperti Pak Luhut/ Tentulah Indonesia cepat maju/ Hadi-san baburu buruang Kinanti Tatembak jatuah di halaman/ Hati ambo sadang rindu mananti/ Urang nan dirindu nan malupokan/ Hati lapang paham tak sampik/ Pandai manimbang jo manaka/ Walau batenggang di nan rumik/ Indak bakisa di nan bana/ Bungo rayo warnanyo sirah/ Dipatiak dek urang Pasa Ulakan/ Sabana cadiak urang sabalah/ Inyo barutang nan dilupokan/

Leong Putu
Saya suka olah raga air, saya suka berenang. Walau tak bisa. Saya main jets sky. Walau gak punya. Saya suka diving. Walau tak pernah. Saya suka kamu, walau tak bisa memiliki.

Johannes Kitono
Ikan Batak. Pertama mendengar nama Ikan Batak dari Pohan, lupa famnya entah Panjaitan atau Hutapea.Pohan alumni IPB yang “dimusuhi* teman sekelasnya. Nilai Statistik nya tinggi dan nyaris sempurna. Angka rerata kelas tinggi tentu bikin susah teman yang hanya belajar saat ujian saja. Pohan bikin proposal tentang Ikan Batak di Danau Toba untuk bea siswa S 2 di Darwin Univ. Aussie.Proposal diterima tetapi subjek penelitian harus dirubah. Ikan Batak diganti dengan udang Vannamei. Saat itu Ikan Batak atau Tor soro yang menjadi sajian buat bangsawan dan Raja orang Batak sudah hampir punah.Susah cari sampelnya. Perlu di restocking. Ikan Batak ada juga di Sungai Kapuas dan disebut Ikan Somah. Di Kuningan, Cirebon namanya Ikan Dewa atau Keramat dan rakyat disana tidak berani memakannya. Di Kuching, Sarawak namanya Wang PU Liaw dan bibitnya berasal dari Danau Sentarum dekat Putussibau. Di resto May Star Jakarta ikan Wang PU Liaw atau Ikan Sarawak harganya Rp.2,5 jt/kg. Ikan ini seluruh badannya berlemak dan sangat enak dan gurih kalau dimasak steam.Kalau dibudidaya dikolam tumbuhnya lambat sekali. Sudah 10 tahun berat badannya kok hanya 5 kg, size yang pas untuk dikonsumsi. Semoga para pejabat dan juara F1 beruntung bisa menikmati steam Ikan Batak. Hati hati jangan dikasih steam* Ikan Jurong * yang merupakan sepupu dekatnya.Now bibit Ikan Batak sudah bisa dibeli di Toped dengan harga 7 – 10 rb/ekor untuk umpan ikan Arawana.

Komentator Spesialis
Balapan itu kalau nggak FORMULA E nggak rame. Walaupun dana yang dihabiskan trilyunan, bahkan puluhan trilyun nggak ngefek. Kalau FORMULA E bakal ramai tanggapan dari buzzeRp, PSI, PDIP bahkan sampai KPK.

Handoko Luwanto
Dulu ketika banyak hutan terbakar di Sumatera, asapnya sampai ke Singapura. Semoga kini banyak wisman Singapura datang ke Sumatera, mengembalikan asapnya dalam bentuk wisata.

Yellow Bean
Saya suka mengisi kolom reply walaupun cuma membariskan huruf haha

Liam Then
Juni nanti Formula E sesuai kontrak juga bakal di gelar kembali di Jakarta. Entah apakah pro kontra bakal semarak seperti kemaren. Karena DKI 1 sudah berganti. Kalau saya sih tetap pasa posisi, itu event mubazir. Selama masih ada kampung kumuh di Jakarta. Event-event seperti ini, tak layak secara etika untuk di laksanakan, apalagi dengan alasan untuk mempromosikan Jakarta sebagai kota wisata. Ini kontradiksi, jika ingin promosika Jakarta sebagai tempat wisata, kenapa gelar event mewah? Sebaliknya dari benahi kampung kumuh pake duit event mewah yang ratusan milyar itu? Empati seorang pemimpin harus kepada pihak yang terpuruk di bawah. Bukan bersuka ria ,ber-event pesta gelar hajatan orang luar negeri.

Jo Neka
Dan dari balkon hotel dapat melihat gadis ……bercat hijau..asiiiik dengan 5 i..hehee selamat siang koh Liam..ini kok sepi sekali.siap2 ke Toba ya semua perusuh

uve Zhang
FIFA akan mendanai pembangunan 8 lapangan sepakbola untuk latihan pemain bola Tim nas di pusat Ibukota Negara ,IKN.sudah ditunjuk lokasi oleh Presiden dan Pak ET. Dana dari FIFA sudah ada kata pak ET. Luar biasa , saran buat pak ET , ukuran Gawang dikecilkan 30% dari ukuran normal, sehingga pemain Timnas biasa latihan dengan ukuran Gawang kecil, akan mudah membobol gawang Manchester United sekalipun. Masalah lari cepat harus di latih dengan kaki di Bebani lempengan besi seberat 0,5 kg , sehingga waktu lari tanpa besi, bisa gas ngejar bola. Wkwkwk.selamat berlatih di IKN. Lapangan bola kan tanpa stadion ,jadi beaya akan murah ,beda dengan lapangan buat pertandingan dengan penonton.

Komentator Spesialis
Seperti balapan Mandalika, apakah kali ini pawang hujan mbak rara ikut dipanggil juga ? Mengingat kalau hujan track basah akan mengganggu jalannya balapan.

thamrindahlan
Kalau tidak rugi tentulah laba/ Berniaga wisata manca negara/ Keindahan alam Danau Toba/ Entah kapan perusuh kesana/

Mirza Mirwan
Sekadar menambahkan. KOPIKO GRAND FRIX OF INDONESIA 2023 di Danau Toba diikuti 10 tim dengan 20 pebalap. Sepuluh tim itu berasal dari 8 negara. 1. ABU DHABI TEAM (UAE) Shaun Torrente Thani Al Qemsi 2. SARJAH TEAM (UAE) Sami Selio Ferdinan Zandbergen 3. VICTORY (UAE) Ahmad Al Fahim Eric Stark 4. STROMOY RACING F1H2O TEAM (NORWEGIA) Marit Stromoy Bartek Marszalek 5. CHINA CTIC TEAM (TIONGKOK) Peter Moris Brent Dilard 6. COMPARATO F1 (ITALIA) Alberto Comparato Brock Cohen 7. TEAM SWEDEN (SWEDIA) Jonas Anderson Kalle Viippo 8. MAVERICK RACING (PERANCIS) Cedric Deguisne Alexandre Bourgeot 9. F1 ATLANTIC TEAM (PORTUGAL) Ben Jelf Duarte Bonavente 10. GILMAN RACING (AS) Filip Roms Alec Weckstrom

AnalisAsalAsalan
C₁₂H₂₂O₁₁-CH₃COOH-NaCl: manis-asam-asin Rame rasanya… Permen Nano-Nano. Hahahahaha.

Mahmud Al Mustasyar
Setelah edisi sebelumnya Abah tidak menyinggung sama sekali tentang kelurahan Parapat; edisi kali ini banyak menyinggung kelurahan Parapat. Bahkan banyak tamu VIP yg menginap disana utk menyaksikan event Powerboating di Balige yg berjarak sekitar 60 km. Apakah mungkin karena Parapat hanyalah sebuah kelurahan di kecamatan Girsang Sipangan Bolon kabupaten Simalungun Sumatra Utara ?

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Wisata Abu

​SEMUA pembalap sudah tiba di Danau Toba: hari ini kejuaraan dunia F1 H2O dimulai. Nanti sore. Agenda: latihan bebas. Para pembalap dibolehkan mencoba arena: memacu powerboat di perairan Danau Toba.

Agenda besok sore lebih menarik: kualifikasi. Memperebutkan pole position: siapa yang berada di garis paling depan untuk start balapan lusa sore. Tanggal 26 Februari 2023 itulah balap yang sebenarnya. Presiden Jokowi dijadwalkan ikut menyaksikan.

Sejauh ini tidak ada hujan sore-sore di Toba. Siang cenderung panas. Sore sejuk. Malam baru hujan. Begitulah cuaca seminggu terakhir di Toba, seperti dilaporkan sahabat Disway di sana: Eko Pardede.

Boleh dikata semua persiapan sudah beres. Malam hari disediakan panggung rakyat: penyanyi top Judika tampil bersama penyanyi kebanggaan Tanah Batak lainnya. Ada Viky Sianipar dan Bagindas. Sayangnya penyanyi rakyat Batak lainnya, yang juga pujaan saya, tidak ditampilkan: Juslina Simamora.

Inilah even terbesar di Toba dalam sejarah Toba. Inilah even yang mengubah perjalanan Toba selanjutnya.

Para pembalap tinggal di hotel yang terpisah. Balige kini sudah punya hotel bagus-bagus. Tidak lagi hanya ada hotel bagus di Parapat.

Dulu ke Toba itu ke Parapat. Itulah sisi Toba yang paling dekat dari Medan. Zaman itu Balige masih kurang menarik. Sepi. Jauh. Maka ketika BUMN membangun hotel di Toba, lokasinya di Parapat: Hotel Parapat. Lalu belakangan muncul hotel baru: Hotel Niagara.

Parapat jauh dari Balige. Letak Parapat di Toba sisi timur laut. Balige di Toba sisi Selatan. Jarak dari Parapat ke Balige masih sekitar 60 km.

Dulu, ujar sahabat Disway, jarak Parapat-Balige bisa ditempuh satu jam. Sekarang tidak mungkin lagi. Jalan raya sudah kian padat. Paling cepat 90 menit. “Kalau Natal jalur ini macet sekali. Demikian juga di puncak acara kejuaraan dunia powerboat nanti,” ujar Eko Pardede. “Saya kira pak Polisi lagi pusing sekarang. Banyak tamu VIP tinggal di Parapat. Bagaimana agar bisa ke Balige dengan lancar,” tambahnya.

Dari Parapat ke Balige ini harus melewati simpang yang sangat padat: simpang Laguboti, simpang Silimbat, dan simpang Porsea. Semuanya padat lalu-lintas.

Di Balige sendiri kini sudah ada hotel Labersa. Sembilan lantai. Bintang 4. Pemiliknya: HW Hutahaean, pengusaha sawit yang sangat besar di Riau.

Ada lagi Hotel Serenauli. Pemiliknya: Duma Hutapea, saudari pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea. Tentu Anda juga sudah tahu: ada Hotel Ompu Herti, milik Jenderal T.B. Silalahi.

Belakangan Balige tumbuh lebih cepat dari Parapat. Juga kian tertata. Daya tarik Toba tampaknya segera bergeser dari Parapat ke Balige. Antara lain karena Balige kini punya bandara sendiri: Bandara Silangit.

Hotel baru di Balige itu sedikit agak di luar kota. Di Jalan masuk Balige dari arah Parapat/Medan. Boleh dikata kota Balige berkembang ke arah Labersa. “Awalnya hanya saya sendiri yang membangun di sini. Seperti di tengah sawah. Sekarang sudah ramai. Ada hotel bintang 4 di seberang kami,” ujar Eko.

Eko bikin 9 ruko dua lantai di kota baru itu. Lantai bawahnya dijadikan satu: untuk Batikta. Lantai atasnya juga dijadikan satu: untuk kopi Hutanta. Setelah acara besar powerboat selesai lantai atas itu juga untuk menjajakan bolu gulung Boan.

Eko adalah perintis batik Batak. Batikta adalah Batik Kita. Bisa juga disebut Batik Bercerita. Ia memindahkan pola ulos ke batik. Tujuannya: agar motif ulos bisa meluas menjadi pakaian sehari-hari.

“Kita kan tidak bisa memakai ulos sembarangan. Tiap jenis ulos hanya bisa dipakai untuk tujuan dan acara tertentu,” kata Eko.

Jenis ulos itu ratusan. Ada ulos khusus untuk acara kematian. Acara perkawinan. Bahkan ada ulos khusus bila seorang tulang memberi hadiah kepada pengantin laki-laki. Lalu ada ulos lain lagi bila sang tulang memberi hadiah untuk pengantin perempuan.

Kini Eko memproduksi Batikta berbagai corak. Ada batik dari satu jenis ulos. Batik lain dari ulos yang lain. Lalu pembeli batik akan mendapat sertifikat. Di situlah diceritakan: batik yang anda beli tadi dari motif ulos yang mana. Apa maknanya. Apa kegunaannya. Anda dapat batik dan dapat cerita di baliknya.

“Awalnya kami ditentang. Ulos kok dibuat batik. Lalu terjadi pro-kontra. Sekarang sudah bisa diterima,” ujar Eko.

Kalau ulos yang dikalungkan di acara penyambutan pembalap itu jenis apa?

“Itu bukan ulos. Tidak ada ulos khusus untuk menyambut pembalap,” ujarnya.

Maka balap F1 H2O Powerboat menemukan arena baru seperti Toba. Lapangan Sisimangaraja Balige jadi pusatnya. Tribun VIP dibangun di sini.

Kota Balige punya salah satu jalan yang sangat istimewa: Jalan Pemandian Lumban Silintong. Panjangnya 4 km. Jalan itu menyusuri pinggir danau Toba sisi selatan. Sejak dari ujung Sibolga sampai Bukit Pahoda.

Dulu semua penduduk desa Lumban Silontong mandi di danau. Karena itu disebut Jalan Pemandian.

Antara jalan raya ini dan danau itu masih ada sedikit tanah datar. Lebarnya hanya beberapa meter. Di situlah banyak berdiri cafe. Banyak juga tanah yang masih kosong. Atau tanah yang dipakai menumpuk kapal-kapal kayu tua yang rusak.

Tanah-tanah kosong itu kini dijadikan tribun untuk umum. Itulah tribun-tribun perorangan. Menghadap danau. Total ada enam tribun jenis ini. Pemilik tanah yang bekerja sama dengan EO yang mampu menyewa tribun knock down. Lalu berbagi dari hasil jualan tiket F1 H2O.

Toba pun kini masuk peta balap air di dunia. Ketika gunung Toba meletus, abunya sampai ke Eropa. Kini pembalap Eropa datang ke Toba: mengembalikan abu itu dalam bentuk wisata. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 23 Februari 2023: Geothermal

Liáng – βιολί ζήτα
Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah satu-satunya perguruan tinggi yang memiliki Program Studi Teknik Geotermal di Indonesia. Sejak tahun 2015, ITB dan Universitas Kyoto (Jepang) sudah menjalin kerjasama riset di bidang pengembangan teknologi eksplorasi sumberdaya panas bumi di Indonesia (Project for Technology Development of Steam-spot Detection and Sustainable Resource Use for Large Enhancement of Geothermal Power Generation in Indonesia). Project tersebut di bawah skema SATREPS (Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development) yang didanai oleh JICA (Japan International Cooperation Agency) dan JST (Japan Science and Technology Agency). Project tersebut biasa disingkat sebagai BAGUS (maaf… bukan Pak “Bagus Aryo Sutikno” Perusuh disway ya…) BAGUS (Beneficial and Advance Geothermal Use System) Project untuk mengembangkan metodologi dalam mendeteksi titik uap (steamspot) panas bumi di Indonesia terutama untuk mengurangi biaya eksplorasi. Selengkapnya : www.itb.ac.id itb-dan-universitas-kyoto-perkuat-kerjasama-di-bidang-pengembangan-teknologi-eksplorasi-sumberdaya-panas-bumi

Budi Utomo
Daripada Geothermal ada pilihan kreatif lain yang zero waste dan ramah lingkungan dan mulai dibicarakan scientists. Pertama, matahari buatan yang menggabungkan dua atom hidrogen menjadi satu atom helium. Meniru proses terciptanya matahari/bintang. Koh Liang Yang An bisa menjelaskan secara teknis teknologi yang sedang dikembangkan Tiongkok dan Barat ini. Kedua: PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang ditempatkan mengapung 50 km di atas permukaan bumi. Karena foton dari matahari/surya yang ditempatkan mengorbit di ruang angkasa itu bisa berpuluhkalilipat ketimbang yang diterima di permukaan bumi. Cara transfer ke bumi melalui gelombang elektromagnetik. Dan ini yang sedang berusaha dibikin para scientists di Barat dan Tiongkok sebagai alternatif artificial sun. Betul juga sih. Ngapain ribet bikin matahari buatan. Lha matahari yang sudah ada gak dimanfaatkan maksimal. Begitulah ide-ide “gila” nan kreatif dari “ulama” eh “scientist” yang saya ketahui. Ulama dalam bahasa Arab bisa berarti agamawan/religionist dan Ilmuwan/scientist. Masalahnya di Indonesia ini yang pertama sudah terlalu banyak nan gaduh dan yang kedua sangat langka dan pendiam serta pemalu seperti badak bercula satu di Ujung Kulon.

Liáng – βιολί ζήτα
Papah Shin Chan, teknologi yg disebut sebagai matahari buatan itu masih perlu waktu yg luama dalam riset pengembangannya. sedangkan kebutuhan energy itu mutlak, yg lebih mungkin untu

yea aina
Faktor pembatasnya sudah dituliskan: data hanya bisa didapatkan dengan mengebor. Kabarnya hasil KTT G20 ada “semacam bantuan” untuk pengembangan EBT. Kalau memang ada, sudah cair, tapi dialokasikan untuk proyek lainnya, artinya jelas si banci masih ada he he he.

yea aina
Lagi-lagi semakin jelas siapa ‘banci’nya. Mana mungkin menutup “sumber pendapatan”hanya demi meraih bantuan? Keperkasaan negeri penghasil listrik BERLEBIH ini ada di batu bara dan PLTGUnya ha ha ha. Ada potensi dibulan April (kuartal ke 2) beban keperkasaan berlebih akan dibagikan kepada pelanggan non subsidi. Penyesuaian tarif setelah evaluasi tentunya.

Rihlatul Ulfa
Melihat bagaimana Gautam Adani mau merombak kawasan kumuh terbesar di Asia. tampaknya terlalu konyol. melihat bagaimana perusahaan asal Amerika Lehman Brothers, juga Dubai Develotment dan Capital Land Singapura pun gugur untuk membangun proyek tersebut. dengan perhitungan luas wilayah 200 hektare dan dihuni 1 juta jiwa. terlalu sesak untuk para investor menangani proyek ini. apalagi sampai 17 tahun lamanya. dan Adani akan mengandalkan bank pemerintah yaitu bank Baroda. tidak ada pilihan yg lebih baik dari apapun keputusannya. proyek pembangunan ini, ibarat penyakit komplikasi, masalahnya sudah menyebar kemana-mana, diobati pun harus banyak obatnya, juga harus ada jeda waktu yg pas dengan dosis yg tepat.

Jimmy Marta
Itu dokumen tender bgmn toh bunyinya?. Sebuah dokumen tender kan harus jelas apa yg ditawarkan, brp nilai hps nya apa syarat2 ketentuan bg yg mau ikut tender. Saya jd bingung, ini tender jenis apa. Apakah untuk eksplorasi atau eksploitasi?. Makin gk ngerti lg jk sudah ada pemenang tp gk segera eksekusi. Kan harusnya ada ketentuan jangka waktu. Ada jaminan penawaran, dan ada denda jk ingkar dari kontrak?. Entahlah…! Jika begini, bukan geothermalnya yg gk jelas kelaminnya, tp tendernya yg banci..

Rihlatul Ulfa
Juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Djuyamto mengatakan, Hakim Wahyu sudah lama mengenal Dewinta Pringgodani, 57 tahun. video yg sempat beredar itu ternyata direkam oleh Dewinta saat keduanya mengobrol, di ruang tunggu dokter Terawan Agus Putranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto. Dewinta juga dikenal sebagai orang dekat para petinggi Kepolisian.kepada beberapa orang Wahyu bercerita ia merasa di khianati oleh Dewinta karena telah merekam dan menyebarkan video itu. Wahyu juga merasa lebih was-was, karena merasa makin banyak orang lalu-lalang di rumah dinasnya, ia pernah tak sengaja menemukan alat pemandu posisi atau GPS di salah satu mobil sewaannya. beberapa bulan belakangan Wahyu kerap berganti mobil untuk menghindari teror atau hal buruk lain.Djuyamto juga mengatakan pada akhir Desember tahun lalu, ia menerima kiriman 100 eksemplar majalah Tempo yg menurunkan laporan utama “Perang Tambang Para Jenderal” artikel itu menceritakan peran Ferdy Sambo di balik kasus suap tambang batu bara ilegal di Kalimantan Selatan. seorang petugas yg mengetahui proses sidang mengatakan ada juga hakim agung yg memprotes hukuman mati untuk Sambo. ada pun yg lainnya, Komisi Yudisial menawari para hakim mendapat pengawalan khusus, hingga menyiapakan rumah aman. tetapi di tolak oleh para hakim.

Handoko Luwanto
Proyek Geothermal yg sudah berjalan di Indonesia : 1) Di kawasan Gunung Salak, Jawa Barat. Proyek ini dimulai pada tahun 1982 berkapasitas 377 MW. Dioperasikan oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). 2) Di kawasan Wayang Windu, Jawa Barat berkapasitas 227 MW. Dioperasikan oleh PT PGE dan PT Medco Power Indonesia. 3) Di kawasan Kamojang, Jawa Barat berkapasitas 200 MW. Dioperasikan oleh PT (PGE). 4) Di kawasan Sarulla, Sumatera Utara berkapasitas 330 MW Dioperasikan oleh PT Medco Power Indonesia, Itochu Corporation, Kyushu Electric Power, dan Ormat International. (sumber: ChatGPT)

Rihlatul Ulfa
Kubu Sambo sempat percaya diri, hakim hanya akan menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara. Tim Sambo sempat membuat kajian dan perbandingan beberapa putusan perkara rencana pembunuhan. salah satu rujukan mereka adalah hukuman 15 tahun penjara untuk putra mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra. juga ada utusan pejabat Polri yang menemui pimpinan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat Persidangan masih berlangsung. mereka meminta Sambo divonis 15 tahun bui saja dengan merujuk pada hukuman terhadap Tommy Soeharto. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfud Md. mengatakan gerakan bawah tanah itu dilakukan seorang brigadir jenderal polisi sebelum jaksa membacakan tuntutan Sambo

Jo Neka
Ternyata mulai ada nama Pryway..jangan mengalahkan Disway.Ditunggu di baca enak dan perlu..Salam.sehat pak Pry.Dengan pengakuan implisit dr bli Leong.Seolah2 ada TESTISmoni dari perusuh bahwa Pryway mulai ada pasar.Sementara ini biar jualan di lapak pak Dahlan dl.Secara pak DI juga selalu memilih komentar pak Pry…tariiiik brik ehh pak Pry..

AnalisAsalAsalan
Akurasinya masih ada frasa “+/-“, sama seperti GPS. Kalau GPS menunjuk posisi seseorang, maka posisi tepatnya bukan di titik itu, dalam rentang 10m jari-jari. Semakin bagus GPS, otomatis rentangnya tidak jauh, hanya sekitar 2m jari-jari dengan pusat posisi orang di monitor. Begitu pula pengindraan atau USG bumi. Saat dibor kosong. Ternyata posisinya 3km dari posisi awal bor. Sampai saat ini, baru secanggih itu teknologinya, suka atau tidak.

andi syarmi
Sy menggaris bawahi pernyataan Abah DI yaitu ” Satu-satunya jalan untuk mendapatkan data itu hanyalah: lakukan pengeboran ! ”. Pernyataan Abah ini bertentangan dengan idiom ” Ada seribu satu jalan menuju roma “. Pernyataan ini juga berpotensi menghambat para pemikir, scientist dll untuk menemukan solusi dan penemuan baru. Teknologi itu selalu berkembang justru dengan menyatakan bahwa ada cara-cara lain yang harus di temukan untuk membuat dunia ini semakin mudah , simple dan tidak merusak lingkungan. Mengapa harus menghasilkan sumber energi yang ramah lingkungan, tetepi prosesnya justru merusak lingkungan ? Sy pernah baca artikel Disway yg menyebutkan bahwa Tiongkok yg kaya cadangan batu bara, justru mengimpor batubara dari Australia dikarenakan karena negara komunis itu tidak mau mengeruk batubara dari lahan mereka, karena bisa merusak lingkungan. Dulu, Jeman menghadapi krisis bahan baku Amonia untuk bahan baku amunisi perang. Karena satu-satunya bahan baku amonia alami terbanyak hanya ada di Chile yg akses penguasaannya ada pada Sekutu. Tp jerman mengerahkan ilmuwannya untuk mencari cara lain untuk menghasilkan amonia. Maka terciptalah Amonia dari udara oleh Fritz Haber. Komen ini bukan untuk ” Menyerang ” Abah, Sy akan tetap jadi loyalis Abah. Walaupun Abah fans Liverpool yg jadi lawan berat MU klub idola sy. Tidak pernah mengkritik bukan satu-satunya cara untuk mengekspresikan kecintaan kita kpd seseorang. Salam sejahtera untuk Abah DI, smg sehat sll & trs berkarya.

bagus aryo sutikno
Guna meminimalkan resiko timbulnya gempa bumi, disarankan ibu2 menggunakan sport bra saat senam. Demikian dan ayoo lihat vidio orang senam.

Handoko Luwanto
_Tanya: Apakah eksploitasi geothermal bisa mengurangi potensi gempa bumi? _ChatGPT menjawab: Tidak, sebaliknya bisa meningkatkan risiko gempa bumi. Eksploitasi geothermal umumnya dilakukan dengan mengebor sumur2. Bertujuan untuk mengambil air/uap panas dari bawah permukaan bumi. Proses ini menyebabkan perubahan tekanan & suhu di dalam formasi batuan. Akibatnya memicu aktivitas seismik, termasuk gempa bumi. Gempa bumi ini disebut dengan “gempa bumi terkait geothermal” atau “induced seismicity”. Biasanya memiliki magnitudo yang kecil dan tidak merusak. Untuk mengurangi risiko gempa bumi yang lebih besar ada beberapa teknik, yaitu: 1)mengukur & memantau aktivitas seismik pada area geothermal. 2)melepaskan tekanan yang terperangkap di dalam batuan bawah tanah. Agar tekanan tidak menjadi terlalu tinggi dan memicu gempa bumi yang lebih besar.

bagus aryo sutikno
Di time line saya ada notifikasi, kalau bapak Kapolda metro mendidih darahnya gara2 anggotanya dicaci maki debt collector. Apa mungkin pada suatu waktu nanti, dibangun pembangkit listrik tenaga panas dalam..? Kulihat buanyak tuch yg esmosi saat lampu hijau baru menyala. Apa menunggu si unyil lulus sarjana..?#respect for Kapolda metro. #preman segeralah bertobat.

Desperado
Inul tidak cocok. Bagaimana kalau Reinhard Sinaga? Ratusan pria malang di Inggris dibor tanpa ampun. Korporasi batubara begitu kaya raya. Mengapa tidak diminta “sumbangsihnya” untuk proyek masa depan kelistrikan di Indonesia semisal geotermal? Uang 75 atau 500 miliar itu kecil buat mereka.

Liáng – βιολί ζήτα
ehm….. saya baru ngeh, istilah “gadis berwarna hijau” yang dipakai oleh Abah DI dalam beberapa CHDI sepertinya terinspirasi oleh “Kisah Misteri dari Woolpit” yang ditulis oleh William Parvus (Sejarawan Inggris) di dalam karyanya : “History of English Affairs”.

bagus aryo sutikno
Polos banget mR Liāng. Ndak usah jauh2 ke Inggris, coba buka kitab dharmo gandhul, iso genah cetho hal2 sedemikian. #kabari kami kalo dah khatam ya.

Mirza Mirwan
Sebenarnya dalam hal pemanfaatan panas bumi (geothermal) untuk memproduksi listrik kita tidak ketinggalan, kecuali dari Amerika Serikat. Dari belasan PLTP — pembangkit listrik tenaga panas bumi — yang kita punya, total kapasitasnya sudah di atas 2200 MW. Dan masih ada lagi PLTP yang belum beroperasi. Toh total kapasitas PLTP kita hanya sekitar 4% dari kebutuhan listrik nasional. Tetapi itu masih lebih unggul dari AS yang kurang dari 1%. Hanya saja kalah dari Filippina, Kenya, dan beberapa negara lain yang di atas 15% dari kebutuhan listrik nasional. Yang paling banyak membangun PLTP ternyata bukan PT PLN, tetapi PT Pertamina Geothermal Energy. Foto yang menyertai CHD hari ini, yang di Tomohon itu, adalah PLTP Lahendong, milik PT Pertamina Geothermal Energy. PLTP Lahendong punya 6 unit pembangkit dengan total kapasitas 562 MW. Selain PLTP Lahendong, PT Pertamina Geothermal Energy juga punya PLTP Kamojang (235 MW) dan PLTP Karaha (30 MW), kedua-duanya di Jawa Barat. Lalu PLTP Ulubelu (220 MW) di Lampung dan PLTP Sibayak (12 MW) di Sumatra Utara. PT PLN sendiri, sebatas yang saya baca, hanya punya 2 PLTP dengan kapasitas kecil: PLTP Matalako (2,5 MW) dan PLTP Ulumbu (10 MW), kedua-duanya di NTT. Negara semaju Kanada yang punya cadangan panas bumi dari British Columbia sampai Yukon saja belum punya PLTP, lho.

Juve Zhang
Sekarang ini listrik PLN sudah surplus, buat apa ngebor sana sini, yg konon di Jerman di stop karena menganggu tatanan energi dibawah sana akibatnya gempa yg terjadi. Sementara listrik surplus, lebih baik tenaga Surya ,angin, dan Air. Yg hebat bank asing tak mau mendanai smelter Ada## di kaltara. Karena masih akan menggunakan batubara untuk smelter alumunium nya, batubara Ada## sendiri. Memang hebat komitmen bank asing, tentu pak Boy lebih hebat lagi ,dana Telkom 6,7 Triliun saja bisa ngalir ke GOT# dan cukup dikasih saham 2%, 6700 milyar cukup 2%, mending beli saham IPO Pertamina Geotermal Energi yg Minggu ini melantai di Bursa, 6,7 Triliun bisa borong 70-80% saham Pertamina Geotermal, revenue nya jelas, profitabilitas bagus, green, dan membantu energi hijau Indonesia, ini malah nyumbang GOT# yg sudah diramal akan nyungsep 70_80%, karena pemilik besarnya SoftBank sudah tahu sejarah Got akan persis sama sejarah Gra# dan Shop## yg sudah melantai duluan di NASDAQ dan dua dua nya nyungsep nya persis sama dengan GOT# sekarang. Orang Pintar masih ada yg lebih pintar NGIBULI, sudah jelas bisa lihat grafik di NASDAQ pake HP anda pun sekarang bisa lihat. Zaman now HP itu Cangkul sakti bisa menghasilkan duit bisa juga melukai kaki anda. tergantung keahlian mainkan CAngkul nya. Yg lihai HP bisa menghasilkan duit , yg kurang lihai habis duit.wkwkwk

Budi Utomo
Geothermal? Mengapa tidak dari dulu? Saat Abah masih menjadi bawahan Pp? Apakah karena Abah tidak berani melawan atasan? Khan kata Abah ada tiga jenis orang yang tidak boleh dilawan: atasan, orang kaya, orang gila. Nah sekarang Abah yang bukan bawahan Jokowi cukup masuk akal “melawan” dan menantang Jokowi soal geothermal. Karena Jokowi bukan ATASAN Abah. Itu pasti. Bukan pula orang KAYA. Kata Menko Mahfud, Jokowi sulit dijatuhkan lawan-lawan politik beliau karena beliau bersih. Padahal kalau mau Jokowi bisa sekaya Pp melalui kasus “Pp Minta Saham” yang pernah bikin heboh negeri ini dan menjadi gosip nasional sebagai sumber kekayaan Pp. Yang modus operandinya sejak era Cendana. Selain itu Jokowi tanpa beban, tidak bisa diatur konglomerat manapun, apalagi diatur para koruptor dan para pengasong politik identitas. Tapi Abah, Jokowi sedang “mumet” banyak pekerjaan yang belum kelar. Salah satunya penanganan banjir Jakarta. Janji yang tertunda karena disabotase Seina. Jokowi bukan tipe pemimpin yang suka pekerjaannya mangkrak. Seperti hmbl*ng ataupun penanganan banjir Jakarta. Dan terakhir, Abah Dahlan berani melawan/menantang Jokowi soal Geothermal karena Jokowi bukan orang GILA. Abah salah! Jokowi itu “gila”! Gila kerja maksudnya. Mungkin proyek geothermal ini bisa Abah ajukan lagi bila Seina berkuasa. Dijamin mangkrak. Wakakaka. Episode memancing komen para perusuh terutama KS alias Achmad. Wakakaka

Amat K.
Komentar saya terinspirasi dari tulisan Abah Dis tentang jenis kelamin yang bukan laki-laki bukan perempuan: banci. Di Banjarmasin, banyak kuliner yang dikenal: soto banjar, ketupat kandangan, nasi itik gambut, pais (pepes) patin, patin baubar (bakar), dll. Namun, bahasan saya bukan tentang makanan tadi. Masih ada satu yang sengaja belum disebut yang termasuk di dalam dll. tadi “mie bancir”. Mie bancir adalah sajian sajian kuliner khas Banjar yang bahan utamanya mie kuning. Dimasak dengan kuah kaldu ayam soto banjar yang ditambah saus tomat. Dalam penyajiannya, mie bancir mendapat tambahan suwiran daging ayam kampung, irisan telur itik, irisan daun seledri, taburan bawang goreng, dan lebih nikmat dengan irisan limau kuit yang nantinya bisa diperas sesuai selera. Mengapa “bancir”? Bancir, dalam bahasa Banjar mempunyai padanan bahasa Indonesia “banci, bencong, waria, wadam”. Nah loh, ini mie, kok membawa-bawa jenis kelamin. Berarti mie bancir ini bukan lelaki bukan pula bini-bini (perempuan). Penamaan bancir, mengacu pada penyajian mie dalam keadaan setengah basah*. Disebut mie kuah tapi tidak berkuah banyak. Disebut mie goreng tapi ada kuahnya sedikit. Nanggung. Setengah-setengah. Bukan mie kuah. Pun bukan mie goreng. Bences. Sekian dari eike. Yuk yuuuuuuuuk. *di Jawa, penyajian seperti ini disebut mi nyemek

mz arifinuz
Mie kok bentuk nya seperti cacing. Kenapa tak dibentuk kotak, bundar, gepeng2. Karena seperti cacing, saya pilih nasi goreng, atau cap cae.

mz arifinuz
Nambang geothermal ngebor, senggama dulu mahal, berkeringat, meras otak, ngos2an, stress, setelah berhasil, baru pesta resepsi rame2, mandi wajib. Manggil kopi darat komentator Disway II.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Geothermal

KEMPALAN: GEOTHERMAL itu tidak laki-laki tidak perempuan. Saya baru tiba di ruang itu ketika seseorang mengatakannya. Saya tengok siapa ia: oh.. Direktur Utama PLN Dr Darmawan Prasojo.

Saya pun diminta duduk di sebelah kanannya. Di ruang tunggu di Hotel Bidakara, Jakarta, kemarin. Saya ingin terus mendengarkan kenapa jenis kelamin dibicarakan di situ.

Di sebelah kanan saya lagi ada Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto. Yakni komisi yang membidangi energi dan riset. Kemarin itu kami sama-sama menunggu dimulainya acara tahunan penghargaan atas prestasi-prestasi di bidang kelistrikan Indonesia. Sudah hampir 10 tahun saya absen di acara seperti ini.

Yang dimaksud ”banci” oleh Dr Darmo (begitu panggilan dirut PLN) itu adalah skema proses bisnis geothermal. “Harusnya ikut tata cara migas,” kata Dr Darmo. Yakni ada perhitungan cost recovery.

PLN sangat berkepentingan agar seluruh potensi geothermal bisa jadi listrik beneran. Listriknya sangat hijau. Juga murah. Apalagi di tengah tekanan agar PLN segera mengakhiri sumber listrik dari batu bara.

Anda sudah tahu: potensi listrik dari geothermal setidaknya masih 20.000 MW. Ada yang menyebut 28.000 MW. Tapi mewujudkannya sulit: pemenang tendernya sulit mendapat pendanaan. Itu karena sumber dana menginginkan kepastian: benarkah ditemukan sumber panas bumi di lokasi itu. Kalau pun ada, benarkah besarnya seperti yang ada di dokumen tender.

Satu-satunya jalan untuk mendapatkan data itu hanyalah: lakukan pengeboran! Tapi biaya pengeboran itu bisa mencapai Rp 75 miliar. Satu sumur. Mahal sekali. Inul Daratista memang bisa ngebor, lebih murah, tapi tidak cocok untuk geothermal.

Padahal, setelah menghabiskan uang sebanyak itu, belum tentu ditemukan panas bumi di situ. Padahal pula, di satu lokasi tender harus dilakukan pengeboran sampai 5 sumur: untuk mendapatkan jumlah panas bumi yang cukup ekonomis bagi membangkitkan listrik.

Maka sahut-menyahut terjadi di ruang tunggu itu. Banyak tokoh listrik di situ. Diskusi tanpa moderator pun berlangsung asyik. Kesimpulan pun bisa didapat: perlu dana negara untuk mengatasi kebuntuan geothermal.

Saya pernah menghitung: 12 tahun lalu. Negara ”hanya” perlu menyiapkan uang Rp 500 miliar. Sebagai dana awal saja. Dana bergulir. Sangat tidak banyak untuk ukuran negara. Dibanding dengan hasil yang akan didapat. Terutama untuk mencapai listrik hijau selamanya.

Dan lagi, uang itu tidak hilang. Dana itu akan digelindingkan dari satu geothermal ke geothermal lainnya.

Dana Rp 500 miliar itu –mungkin sekarang lebih dari itu– bisa dipakai untuk mengebor 10 sumur. Di dua lokasi. Dari 10 sumur itu mungkin 4 yang ”kosong”.

Tapi jelaslah bahwa di lokasi itu ada panas bumi atau tidak. Jumlah panas buminya juga jelas.

Setelah potensinya nyata, barulah pemerintah melaksanakan tender. Yang ikut tender pun sudah bisa berhitung: akan menawar di harga berapa. Pemenang tender harus mengganti biaya pengeboran dari dana APBN tadi. Menggelinding. Uang pengembalian dipakai lagi untuk mengebor di lokasi lain.

Selama ini tender geothermal dilakukan seperti menebak gadis bercat hijau di ruang gelap. Sangat spekulatif. Tidak serius.

Maka semua tokoh listrik di ruang itu sepakat cara seperti itu. Tapi semua juga menyadari: tidak mudah mewujudkannya. Terutama dikaitkan dengan aturan penggunaan uang APBN. Pertanyaannya: siapa yang akan mengelola uang itu.

Jelaslah: hanya keputusan atau peraturan Presiden yang bisa menerobos kebuntuan ini.

Tidak hanya itu.

Lokasi yang berpotensi memiliki panas bumi, hampir semuanya sudah ditenderkan. Sudah ada pemenangnya. Sudah lama sekali. Maka harus ada juga terobosan lain: akan diapakan itu. Dibatalkan semua? Diultimatum? Yang kalau setahun ke depan tidak melaksanakan maka status sebagai pemenang tender dibatalkan?

Anda sudah tahu: pemerintah Presiden Jokowi sangat berani dalam hal menerobos kebuntuan di banyak bidang. Tapi masih ketinggalan di soal geothermal. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 22 Februari 2023: Bahagia Sejahtera

Udin Salemo

#everyday_berpantun Pesuruh kantor beli kuini/ Belinya ke Pasar Pandaan/ Perusuh disway memang berani/ Pak boss DI-pun jadi candaan/ Pak Kos turunan bangsawan/ Orangnya rapi suka pakai dasi/ Pak boss DI bukan berangasan/ Walau disenggol tak naik tensi/ Tabang randah buruang Kenari/ Inggok di dahan batang malinjo/ Sabanta bana rasonyo hari/ Awak masih surang sajo/ Ambo ka pai ka Sungayang/ Untuak manjua ikan belanak/ Ka bakeh urang bakato sayang/ Lupo di rumah alah baranak-pinak/

Mirza Mirwan
Dharavi memang area slum terbesar di Mumbai. Tapi bukan satu-satunya. Area slum juga bertebaran di balik gedung-gedung yang menyangga langit. Jadi tidak terlihat menyolok mata kayak Dharavi. Mankhurd-Govandi belt, Kurla-Ghatkopar belt, Dindoshi, dan Bhandup Mulund, adalah beberapa area slum lainnya di Mumbai. Menurut Pemerintah Maharashtra ada ribuan area slum di Mumbai. Bagaimana dengan New Delhi? Di ibukota India itu juga ada ratusan area slum. Madanpur Khadar, Sangam Vihar, Paharganj, Kathputh, dan Seemapuri, adalah beberapa di antaranya. Kalau naik mobil area slum itu tidak terlihat, tetapi kalau naik metro (kereta komuter) jelas terlihat karena dilintasi rel kereta. Kenapa produser film India suka menjadikan Dharavi sebagai lokasi syuting? Tentu saja karena, untuk film yang butuh ratusan figuran, mudah mendapatkannya di Dharavi. Dengan bayaran murah. Semurah bayaran tukang tepuk-tangan di acara TV kita.

Jimmy Marta
Kalau anda disuruh milih, anda pilih bahagia atau sejahtera?. Berdasarkan survey, 72, 7% orang memilih bahagia dg alasan, sejahtera(bc:kaya) belum tentu membuat bahagia. Dan 27,3% memilih kaya. Katanya, dg kaya semua dibeli. Meiliki segalanya itulah kebahagiannya.. Sejahtera dan bahagia adalah dua kondisi yg berbeda. Maksudnya, jika orang sejahtera bisa dilihat mata telanjang. Namun orang bahagia belum tentu bisa dilihat secara kasat mata. Jika kita aplikasikan kondisi ini, di perusuh disway, kita susah tahu siapa2 yg bahagia.(Sejahtera gk usah dibahas). Namun sekedar tanda2, kt bisa menyebut nya bbrp. Misal e, orangnya sering tertawa. Atau orangnya membikin orang tertawa. Atau ini, ceritanya bisa bikin orang ramai2 bahagia mentertawakan kalimatnya…hehe. Sudahlah…! gk usah seriusan tentang siapà2 itu. Kita berusaha saja mengisi tabungan masing2. Mudah2 dg begitu kita menjadi sejahtera plus bahagia… #banyak komen banyak rezeki #chd rame tf lancar

Liam Then
Kemajuan ekonomi Tiongkok, sampai-sampai bikin Hollywood modifikasi scenario, masukan artis-artis asal Tiongkok kedalam film-filmnya, beberapa malah sudah memakai pemeran utama artis Tiongkok, malah sudah ada yang memasukan artis Barat ke dalam setting cerita yang sepenuhnya di Tiongkok. Kemajuan ekonomi India pun di ramal dimasa depan akan menyusul Tiongkok. Jumlah populasinya hampir sama, jika ada gerakan positif , sumbangan ratusan juta orang ke dalam ekonomi,skalanya bakal tak main-main. Cuma bedanya di India ada industri film yang sudah berakar kuat. Jangan-jangan dimasa depan, alih-alih kita lihat Film Hollywood dengan aktor asal India. Kita malah ketemu film India dengan bintang Holywood di dalamnya. Muncul dari balik pohon, kemudian menari-nari bersama bintang utama lokal. Kwkwkkwkw

Liam Then
Artikel hari ini juga alih-alih mikir tentang Dharavi, malah di buat teringat tentang biji pinang kering, memori masa kecil, waktu pecahkan cangkang pinang yang sudah dijemur, untuk di keluarkan bijinya. Dari dulu bertanya-tanya, tapi tak pernah sampai level ingat untuk cari informasinya di internet. Karena berhubungan dengan India, yang saya curiga tempat tujuan ekspornya. Akhirnya teringat ,dan di google sekalian. Ternyata tujuan ekspor utama biji pinang kering itu ke Thailand, Pakistan dan India. Untuk kebutuhan industri macam-macam. Harga pinang kering sangat berfluktuasi. Saya tebak karena sifatnya yang bisa tersimpan dalam gudang dalam tempo lama. Order menjadi tergantung kontrak yang di dapat oleh eksportir. Ketika sudah dekat deadline, harga yang di berikan eksportir luar bisa tingginya ,bisa 4-5 kali lipat tingginya. Pengumpul biji pinang kering yang nafasnya panjang, untung besar ketika lepas pada saat harga tinggi. Lagi-lagi muncul pertanyaan, kenapa di luar negeri kebutuhan begitu tinggi, apakah todak ada industri didalam negeri yang manfaatkan biji pinang kering ini? Info sekilas google biji pinang ini di gunakan untuk banyak industri, dari herbal, kosmetik, sampai tekstil.

Handoko Luwanto
Tanpa melihat sendiri kolam cuci bajunya, sudah bergidik membayangkan di area seluas 1 x 2 km dihuni sejuta orang. Itu artinya 1 orang menempati area seluas 2 meter persegi, tanpa akses jalan umum. Maka gak bisa ditunda lagi pembangunan di Dharavi. Tapi dg biaya Rp 200 T apa sudah pernah dikaji gak bakal hilang kebahagiaan, toleransi dan minimnya angka kejahatan di kawasan itu ? Jangan sampai nanti setelah kawasan kumuhnya hilang,

Yellow Bean
Aku membaca nya Abah sedang mengabarkan India yang ingin berbenah dan masih melibatkan Adani karena kenyataannya mereka lah yang menyanggupi tender yang di selenggarakan. Soal kalimat kontroversi yang terselip, kayaknya Abah sedang ingin menjadi seniman bangsa Eropa yang bisa membuat patung untuk penggambaran sebuah keindahan. Seperti Ketika membaca guyonan lingga yoni dari Bli @LP , akupun risih tapi ketika yang lain menganggap wajar Aku pun memilih diam. Jika ada perumpamaan istri adalah pakaian untuk suami dan suami adalah pakaian untuk istri maka gadis telanjang aku mengartikan sebagai gadis lajang yang belum memiliki pasangan atau pakaian. Jika dia cantik secara fisik dan akhlak pasti lah akan menjadi magnet untuk siapa saja yang mengetahuinya. Itu pun jika gadis itu masih usia remaja di umpamakan gadis yang belum tersentuh lawan jenis. Akhirnya belajar berpikir jauh seperti penyair.

yea aina
Gautam Adani si taipan infrastruktur India. Bisnisnya meliputi infrastruktur (pelabuhan laut Mundra dan bandara internasional Mumbai), komoditas (batu bara dan semen) pembangkit listrik dan transmisnya juga real estate. Karena kedekatannya dengan PM Modi, Adani grup tampak seperti mendapatkan “penugasan” proyek infrastruktur nasional. Tentunya tanpa PMN, kan baru layak disebut bumm (badan usaha milik Modi) bukan BUMN. Kalau BUMN berhak mendapatkan PMN yang bersumber APBN, pun kabar-kabarnya pemiliknya berganti. Bumn (badan usaha milik en oe).

Mirza Mirwan
Versi Worldometer yang datanya real-time, per pukul 14.00 populasi China 1.454.095.861, sedang India 1.416.633.655. Kalau Bung JK menengoknya sekarang pasti sudah bertambah lagi.

Liam Then
Saya pernah kerja di Jakarta, 4-5 tahun lamanya. Pernah terpikir solusi kemacetan untuk Jakarta. Mengikuti pakem kota Taipei dan kota-kota besar di Taiwan. Jadi diambil strategi long shot. Pemda DKI, kerja sama dengan PT.KAI. untuk kembangkan area stasiun kecil. Stasiun di bangun ulang, didisain tower untuk beberapa lantai di bawah, digunakan untuk stasiun ,bebeapa lantai di atas di set sebagai tempat niaga, kemudian diatasnya lagi untuk apartemen tempat tinggal. BUMD DKI yang tangani sektor kontruksi, di tugaskan untuk borong dan beli daerah sekitar untuk dikembangkan jadi kawasan niaga dan hunian vertikal. Stasiun kecil yang bertebaran di seantero DKI di jadikan titik temu arus perpindahan kegiatan populasi. Jadi menyebar, dan tidak terkonsentrasi lagi di pusat-pusat ekonomi lama yang jadi biang kemacetan, karena seluruh orang menuju kesana setiap hari. Sekali kayuh dua tiga pulau terlampaui. Metode perpindahan populasi bisa di modifikasi, dari menggunakan kendaraan menjadi pakai commuter kereta api, pusat niaga,ekonomi kota tersebar, hunian di atas stasiun kereta bisa dijadikan tempat pindah yang tak bisa di tolak oleh korban gusuran, karena tempatnya sangat cocok untuk kaum pekerja, mereka naik kelas pindah ke pusat ekonomi baru. BUMD dan KAI bisa cuan dari sewa space diatas stasiun kereta. Dan dari hasil penjualan /sewa gedung-gedung sekitar yang di kembangkan kerjasama BUMD dan KAI. Angka kemacetan bisa berkurang drastis, karena kemana-mana cukup pakai commute

Pryadi Satriana
Pryway: Istilah ‘testimony’ TAK TERKAIT ‘buah pelir’! ‘Testimony’ berasal dari ‘testis’, yg berarti “a witness, one who attests”. Despite the common modern assertion, the sense of the world is unlikely to have anything to do with ‘testicles’ (sumber: etymonline.com, “testimony”). Mengapa ada salah kaprah ‘testimony’ berasal dari ‘testis’? Sumber salah kaprah itu bisa ditelusuri dalam bhs Yunani (Greek), bahasa yg jauh lebih tua dan “mempengaruhi” bhs Latin. “It was Latin that borrowed the most terms and vocabulary from the Greek language” (glosaidomas.com, “Greek vs. Latin — Origins and Differences”). Dalam bhs Yunani, ‘parastatai’ berarti ‘testicles/testis’, sedangkan ‘parastates’ berarti “one that stands by” (‘witness’, ‘saksi’). Jadi, “Greek ‘parastatai’ (testicles/testis) has been WRONGLY ASSOCIATED with the legal sense of ‘parastates’ (etymonline.com, “testis”). Demikian penjelasannya. Salam. Rahayu.

Purnomo Inzaghi
Ternyata ada juga usaha pemerintah India untuk menata pemukiman kumuh di kota besar disana dan ternyata yang akan menggarap proyeknya adalah grup Adani. Modi orang Gujarat, Adani orang Gujarat…hmm ngga aneh sih tapi kok kelihatan ada yang gimana gitu. Proyek akan selesai dalam 17 tahun, saat itu jangankan Mumbai, Nusantara aja sudah jadi kota modern nun di jantung Republik Indonesia. Mungkin saat itu juga Jakarta sudah bebas dari kawasan kumuh, entah siapa Gubernurnya dan siapa Presidennya.

Liam Then
Skema seperti inilah yang mau saya tawarkan kepada pemilik hak lahan di sepanjang pinggiran sungai Kapuas, di pusat kota Pontianak. Tapi tidak pakai investor pengusaha. Bentuk BUMD khusus, pakai dana Bank Kalbar, biar Bank Kalbar yang cari dana. Nanti selesai dibangun, semua pemilik hak lahan asli, dapat jatah 2 lantai terbawah gedung baru. Untuk ganti untung hak lahan. Sisa lahan setelah sempadan tanggul sungai dengan konsep waterfront city seperti Shanghai, jalan gede dan pedestrian di sepanjang sisi sungai. Dibangunkan high rise perkantoran, universitas, pusat niaga, gedung hotel. Semuanya tetap milik pemda. Untuk disewakan spacenya atau di kerjasama operasi-kan dengan jaringan hotel ternama. Tepat di tengah kawasan CBD , bangun satu jembatan suspensi melintasi badan sungai, yang seperti di LA, di lokasi penyebrangan ferry ASDP Pontianak, yang menghubungkan Pasar Siantan dan kawasan niaga lama di Pasar Tengah. Jika bisa kesampaian, kota Pontianak pasti jadi wah wah, bolehlah bangga mirip-mirip dikit dengan foto kalender. Pemkot pun ada harapan potensi cuan ,gedung-gedung di kawasan paling ekslusif di Pontianak , bakal jadi milik pemkot full !!! Cuannya bisa nanti buat studi PNS muda berprestasi pemkot ke corpo bergengsi, beasiswa anak mude Pontianak, supaya tambah dokter umum dan spesialis, serta tambah lulusan enginering dan infomatika. Kalo tak setuju skema, HGB tak diperpanjang, biar rugi sekalian. #kalo saya jadi walikota. #Pontianak Mantab 2035

Parikesit
PANGILING- ILING. (Kagem kito sedaya) Katingalipun, nuwun inggih, Wonten piyantun santri ingkang sampun kabai’at Thariqah Syattariyah, anembe nikmati raos gemuruhing sorak sorai komentator, kelawan diksi vulgar ingkang sampun dipun tebar, nyerat kanti tarian jempol wonten nginggilipun keypad smartphone, seratan nawala ingkang kawaos dening pinten pinten piyantun, mboten mligi piyantun kakung sepah, ananging ugi suto siwi jaler-estri, ageng soho ugi alit. ISTIDRAJ. pramilo kito kedah tansah kahimutan perkawis istidraj puniko. panglulu lembut saking Gusti, ngambah sirri sak jroning manah. Samudraning pangaksami. Nuwun. ~Parikesit

Pryadi Satriana
TERJEMAHAN BEBAS Ada seorang santri tarekat Syattariyah, yang lupa diri, “menari-nari mengikuti irama kendang komentator”, lagi2 mengumbar diksi vulgar di Catatan Harian DAHLAN ISKAN, yang dibaca banyak orang, tidak saja laki-laki dewasa, tapi juga dibaca anak2 muda, laki2 perempuan, besar kecil. Hal semacam itu MENURUNKAN DERAJAT MANUSIA. “Panglulu lembut saking Gusti, ngambah sirri sak jroning manah” (Yang ini biar aja ybs. yang memaknai). Mohon maaf sebesar-besarnya. Salam. ~Parakesit

Er Gham
Penduduk Dharavi mungkin lebih bahagia, dibandingkan penduduk Mumbai misalnya. Tidur mereka setiap malam, mungkin lebih nyenyak dan lelap. Tidak berpikir jauh ke depan, hanya bagaimana besok tetap makan dan minum. Makan juga seadanya, tapi makannya lebih nikmat dibandingkan warga Mumbai. Kalau lapar, mereka makan. Kalau haus, mereka minum. Kalau ngantuk, mereka tidur. Kadang mereka menganggur satu hari, karena tidak ada kerjaan misalnya. Lalu diam saja di rumah. Duduk sendirian, menikmati segelas kopi murah. Tapi mereka tidak ghibah. Mereka tidak korupsi. Mereka tidak merusak alam. Tidak menggaanggu tetangga. Sepenuhnya pasrah akan takdir Tuhannya. Mereka mungkin lebih bahagia dibanding tetangganya di Mumbai.

Fiona Handoko
menurut mbah kliwon. ada ilmu arah rejeki berdasarkan cara tidur istri di pagi hari. jika pagi istri tidur miring ke kiri, maka carilah rejeki ke arah barat. jika pagi istri tidur miring ke kanan, maka carilah rejeki ke arah timur. jika pagi istri tidur tengkurap, maka carilah rejeki ke arah utara atau selatan. jika pagi istri tidur telentang, maka jangan pergi *** karna rejeki sudah di depan mata ***

mz arifinuz
Tahi burung di dekat pusar gadis telentang? Tembelek lancung? Tahi ayam? Jago? Apa tai kucing? Lanang? Jantan? Siapa mau jadi jago, kucing jantan nya?

Handoko Luwanto
Ada bocoran sinopsis sebuah film baru India yg akan dibikin. Bertema kebahagiaan di atas kekumuhan. Berlatar belakang masa Dharavi menjelang dibangun total. Warganya mulai resah, bakal ada penggusuran besar. Mereka berdemo gak abis2. Makin keras aparat menghalaunya, makin ber-jilid2 demonya. Mulai bikin investor kehilangan kesabaran. Bikin penguasa tersudut. Sampai diciptakanlah provokasi di tengah2 komunitas Dharavi. Agar timbul gesekan sosial antar warga. Dari gesekan muncul panas, lalu menjadi api. Api makin membesar, akhirnya membakar kawasan Dharavi… Semoga filmnya gak jadi dibikin.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.