Senin, 20 April 2026, pukul : 14:30 WIB
Surabaya
--°C

Mungkinkah Mental Presiden Prabowo Sedang Sakit?

Datang ke Putin untuk minta dibantu adalah langkah konyol dan sia-sia. Selama orientasi geopolitik Indonesia masih jalan bareng Amerika-Israel, selama itu juga, diplomasi ke Putin tidak ada artinya.

Oleh: Suyoto Abadi

KEMPALAN: Sebuah kejadian di luar nalar akal waras di pertontonkan dalam pentas dunia tanpa filter normal dalam pergaulan politik global yang peka.

Presiden Prabowo Subianto dalam percaturan politik global di tengah ketegangan perang Iran dengan Amerika Serikat – Isreal tampil tidak wajar dilihat, diamati dan dikaji dengan cara apapun dengan standar diplomasi model apapun, dan perilaku Presiden sangat di luar akal sehat atau tidak normal.

Yang muncul justru perilaku aneh dari para pembantunya yang melakukan upaya dengan pembenaran logika setelah Prabowo menjadi little Donald Trump lewat jalur BoP dan jual murah meriah Indonesia ke Amerika Serikat.

Dampak setelah kapal tanker Indonesia dilarang lewat oleh Iran di Selat Hormuz. Prabowo tiba-tiba banting setir melakukan kunjungan ke Rusia untuk mengais minyak.

Prabowo yang telah menjadi budak Trump dan Zionis yang sangat dibenci Rusia dan China itu, nekad mengais minyak ke Rusia. Ya tidak mungkin mengemis ke Amerika sekalipun telah melelang Indonesia ke Amerika, ketika negara tersebut dalam bahaya kekurangan minyak untuk angkatan perangnya.

Vladimir Putin adalah pemimpin besar penuh pengalaman menghadapi kepala negara bermuka dua. Untung datang tanpa diundang tidak langsung diusir, Putin dengan raut muka kecut masih menerimanya dengan basa-basi yang hambar.

Siapa sebenarnya yang memainkan permainan badut bermuka dua ini tidak tahu diri. Gaya tipuan justru muncul bahwa Presiden Prabowo dilaporkan sukses besar mendapatkan minyak dari Rusia.

Setolol ini bahwa info dunia terbuka, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov buru-buru memberikan penjelasan dan memaparkan ada soal 3 (tiga) kendala (masalah) utama pembelian minyak dari Rusia.

Intinya hasil dari jalan-jalan ke Rusia adalah Zonk, dipukul Putin tidak ada diskon harga minyak untuk Indonesia.

Setelah gagal membujuk Putin tidak langsung pulang ikhtiar mandiri dari dalam negeri. Selebrasi kegagalan diplomasi dengan Rusia tanpa diskon harga minyak, bukannya introspeksi diri, perbaiki orientasi geopolitik Indonesia.

Malah singgah di Paris, tiup lilin merayakan ultah Seskab Teddy Indra Wijaya di negeri orang, hura-hura di tengah kegagalan negosiasi energi. Numpang pajak rakyat. Sungguh cerminan kekuasaan inkompetensi, rendah moral, minus empati.

Rakyat gelisah, resah, cemas menghadapi efek geopolitik global yang sedemikian menyusahkan. Presiden dan gerombolannya justru menikmati jalan-jalan dengan uang rakyat untuk keperluan yang tidak diperlukan rakyat.

Hasil traveling, buang anggaran perjalanan puluhan miliar, pakai acara singgah di Paris, rayakan ulang tahun menteri segala urusan Teddy di hotel ratusan juta. Mengapa tidak traveling ke Solo saja sekalian ngobrol dengan guru pilitiknya Jokowi. Yang patut di duga Jokowi dan Prabowo mentalnya sama – sama sedang sakit.

Prabowo lupa, beberapa waktu lalu Putin baru saja Veto (tolak) resolusi DK PBB desak Iran buka Hormuz. Putin berada di pihak Iran. Begitu kuat mendukung Iran. Semua yang bersekutu, dekat dan mendukung Amerika, termasuk Indonesia yang masih setia di BoP, terus perkuat kemitraan dengan Amerika, pasti dipukul Putin.

Datang ke Putin untuk minta dibantu adalah langkah konyol dan sia-sia. Selama orientasi geopolitik Indonesia masih jalan bareng Amerika-Israel, selama itu juga, diplomasi ke Putin tidak ada artinya.

Sudah tahu begitu, masih saja datang ke Rusia menemui Putin, konyol semua berjalan di luar akal normal, Prabowo melakukan diplomasi buta.

Bagi para pengagum penjilatnya tetap mendapatkan pujian setinggi langit bahwa Prabowo is the best.

*) Sutoyo Abadi, Koordinator Kajian Politik Merah Putih

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.