Selasa, 23 Juni 2026, pukul : 21:36 WIB
Surabaya
--°C

Apresiasi Gebyar Prestasi Al-Quran Yayasan Khadijah, Khofifah: Upaya Menyiapkan Generasi Qurani

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi gelaran Gebyar Prestasi Al-Quran Yayasan Khadijah yang diselenggarakan di Gedung Islamic Centre Surabaya, Sabtu (3/6).

Menurutnya, gelaran ini adalah upaya menyiapkan generasi Qurani yang akan menjadikan Al-Quran sebagai ruh perjuangan dan pengabdian di masa depan.

“Jadi ruh Al-Quran ini harus ditanamkan. Meskipun membuka gadget, maka jangan lupa yang dibuka juga  adalah Al-Quran,” kata Gubernur Khofifah kepada awak media seusai acara.

Ia tidak melarang untuk membaca dan mengakses  lainnya.  Namun, baik anak maupun orang tua tetap harus selektif dalam memilih dan memilah aktivitas yang dilakukan dengan gadgetnya.

“Jadi boleh mengakses  beragam vitur tapi harus dipilih dan dipilah betul. Ambillah yang produktif dan positif. Di sinilah peran penting literasi digital. Kalau literasi digital berjalan dengan baik, maka proses memilih dan memilah itu akan berjalan dengan sendirinya. Juga mereka akan membaca dan menghafalkan Al-Quran dimana saja mereka berada,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengungkapkan bahwa gebyar prestasi Al-Quran tidak kalah dengan gebyar prestasi yang lainnya. Sebab, kegiatan ini penting dalam menyiapkan generasi Qurani.

“Bahkan, gebyar Prestasi Al-Quran ini tidak kalah dengan gebyar pentas seni biasanya. Insya Allah ini adalah area ngunduh barokah Allah SWT,” imbuhnya.

BACA JUGA  Polisi, TNI dan Petani Bersinergi Pantau Pertumbuhan Jagung di Desa Pesawahan Porong

Tidak sampai di situ, sebagai seorang alumni Yayasan Pendidikan Khadijah, Khofifah mengaku bangga sekaligus meneteskan airmatanya manakala melihat bagaimana banyaknya surat-surat Al-Quran yang telah dihafalkan oleh siswa-siswi TK-SD-SMP dan SMA dari Yayasan  Khadijah.

“Tentu kita semua berharap yang hari ini khataman Tahfidz berapapun banyaknya, yang sudah dihafal oleh anak-anak sekalian, maka ini adalah sangu bagi anak-anak semua. Maksimalkan sesuai dengan ikrar anak-anak sekalian. Tiap hari jangan lupa membaca Alquran,” pintanya.

Lebih jauh, Ketua Umum PP Muslimat NU ini juga mengajak anak-anak untuk memahami makna dan mengamalkan ajaran dari tiap ayat ke ayat yang telah dihafalkannya.

“Artinya bahwa ada proses yang kita harapkan ke depan. Jika bacaan sudah tartil maka step berikutnya adalah memahami maknanya dan mengamalkannya. Ini juga menjadi bagian yang harus berseiring dengan perjalanan kehidupan anak-anak sekalian. Jadi dari tiap jenjang pendidikan dari TK-SD-SMP-SMA-Perguruan Tinggi hingga nanti di kehidupan profesi, ruh Al-Quran tetap terjaga,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah didampingi Ketua Umum Yayasan Khadijah dan Ketua Pengawas Yayasan Khadijah turut menyerahkan penghargaan kepada Khatimin-Khatimat Tartil dan Tahfiz Al-Quran terbaik.

BACA JUGA  PAUD Anak Ceria UNAIR Apresiasi Proses Belajar Anak melalui Perayaan Akhir Tahun Ajaran 2025/2026

Pada sambutannya, Ketua Umum YTPSNU Khadijah KH M. Ridlwan Nasir menyampaikan bahwa dirinya terharu dengan kemampuan anak-anak yang memiliki kemampuan membaca Al-Quran yang baik.

“Ini adalah bekal. Bekal untuk membersihkan diri dan membersihkan hati dari hal-hal buruk. Ini akan bermanfaat bagi agama dan bangsa. Saya yakin setelah kami yang sepuh-sepuh selesai masanya, Insya Allah faa Insya Allah anak-anak kita adalah penerus kita,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Bil Qolam Pusat KH M. Anas Basori menyampaikan bahwa pada ujian terdapat  peningkatan jumlah peserta dari tingkat bawah hingga SMA pada 10 cabang yang ada.

Secara kuantitas dan kualitas terdapat peningkatan jumlah yang cukup signifikan yakni dari tahun lalu hanya 200 sekian peserta menjadi saat ini 400 sekian peserta.

“Saya titip kepada wali Khotimin/at, anak-anak ini sudah lancar baca dan menghafalkan. Tapi anak-anak harus tetap dibina, karena ini masih tahap awal. Meski sudah tidak di Khadijah, mohon Al-Qurannya harus tetap dijaga. Harapannya anak-anak memiliki prestasi dan menduduki jabatan publik serta tetap ahli Quran,” pesannya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.