SURABAYA-KEMPALAN: Petinju Roy Tua Manihuruk mampu membuktikan kelasnya di depan lawan beratnya, Wellem Reyk. Pada ajang perebutan sabuk tinju kelas menengah nasional di Sport Center Uinsa, Surabaya, Sabtu malam, Roy Tua memukul jatuh Reyk.
Tidak tanggung-tanggung Roy Tua menang TKO atas Reyk setelah keduanya saling baku hantam dalam enam ronde. Lalu begitu duel akan memasuki ronde ketujuh, Reyk angkat tangan dan menyatakan tidak dapat meneruskan pertandingan.
Roy Tua pun berapi-api menanggapi kemenangannya ini. ’’Pada tahun ini, semua saya ratakan. Saya selalu bisa memenangi pertarungan dengan KO,’’ sebut petinju berusia 39 tahun itu. Kematangan persiapan disebut Roy Tua sebagai kunci kemenangan ini.
’’Kerja keras dan latihan. Tidak ada yang lebih hebat tanpa latihan. Semua ini dari persiapan yang matang,’’ sambungnya. Setelah ini, Roy Tua akan menyiapkan diri untuk tampil dalam sebuah ajang di luar negeri.
Kemenangan Roy Tua tersebut menutup rangkaian pertarungan tinju pada ajang JBRX Vol 2. Total, sebanyak enam partai yang dipertandingkan saat itu. Lima partai di antaranya mempertemukan antar-influencer.

Promotor JBRX Vol 2 Andhi Jabriks menyebut ajang ini tidak hanya bisa menjadi hiburan bagi pecinta tinju di kota Surabaya dan di Jatim. Lebih dari itu, dia juga menilai ini bisa jadi ajang untuk memotivasi petinju-petinju muda di Jatim.
’’Sehingga, kami mengharapkan dengan adanya ajang tinju JBRX ini nantinya bisa muncul petinju-petinju muda yang hebat dari Surabaya dan kota-kota lainnya di Jatim,’’ harap pria bernama asli Andhi Iswahyudi itu.
Senada dengan Andhi, Roy Tua juga memberikan pesan kepada para petinju yang masih muda. ’’Jangan kalian malas latihan. Sebab, latihan adalah kunci dari kesuksesan,’’ harap Roy Tua. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi