Sabtu, 16 Mei 2026, pukul : 20:49 WIB
Surabaya
--°C

Dikonfirmasi soal Harga Tiket Indonesia vs Argentina, Erick Thohir: Hoax

JAKARTA-KEMPALAN: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan bahwa harga tiket untuk laga Indonesia vs Argentina yang telah tersebar di media sosial merupakan hoax.

Timnas Argentina akan melakukan tur ke Asia pada FIFA Matchday di bulan Juni mendatang. Indonesia terpilih menjadi salah satu negara yang akan didatangi oleh skuat asuhan Lionel Scaloni itu.

Saat berkunjung ke Indonesia, La Albiceleste direncanakan akan menghadapi Tim Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Senin (19/6).

Laga melawan Argentina ini tentunya menarik minat banyak masyarakat di Indonesia, apalagi dengan status La Albiceleste yang merupakan juara Piala Dunia 2022.

Tak sedikit masyarakat yang sudah bersiap-siap untuk menghadapi ‘war tiket’ untuk mendapatkan kesempatan menonton Lionel Messi dkk secara langsung.

Kendati demikian, hingga saat ini PSSI belum juga mengumumkan terkait mekanisme pembelian dan harga tiket untuk laga Indonesia melawan Argentina nanti.

Namun, di media sosial sudah beredar luas terkait kisaran harga-harga untuk tiket laga ini, dari yang termurah dijual seharga Rp 1,3 juta hingga yang termahal seharga Rp 5 juta.

Terkait harga yang tersebar di Internet ini, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan bahwa harga tersebut merupakan hoax.

Erick menjelaskan bahwa PSSI sedang dalam proses diskusi dengan Federasi Sepakbola Argentina (AFA) terkait harga tiket sebab kedua federasi itu menggunakan sistem due diligence atau bagi hasil.

“Kan baru meeting nanti, di medsos banyak itu harga tiket. Bahkan ada yang hoax-hoax, biarkan saja. Kalau saya akan selalu membuat statement yang harus bisa dipertanggungjawabkan, jadi tunggu saja waktunya.” kata Erick Thohir.

“Kami sedang dalam proses bidding untuk ticketing dan juga proses bidding untuk hak siar. Jadi Insyaallah Hari Senin (29 Mei) kami juga akan melakukan pengumuman untuk hak siar media untuk seluruh laga timnas sampai akhir tahun ini.” tambah pria berusia 53 tahun itu.

“Mudah-mudahan dari hasil diskusinya dengan Argentina sendiri karena semua tiket sama pihak argentina due diligence. Jadi karena dia punya hak bagi hasil istilahnya, jadi kita harus transparan sama mereka berapa proteksinya dan berapa haknya mereka.” ucap pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.