Minggu, 7 Juni 2026, pukul : 00:44 WIB
Surabaya
--°C

Presiden Palestina Peringatkan Gencatan Senjata Gaza Masih Rapuh, Sebut Sedang Bekerja dengan Mediator soal Tahap Selanjutnya

KEMPALAN: Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Jumat (15/5) memperingatkan bahwa gencatan senjata Israel-Hamas di Gaza masih “rapuh” seiring korban terus bertambah, wilayah menyusut, dan bantuan kemanusiaan terus menghadapi hambatan.

“Gencatan senjata masih rapuh sementara rakyat kami terus dibunuh, wilayah Gaza menyusut, dan bantuan terus menghadapi hambatan yang jelas-jelas merupakan pelanggaran Israel,” kata Abbas dalam pidato yang disampaikan atas nama dirinya oleh Pengamat Tetap Palestina untuk PBB, Riyad Mansour.

Pidato tersebut disampaikan dalam acara PBB di New York yang menandai peringatan 78 tahun “Nakba” Palestina, yakni pengusiran massal warga Palestina setelah berdirinya negara Israel pada 1948, yang diperingati setiap tanggal 15 Mei.

BACA JUGA  Gerakan Rakyat Yogyakarta Resmi Serahkan Berkas Legalitas Partai ke DPP, Jadi Provinsi Kedua Belas

Dalam pidatonya, Abbas mengatakan jajaran pemimpin Palestina sedang bekerja dengan para mediator dan mitra untuk bergerak menuju fase kedua perjanjian gencatan senjata guna memulai upaya pemulihan dan rekonstruksi.

Dia menyampaikan kembali visi Palestina tentang “satu negara, satu pemerintahan, satu hukum, dan satu senjata,” dan menekankan perlunya penarikan penuh Israel dari Jalur Gaza.

Warga Palestina menuduh Israel menciptakan kembali Nakba melalui perang di Gaza, yang menurut mereka telah menewaskan lebih dari 72.000 orang, menyebabkan kerusakan besar pada bangunan tempat tinggal, dan menghambat pekerjaan Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Tengah (UNRWA).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.