Jumat, 12 Juni 2026, pukul : 01:32 WIB
Surabaya
--°C

Ali Khamenei Syahid, Dr. Dhimam Abror: Bergabung BoP, Citra Prabowo Merosot

JAKARTA-KEMPALAN: Iran akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar kematian Ali Khamenei dalam serangan Israel dan Amerika Serikat. Pemimpin Tertinggi Iran itu telah terkonfirmasi tewas.

“Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai syahid,” demikian dilaporkan oleh stasiun penyiaran negara IRIB dilansir CNN Internasional, Minggu (1/3/2026). Dilansir Al Jazeera, kantor berita Tasnim dan Fars juga telah mengkonfirmasi kematian Ali Khamenei akibat serangan Israel dan AS di Iran. Serangan gabungan AS dan Israel di Iran terjadi pada Sabtu (28/2). Kubu AS dan Israel telah mengatakan Khamenei juga tewas dalam serangan di Teheran.

Pengamat hubungan internasional Dr. Dhimam Abror Djuraid menilai syahidnya Khamenei akan menjadi symbol perlawanan dunia Islam terhadap Amerika Serikat dan Israel.

“Islam di Indonesia dan dunia yang paling besar adalah Sunni. Syiah itu minoritas, besarnya terutama di Iran dengan di Irak. Tetapi dalam hal melawan Amerika ini, Syiah itu menjadi hero, pahlawan. Karena negara-negara Islam yang Sunni itu justru sebagian menjadi  anteknya Amerika. Yang notabene juga anteknya  Israel. Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, itu yang sekarang disasar oleh Iran, karena mereka antek-anteknya Amerika,” ujar Dr. Dhimam Abror, Minggu 1 Maret 2026.

BACA JUGA  DPRD Surabaya Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM Subsidi

Masuknya Indonesia ke BoP (Board of Peace/Dewan Perdamaian), ujar tokoh pers Jawa Timur ini, pasti jadi sangat kompleks.

“Bagi Indonesia sangat kompleks, Indonesia mayoritas Muslim Sunni sekaligus merupakan pendukung Palestina yang kuat. Semua operasi kemanusiaan di Gaza, yang paling aktif itu kan masyarakat Indonesia.  Tetapi ternyata Presiden Prabowo masuk di BoP dan dia mau mengirim 8000 pasukan TNI ke Gaza, terutama ke Rafah. Saya melihat Rafah itu daerah yang paling berbahaya, killing fields. Bahaya kalau pasukan TNI sampai masuk ke situ melakukan operasi militer. Apalagi ini tidak di bawah PBB,” terang doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjajaran Bandung tersebut.

Dr. Dhimam Abror menegaskan, syahidnya Ayatollah Ali Khamenei ini, menjadikan Ali Khamenei menjadi hero, pahlawan.

“Bukan hanya pahlawan Syiah, tetapi pahlawan Islam. Seluruh dunia Islam, secara terbuka maupun tidak, menganggap ini sebagai kematian syahid. Orang Syiah itu idolanya Sayyidina Ali dan kedua anaknya Hasan dan Husen. Hasan dan Husen serta Ali semua meninggal syahid, terutama Hasan dan Husen di Karbala yang sangat terkenal itu. Jadi kesyahidan Ali Khamenei dikhawatirkan akan memicu serangan yang berbahaya dari Iran ke negara-negara Teluk dan Arab yang menjadi pendukung Amerika. Israel juga akan menjadi sasaran habis-habisan,” prediksinya.

BACA JUGA  Normalisasi Bangunan Rampung, Kini Pemkot Surabaya Tata Basement Eks Hi-Tech Mal

Dr. Dhimam Abror pun menyesalkan kebijakan Presiden Prabowo yang bergabung dengan Indonesia. “Bagi Prabowo, saya kira citranya akan anjlok di mata umat Islam. Bukan hanya umat Islam Indonesia, tetapi komunitas Islam dunia. Prabowo dengan bergabung ke BoP akan menurunkan posisinya. Dia ingin tampil di panggung internasional, tetapi menurut saya akan menurunkan pamornya,” tegas Abror.  

“Karena itu dunia Islam jangan sampai terjebak oleh provokasi Yahudi Israel yang mempunya hidden agenda untuk membenturkan Syiah dengan Sunni, sehingga terjadi perang saudara sesama Muslim,” pungkasnya.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.