Dalam Preskon Pertamanya Sebagai Pelatih Chelsea, Ini Ambisi Pochettino

waktu baca 2 menit
Pelatih Chelsea Mauricio Pochettino. (Foto: Daily Telegraph)

LONDON-KEMPALAN: Setelah ditunjuk jadi tactician Chelsea sebulan lalu, maka baru Senin malam WIB (4/7) Mauricio Pochettino untuk kali pertama membeberkan mimpi-mimpinya untuk The Blues (julukan Chelsea).

Poche (sapaan karib Pochettino) telah mulai bertugas di London Cobham (kamp latihan Chelsea). Dikutip dari laman BBC Sport, mantan nahkoda Tottenham Hotspur itu sudah mematok ekspektasi besar bagi Thiago Silva dkk.

’’Dalam 10, 12, atau 15 tahun kelak, Chelsea salah satu klub terhebat di Inggris,’’ ungkap Poche. Pelatih berkebangsaan Argentina itu pun sudah memahami tantangan apa yang ada di hadapannya.

’’Aku sudah sangat memahami Liga Primer Inggris dan semua kultur yang ada di dalam Chelsea. ’’ sambung Poche. Pengalamannya selama menukangi Tottenham Hotspur dan Southampton FC jadi modalnya.

BACA JUGA: Dipecat PSG, Ke Sini Pochettino Akan Lanjutkan Karirnya

’’Menurutku, pendukung klub kami (Chelsea) layak untuk kembali antusias kembali dan kembali ke jalan untuk merayakan kemenangan,’’ harap Poche. Itu yang tidak tercipta di skuad Chelsea setelah diakuisisi Todd Boehly.

Sepanjang era Boehly, tercatat sudah tiga pelatih yang harus angkat kaki dari Chelsea, di antaranya Thomas Tuchel, Graham Potter , dan Frank Lampard. Poche jadi pelatih yang keempat.

Poche pun mewarisi skuad usia muda yang sudah dirancang Potter dan gagal diolah di era Frankie (sapaan akrab Lampard). Kebetulan, Poche termasuk pelatih yang memberi kepercayaan kepada pemain muda.

Dia menjanjikan pendekatan yang berbeda dibandingkan pelatih-pelatih Chelsea lain di era Boehly. ’’Aku pikir kami membutuhkan pemahaman bahwa kami harus bekerja lebih keras dan menciptakan atmosfer sangat bagus di kamp latihan,’’ harap Poche.

Chelsea sudah kehilangan tajinya sejak ditinggal pergi Tuchel. Pada era Sang Profesor di saat itu, Chelsea bahkan pernah memenangi Liga Champions. Capaian itu yang pada era Poche ini diharapkan bisa terjadi.

Setidaknya Chelsea bisa kembali menembus empat besar klasemen akhir di Liga Primer Inggris. ’’Bagiku, sebuah kehormatan tersendiri bisa terlibat dalam perjalanan Chelsea,’’ tegas Poche. (Yunita Mega Pratiwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *