OLEH: Isa Ansori (Kolumnis)
KEMPALAN: Menjelang masa berakhir tugasnya, Gubernur DKI Anies Baswedan menorehkan catatan – catatan penting untuk Jakarta.
Ibarat dalam Legenda Tangkuban Perahu dimana Sangkuriang harus mampu membuat perahu dan telaga dalam semalam, namun upaya itu digagalkan oleh Sang Ibu, Dayang Sumbi. Karena memang itu adalah perkawinan terlarang. Hal itu bisa terjadi karena memang Sangkuriang tak tahu bahwa wanita yang dicintai itu adalah ibunya sendiri.
Dengan kesaktian yang dimiliki, Sangkuriang sejatinya sanggup menyelesaikan itu, karena hasrat yang tidak baik, maka digagalkanlah kemampuan itu oleh sang bunda. Akibatnya dia marah dan menendang perahu hingga tertelungkup.
Penulis hanya ingin menggarisbawahi dalam legenda ini, Sangkuriang dengan kesaktiannya dan kesungguhannya, sejatinya mampu melakukan sesuatu yang dianggap mustahil oleh orang lain.
Anies memang bukan Sangkuriang yang punya kesaktian dan keturunan Dewa. Tapin Anies punya keluar biasaan dalam mewujudkan gagasan menjadi kenyataan.
BACA JUGA: Anies Sahabat Semua Ummat Beragama
Itulah kelebihan seorang Anies Baswedan. Bekerja dalam kesunyian, tapi semua janji bisa dia tunaikan.
Pembangunan JIS dan sirkuit Formula E adalah sebuah keajaiban, banyak para pembencinya berusaha mengganggu, mengecilkan bahkan meremahkan kemampuan Anies, kini akhirnya dibuat terperangah dan kagum, tapi sayangnya dilampiaskan dengan cara cara yang tak beretika. Terus menerus berusaha mencari kesalahan Anies.
Anies memang luar biasa… Kesaktian yang lain adalah menjadikan Jakarta sebagai kota paling toleran.
Anies mampu mewujudkan kehidupan di Jakarta yang penuh dinamika dan keaneka ragaman suku, bangsa dan agama serta budaya, tapi Anies mampu mengajak mereka semua untuk bersama sama memiliki Jakarta dan menjaganya.
BACA JUGA: Habis JIS Terbitlah Formula E
Anies perlakukan semua sama sesuai dengan proporsional yang ada, dan mereka bisa memahami semua. Pemberian bantuan operaional rumah ibadah tanpa terkecuali adalah wujud komitmen Anies terhadap persatuan dan kedamaian di Jakarta.
Pujian seorang pendeta dari Gereja Pentakosta yang mengatakan clear bahwa Anies adalah seorang nasionalis dan Gubenur yang bisa merawat toleransi, seolah menjadi tamparan bagi kelompok intoleran yang selama ini memutarbalikkan fakta.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi