BARCELONA-KEMPALAN: FC Barcelona memastikan diri sebagai jawara Liga Spanyol musim ini. Sukses tersebut didapatkan Barca setelah mengalahkan RCD Espanyol 4-2 dalam derbi Barceloni di RCDE Stadium, Barcelona, Senin dini hari (15/5).
La Blaugrana (julukan Barca) pun memastikan gelar ke-27-nya tersebut dengan menyisakan empat jornada tersisa musim ini. Barca meninggalkan Real Madrid di posisi kedua dengan selisih 14 angka.
Gelar tersebut bukan hanya menuntaskan penantian Barca akan pesta juara La Liga yang kali terakhir mereka rasakan pada musim 2018—2019. Lebih dari itu, bagi entrenador Barca Xavi Hernandez, gelar tersebut melengkapi suksesnya sebagai pelatih dan pemain Barca.
BACA JUGA: Ternyata, Gara-Gara Barca Real Kalah di Bernabeu
Sebelumnya, sebagai pemain, Xavi pun sudah delapan kali merasakannya. Yaitu edisi 1998—1999, 2004—2005, 2005—2006, 2008—2009, 2009—2010, 2010—2011, 2012—2013, serta 2014—2015.
’’Perasaan luar biasa yang masih tersisa dalam diri kami setelah bekerja dan berkorban lebih dari sepuluh bulan. Ini bisa menjadi pekerjaan yang luar biasa. Bagi penggemar, ataupun bagi klub, penting untuk tetap menjaga stabilitas proyek. Kami harus meneruskannya,’’ kata Xavi, seperti dikutip Sport.
’’Kami sudah menutup Liga Spanyol dengan permainan yang fantastis, kami brilian ketika di babak pertama, kami tidak lengah, kami pun sudah mampu menciptakan skor 0-4,’’ sambung Xavi.
BACA JUGA: Jelang El Clasico, Xavi dapat Dukungan dari Presiden
Menurutnya, memenangi La Liga musim ini sebagai pelatih terasa sangat spesial. Terlebih, di balik pesta tersebut, ada balutan atmosfer persaingan dalam derbi Barceloni. ’’Skenarionya sudah ditulis. Memenangi gelar Liga Spanyol dalam laga derby dan dengan menyisakan lima lagi,’’ seloroh Xavi. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi