Operasi Ketupat Semeru 2023: Fokus Pengamanan Arus Mudik dan Balik

waktu baca 3 menit
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro saat mengecek kesiapan kendaraan operasional Operasi Ketupat Semeru 2023.


SIDOARJO-KEMPALAN: Polresta Sidoarjo melibatkan sebanyak 347 personel selama Operasi Ketupat Semeru 2023, untuk pengamanan Hari Raya idul Fitri 1444 hijriah. Mereka akan ditempatkan di beberapa Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan yang sudah dibentuk.

“Selain dari personel kepolisian, pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2023 juga melibatkan personel dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan stakeholder lainnya,” kata Kapolresta Kusumo kepada awak media.

Lebih lanjut Kusumo mengatakan, ada beberapa fokus sasaran pengamanan selama Operasi Ketupat Semeru 2023. Di antaranya pengamanan arus mudik dan arus balik. Dengan penempatan Posko di terminal maupun di stasiun kereta juga di jalur arus transportasi dan pengamanan pada titik-titik keramaian. Seperti pusat perbelanjaan dan pasar tumpah.

Sementara itu Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Yanto Mulyanto menambahkan, untuk mengurai kemacetan saat arus mudik dan arus balik pihaknya akan menyiagakan personel di titik-titik rawan terjadinya kemacetan. Seperti di wilayah Krian dan Balongbendo.

“Bila terjadi kemacetan di wilayah tersebut, kami akan menyiapkan jalur-jalur alternatif. Dari Krian bisa melintasi lewat jalan tol maupun melintasi simpang lima Krian mengarah ke arah Prambon. Berikutnya untuk Balongbendo kami akan arahkan ke by pass arah Mojokerto-Jombang ,” jelas Yanto.

Sementara untuk mengantisipasi titik-titik yang menjadi jalur rawan laka, ia mengungkapkan akan melakukan pergelaran personel dan juga melakukan patroli disertai imbauan kepada para pengendara untuk selalu tertib, tidak terburu-buru. “Harapannya kegiatan yang kita lakukan ini dapat menekan kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Yanto Mulyanto diwawancarai awak media.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka seluruh personel lalu lintas sebanyak 180 personel akan disiagakan. Mereka terbagi dalam beberapa regu. Baik itu pengamanan di pos maupun yang ditugaskan menjadi tim urai. Begitu terjadi kepadatan mereka langsung diturunkan untuk mengurai kepadatan tersebut.

Amanat Kapolri
Menandai dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2023 dilaksanakan Apel Gelar Pasukan di Halaman Mapolresta Sidoarjo, Senin (17/4/2023).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro. Tak hanya dari jajaran kepolisian, apel juga diikuti oleh anggota TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Petugas Pemadam Kebakaran, dan instansi terkait lainnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang dibacakan Kapolresta Sidoarjo mengatakan, Operasi dengan sandi Ketupat 2023 ini merupakan operasi untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun 2023.

Upaya ini, lanjutnya, dimaksudkan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H/2023 masehi.

Jenderal Listyo mengungkapkan, Operasi Ketupat 2023 ini melibatkan 148.261 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Perhubungan, LLAJ, Basarnas, BMKG, Jasa Raharja,Tenaga medis, dan mitra Kamtibmas lainnya.

Personel ini, lanjutnya akan ditempatkan pada 2787 pos yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai pusat informasi, pelayanan terpadu termasuk layanan kesehatan dan juga berfungsi sebagai tempat beristirahat bagi pemudik.

Lebih lanjut Jenderal Listyo mengungkapkan, sesuai prediksi dari Kementerian Perhubungan RI tahun ini akan ada lonjakan pada arus mudik dari 85.5 Juta orang menjadi 123.8 Juta orang atau sekitar 44.8 persen dari tahun 2022 karena sudah tidak lagi ada pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat seperti tahun lalu.

Pelaksanaan Operasi Ketupat 2023 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 18 April hingga 1 Mei 2023 mendatang. (Muhammad Tanreha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *