LEIPZIG-KEMPALAN: Semua sudah mengetahui siapa sosok Pep Guardiola. Mantan tactician FC Barcelona dan Bayern Munchen tersebut memang dikenal jenius merancang taktik. Tetapi, yang terjadi di Red Bull Arena, Leipzig, Kamis (23/2) seperti memberikan tamparan bagi Pep.
Pep terlalu konfiden dengan kekuatan skuadnya malam itu. Dia pede tidak melakukan satu pun pergantian pemain bahkan ketika performa anak asuhnya gagal berkembang di tengah serbuan RB Leipzig.
Sempat unggul terlebih dahulu melalui gol dari Riyad Mahrez pada menit ke-27, gawang City di menit ke-70 dibobol bek tengah RBL (singkatan nama RB Leipzig) Josko Gvardiol. Sayangnya, di akhir laga, Pep tidak merasa ada yang salah dengan taktiknya malam itu.
BACA JUGA: Kisah Josko Gvardiol, Diminati City, Ditawar Chelsea, Maunya ke Leeds
Termasuk dengan keputusannya yang tidak menggunakan satu pun opsi pergantian pemainnya selama 2 x 45 menit. ’’Saya memang punya kesempatan untuk mengambil lima kali pergantian pemain. Saya pelatihnya, saya yang mengaplikasikan dan mengambil kesempatan itu jika mau,’’ sebut Pep seperti yang dikutip dari laman Manchester Evening News.
Sang Filsuf (julukan Pep) lantas menyombongkan kemampuannya sebagai seorang pelatih elite di Eropa. ’’Saya pelatih yang sangat bagus dalam menentukan apakah saya akan mengambil itu (pergantian pemain) atau tidak,’’ sambung Pep.
Tactician yang berkebangsaan Spanyol tersebut sepertinya tidak ingat dengan pelajaran ketika memutuskan untuk tidak melakukan pergantian pemain. Ini bukan kali pertama Pep mengambil keputusan tersebut.
Sejak 2019—2020, ini sudah kali keenam Pep berani mengambil keputusan untuk memainkan 11 pemain yang sama dalam starting eleven sampai akhir laga. Apesnya, hasil imbang melawan RBL juga bukan kali pertama terjadi dalam karier Pep bersama The Cityzens (julukan City).
Dalam tiga pertandingan terakhirya ketika tidak mengambil kesempatan mengganti pemainnya dalam berbagai ajang, baik liga domestik ataupun Liga Champions. Termasuk di Leipzig, City pun bisa meraih tiga kali kesempatan tersebut.
Dua petandingan lainnya adalah ketika United meghadapi tuan rumah West Ham (2021—2022) dan saat ditahan imbang Crystal Palace tanpa gol dalam Premier League musim yang sama. Saat melawan West Ham, City tertahan 1-1. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi