Kamis, 4 Juni 2026, pukul : 12:30 WIB
Surabaya
--°C

Tanggap Krisis Irigasi, Bambang Haryo Salurkan Pompa Air untuk Petani Sidoarjo

Sidoarjo — Menanggapi keluhan petani akibat gangguan pasokan air irigasi, Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), turun langsung ke Desa Bakung Pringgodani, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Ia membawa solusi cepat berupa bantuan pompa air aksial untuk membantu mengairi sawah yang terancam gagal panen.

Sebanyak 15 hektare lahan pertanian di desa tersebut terancam mengering akibat perubahan jalur irigasi yang menghambat aliran air. Tanpa tindakan segera, para petani berisiko kehilangan musim tanam.

“Saya tidak bisa tinggal diam ketika mendapat laporan bahwa sawah petani kekurangan air. Setelah mengecek langsung kondisi di lapangan, saya koordinasikan dengan instansi terkait dan langsung membawa pompa ini sebagai langkah darurat,” ujar BHS saat penyerahan alat pada Senin, 4 Agustus 2025.

BACA JUGA  Sabet Golden Ticket Unesa dan Tembus Skuad Uber Cup 2026, Thalita Ramadhani Berkilau di Jalur Prestasi Dunia dan Akademik

BHS menjelaskan bahwa pompa aksial ini akan membantu petani tetap memperoleh pasokan air, setidaknya hingga saluran irigasi utama bisa kembali berfungsi normal. Menurutnya, penyelamatan sektor pertanian tidak bisa menunggu lama, karena menyangkut hajat hidup masyarakat luas.

“Pertanian tidak bisa ditunda. Kalau aliran air tersendat, maka solusi harus cepat diambil. Pompa ini diharapkan bisa menjaga siklus tanam tetap berjalan, dan target produksi tetap tercapai,” katanya.

Politisi Partai Gerindra yang dikenal dekat dengan isu-isu rakyat ini menambahkan bahwa DPR RI tidak hanya bertugas membuat regulasi, tetapi juga harus hadir memberikan solusi nyata atas persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di sektor pangan.

Camat Balongbendo, Farkhan, menyampaikan terima kasih atas respons cepat tersebut. Menurutnya, bantuan itu sangat berarti bagi petani yang sudah lama menghadapi kesulitan air.

BACA JUGA  Filosofi Tawon AKP Setiawan: Warisan Kondusifitas Kompi 4 Bataliyon A Pelopor Menuju Den Gegana

“Bantuan dari Pak Bambang ini sangat kami apresiasi. Ini bukan hanya alat, tapi harapan bagi petani untuk bisa terus menanam dan mencukupi kebutuhan pangan lokal,” tutur Farkhan.

Bantuan ini dinilai strategis karena bukan sekadar bersifat darurat, tetapi juga mendukung upaya jangka panjang dalam membangun ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut sekaligus sejalan dengan program nasional untuk mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan.

Dengan keterlibatan langsung seperti ini, BHS berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dalam mengatasi persoalan-persoalan mendasar di sektor pertanian, demi kesejahteraan petani dan keberlanjutan produksi pangan nasional.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.