Senin, 20 April 2026, pukul : 14:33 WIB
Surabaya
--°C

Perlu Klarifikasi Prabowo dan Teddy

Prabowo dan Teddy harus mengklarifikasi gunjingan yang terjadi. Jangan sampai cubitan Luhut Binsar Pandjaitan pada pipi Teddy menggelinding menjadi fitnah yang tak terkendali.

Oleh: M Rizal Fadillah

KEMPALAN: Four Seasons Hotel George V Paris merekam banyak cerita. Hotel mewah yang pernah disinggahi dan menginap Greta Garbo, JP Morgan, Marlene Dietricht, dan Beatles ini kini bercerita tentang Teddy Indra Wijaya.

Ia menerima kejutan dirayakan ulang tahun ke 37 tahun oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebagai bawahan atau pembantu maka perayaan ini tentu saja sangat mengharukan, sensasional, dan terkesan romantis. Publik banyak yang geleng-geleng kepala.

Geleng kesatu adalah pemborosan anggaran untuk menginap Presiden bersama sejumkah pejabat dan staf di hotel berharga ratusan juta rupiah per malam. Dana apa yang digunakan? APBN atau sumbangan swasta berkualifikasi gratifikasi? Hal ini harus segera dilakukan klarifikasi dan investigasi.

Geleng kedua yaitu betapa spesialnya Seskab Teddy Indra Wijaya di depan Prabowo. Sedemikian perhatian dan terpikirkan untuk membuat kejutan di saat tugas serius kenegaraan ke Perancis. Ini namanya selingan indah.

Bagaimana tidak akan mendapat reaksi publik bila nyatanya peristiwa langka ini bisa terjadi?

Prabowo pernah berpidato masalah pengetatan dan penghematan anggaran dengan mengurangi perjalanan dinas, tidak banyak seremoni, menyederhanakan kegiatan, perayaan ultah cukup di kantor.

Pidato itu bertolak belakang dengan praktik di lapangan seperti perjalanan ke luar negeri Prabowo Subianto yang sering, dan perayaan ultah di hotel Paris yang mahal. Prabowo munafik.

Masalah hubungan Prabowo dengan Teddy dipandang tidak lazim. Setidaknya ada tiga kemungkinan publik menilai, yaitu pertama masih dalam hubungan Presiden dengan Menteri, kedua karena jarak usia maka Prabowo menganggap sang Letkol itu anak, atau ketiga, ada hubungan spesial model pasangan kekasih.

Tentu yang ketiga ini berbahaya dan tidak normal atau sakit. Teddy itu lakI-laki. Kita tidak boleh punya Presiden penyuka sesama jenis.

Skandal ulang tahun spesial di Four Season Hotel George V Paris harus diklarifikasi dan diusut. Ini terkait dengan moral, karakter, dan agama seorang Presiden RI.

Para ulama, rohaniawan, cendekiawan, dan aktivis keagamaan harus mulai peduli dengan keadaan pemimpinnya. Jika abai maka murka Tuhan akan datang.

Prabowo dan Teddy harus mengklarifikasi gunjingan yang terjadi. Jangan sampai cubitan Luhut Binsar Pandjaitan pada pipi Teddy menggelinding menjadi fitnah yang tak terkendali.

Bangsa ini butuh Presiden dan Waki Presiden yang sehat, cerdas, dan bermoral. Bila tidak, sebaiknya cepat ganti saja.

*) Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.