Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 03:09 WIB
Surabaya
--°C

PSG Pastikan Gelar Juara Liga Prancis Lebih Awal, Ini Kuncinya

PARIS-KEMPALAN: Paris Saint-Germain (PSG) mampu mendahului klub-klub liga elite Eropa lain yang memenangi liga domestiknya. Bermain di Parc des Princes, Paris, Minggu dini hari WIB (6/4), PSG mengalahkan Angers SCO 1-0.

Gol semata wayang wide attacker Desire Doue pada menit ke-55 yang jadi penentu pesta juara Les Parisiens (julukan PSG) dalam ajang Liga Prancis. Gelar juara musim ini, jadi gelar juara ke-13 dalam ajang Liga Prancis.

Skuad asuhan Luis Enrique tersebut memastikan gelar juaranya dengan mengoleksi 74 poin dalam 28 journee Liga Prancis dan berjarak 24 angka dari AS Monaco. Semakin spesial, PSG tidak terkalahkan sepanjang musim ini.

BACA JUGA: Ditinggal Mbappe, Pelatih PSG: Tidak Masalah

Lucho (sapaan akrab Enrique) menyebut faktor penentu keberhasilan PSG musim ini. Yaitu mengandalkan kedalaman skuad muda yang mereka miliki. Musim ini, rata-rata usia skuad PSG berada di 24 tahun. Termuda di Liga Prancis. Musim lalu, 24,9 tahun.

Dilansir dari laman Canal Supportters, Lucho menganggap pondasi musim lalu yang sudah membangun kekuatan PSG saat memenangi Ligue 1 musim ini. “Tim ini sudah menunjukkan kedewasaan yang tidak biasa bagi tim yang masih muda,” tutur Lucho.

Meski dengan berbekal skuad termuda di Liga Prancis, statistik PSG di Liga Prancis pun tetap mentereng. “Skuad muda kami mampu bermain lebih fleksibel dalam menyerang dan juga di dalam bertahan,” sambung Lucho.

Selain skuad muda, Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi juga menyebut tidak adanya pemain yang terlalu menonjol kebintangannya. PSG juara tanpa Kylian Mbappe atau Neymar Jr. Dari sisi nilai pasarnya, tidak ada pemain dengan nilai pasar di atas 100 juta Euro (Rp 1,8 triliun) dalam skuad PSG musim ini.

Wide attacker Khvicha Kvaratskhelia jadi yang tertinggi nilai pasarannya dalam skuad PSG. Itu pun hanya 80 juta Euro (Rp 1,4 triliun). Al-Khelaifi menyebut, seluruh dunia sudah bisa menyaksikan PSG juara dengan mengandalkan kolektivitas permainan.

“Filosofi kami didasarkan pada kebersamaan di atas segalanya. Bintang PSG adalah tim, dan bintang ini bersinar sangat terang,” sebut Al-Khelaifi. “Kami akan menghargai momen ini bersama sebagai sebuah keluarga dan dengan fans kami yang luar biasa,” tegasnya.

Dia pun berharap PSG bisa meneruskan streak unbeaten-nya sampai journee terakhir Liga Prancis. “Musim ini masih jauh dari kata berakhir, kami harus terus bekerja keras dan fokus, laga demi laga. Berjuang untuk segalanya di semua kompetisi hingga saat-saat terakhir musim ini,” pungkas Al-Khelaifi. (YMP)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.