SURABAYA – KEMPALAN: Atmosfer di Lantai 11 Gedung Rektorat Universitas Negeri Surabaya (Unesa)sangat dinamis
penuh kepastian pada Rabu (18/2). Tanpa drama interupsi yang bertele-tele, Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengprov PASI Jatim berlangsung kilat. Hasilnya? Cak Hasan kembali terpilih secara aklamasi
Sebanyak 38 pemilik suara (voter) dari seluruh penjuru Jawa Timur sepakat dalam satu suara: memperpanjang masa jabatan Cak Hasan untuk periode 2026-2030. Tidak ada lawan, tidak ada keraguan.
Sentilan Pedas Ketua KONI Jatim: “Jangan Cuma Jago Gelar Lomba!”

Ketua KONI Jatim, M. Nabil, yang membuka acara tersebut memberikan pesan menohok. Di balik dukungan penuh kepada Cak Hasan, ada rapor merah yang harus segera diperbaiki. Nabil menyoroti ketimpangan medali yang sangat kontras di cabor atletik.
“Atletik ini lumbung emas, menyediakan 46 medali. Tapi Jatim hanya bawa pulang 4 emas, 6 perak, dan 8 perunggu. Ini tantangan besar!” tegas Nabil di hadapan peserta Musprov.
Nabil mewanti-wanti agar PASI Jatim tidak hanya terjebak dalam seremoni kejuaraan. “Sepakat pilih Cak Hasan berarti sepakat memajukan olahraga lari. Jangan cuma gelar kejuaraan, tapi setelah itu tidak ada tindak lanjutnya. Harus ada progres nyata!” imbuhnya dengan nada tinggi.
Cak Hasan: “Saya Bukan Pesulap!”

Menanggapi mandat berat tersebut, Cak Hasan yang baru saja terpilih kembali tidak mau mengumbar janji manis. Dengan gaya bicaranya yang lugas, ia langsung menagih komitmen balik dari seluruh pengurus kota, kabupaten, hingga pelatih.
“Sehebat apa pun seorang Cak Hasan, tanpa dukungan konkret kalian, target dari KONI itu mustahil tercapai!” seru Cak Hasan yang langsung disambut riuh peserta.
Ia menegaskan bahwa visinya ke depan bukan lagi sekadar juara tingkat regional. “Kita harus cetak atlet kelas nasional hingga dunia. Itu harga mati untuk Atletik Jawa Timur!” pungkasnya optimistis.
Sinyal Kebangkitan dari Sang Legenda
Optimisme ini juga diamini oleh dua sosok legendaris atletik Indonesia, Serafi Anelis Unani dan Sugeng Jatmiko. Keduanya yang hingga kini tetap loyal di lintasan lari meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Cak Hasan, kejayaan atletik Jatim yang sempat meredup akan kembali membara.
“Kami optimistis, aura prestasi yang membanggakan seperti dulu akan segera kembali ke Jawa Timur,” ujar Serafi singkat namun penuh keyakinan.
Kini, publik menunggu: mampukah PASI Jatim di bawah komando Cak Hasan mengubah “hujan perunggu” menjadi “banjir emas” di masa depan? Kita lihat saja.(Ambari Taufiq M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi