Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 02:54 WIB
Surabaya
--°C

Fokus jadi Caleg PKS, Fim Non-Aktifkan Diri dari Dewan Kehormatan PWI Jatim

SURABAYA-KEMPALAN: Ferry Is Mirza, 67 tahun, Sekretaris Dewan Kehormatan Pengurus (DKP) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim priode 2021-2026, me-Non Aktif-kan diri dari jabatannya.

“Ya betul, perhari ini Selasa 16/5, saya Non Aktif sebagai Sekretaris DKP.” ujar wartawan senior yang akrab dipanggil Keh Fim kepada kempalan.com

Fim yang sejak 1986-2004 adalah wartawan Jawa Pos dan sejak tahun 2002 selalu berada di kepengurusan PWI Jatim dengan berbagai jabatan, me-non sktif-kan diri karena menerima SE no 436/PP.PWI-JT/V/2023 dari PWI Jatim dan SE no 01/SE/XII/2022 Dewan Pers.

SE itu terkait dengan himbauan bagi wartawan, pengurus yang menjadi timses dalam Pemilu dan calon legislator, agar menonaktifkan diri sebagai pengurus.

“Saya lakukan ini demi tertibnya organisasi dan mematuhi aturan yang ada,” tegas Keh FIM yang pada Pileg 2024 nanti menjadi Bacaleg PKS dari Dapil Kota Malang.

Untuk diketahui, FIM yang bulan Maret 2022 lalu mundur dari jabatan Dewan Pakar DPW PAN Jatim, memilih menjadi bacaleg PKS karena dianggap partai asyik, sesuai dengan harapan politiknya.

Pria berdarah campuran Batak Bugis ini menyebut, PKS partai yang konsisten dan amanah memperjuangkan harapan rakyat.

“PKS mampu melayani rakyat, mendukung aparatur negara bekerja sesuai tupoksi,” tuturnya

Karir Ferry Is Mirza sebagai wartawan buletin Mahasiswa digeluti sejak kuliah di Universitas Jember (Unej) 1982. Selain sebagai wartawan, pria yang juga biasa dipanggil Bang Fim ini, juga membina klub otomotif dan sasana tinju Javanoea Malang bersama ER (Eddy Rumpoko) dan almarhum Lucky Acub Zainal.

Di dunia tinju 1984-1988, Fim lebih sering bekerja dibalik layar sebagai matchmaker –pengatur pertandingan–. Namun, dari tangan dinginnya memenej sasana tinju banyak melahirkan petinju juara nasional dan internasional. Diantaranya Monod, Nurhuda, Abdi Pohan, Little Pono, alm Michael Arthur, Gim Suryaman, Hudi dan Kid Samora.

Sedangkan perjalanan jurnalistik ia awali dari koresponden Suara Indonesia dan Jawa Pos di Jember, kemudian Jawa Pos Biro Malang, membidani tabloid olahraga Green Force, majalah Pro M dan lensarakyat.com

Disela mempersiapkan diri sebagai calon legislatif, Bang Fim yang cucu sulungnya sudah mahasiswa di Malang itu, sehari hari disibukkan membantu istri mengurus Biro Perjalanan Haji PT Almultazam Utama Nusantara Sidoarjo. (fer)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.