Sabtu, 18 April 2026, pukul : 19:21 WIB
Surabaya
--°C

Berharap Calon Juara Baru Angkat Besi di SEA Games Kamboja

JAKARTA-KEMPALAN: Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) sudah konfiden bisa hadir calon juara baru dari angkat besi yang tampil di SEA Games ke-32 2023 di Kamboja.

Keyakinan itu muncul setelah melihat langsung proses Seleksi Nasional (Seleknas) SEA Games yang digelar Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) di pelatnas Kwini, Jakarta Pusat.

Dalam seleknas kali ini, ada 23 atlet dengan komposisi 10 atlet berasal dari pelatnas dan 13 lainnya dari luar pelatnas. Hasilnya, ada satu lifter non pelatnas yang lolos dan akan mewakili Indonesia di SEA Games ke-32 Kamboja 5-17 Mei 2023 mendatang.

Komisi Sport And Developement NOC Indonesia Peter Taslim mengatakan kepengurusan PABSI membuktikan mereka sudah menciptakan Eko Yuli Irawan sebagai sang idola. Terlebih, atlet pelatnas masih harus bersaing dengan atlet non-pelatnas untuk mendapatkan tempat di skuat SEA Games 2023.

BACA JUGA: Luluk Diana, Lifter Asal Pacitan Jatim Sabet Juara Dunia Angkat Besi Remaja IWF 2022 di Meksiko

’’Sekarang dan akan datang bakal ada idola yang baru. Mereka adalah atlet-atlet daerah berlomba untuk menjadi juara. Ini menandakan kerja sama yang baik antara pusat dan daerah. Calon-calon juara baru lahir dari setiap klub daerah,’’ kata Peter Taslim.

‘’Semoga contoh prestasi PABSI ini bisa dikuti oleh cabor-cabor lain, yaitu menciptakan role model atau idola dari cabornya sehingga para generasi-generasi di masa depan bergairah ikut mencontoh dan mengikuti jejak idola-idola mereka,’’ harap Peter

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PABSI Djoko Pramono mengatakan untuk seleksi nasional jelang SEA Games 2023 kali ini pihaknya memang memberikan kesempatan kepada atlet non pelatnas untuk ikut bersaing memperebutkan tiket ke Kamboja.

’’Jadi kita sudah memberikan ketentuan kalau diangkat besi itu fair, ada atlet pelatnas ada atlet non pelatnas, di luar pelatnas. Jadi kita akan memilih atlet terbaik yang dikirim ke SEA Games, kita harus fair meskipun kita punya atlet pelatnas ini sudah jago-jago. Kan mungkin kita beri kesempatan daerah punya yang lebih hebat, barang kali,” ungkap Djoko.

BACA JUGA: NOC Indonesia Sudah Perjuangkan Cabor di SEA Games 2023

Hasilnya, dari kategori putri, atlet non pelatnas asal Jawa Timur yang turun di kelas 49 kg, Luluk Diana Tri dipastikan lolos dan akan mewakili Merah Putih dalam SEA Games Kamboja nanti. Lebih lanjut Djoko mengatakan, Luluk akan menjadi pelapis Windy Cantika Aisah yang saat ini sedang berjuang untuk memperbutkan tiket ke Olimpiade Paris 2024.

’’Luluk yang berangkat ke SEA Games karena memang Cantika tidak kami berangkatkan sebab waktunya Asia Championship di Korea sema dengan SEA Games. Cantika pada saat Kejuaraan Dunia yang juga memperebutkan kuota Olimpiade, Cantika belum fit sehingga dia hanya finis di 14 besar. Sekarang sudah fit, angkatan sudah kembali, jadi lebih baik arahkan dia ke Olimpiade. Dia harus ke Paris, saya usahakan dia,’’ tegas Djoko.

’’Luluk ini khusus, saya sudah dua kali minta ke Pengprov PABSI Jawa Timur untuk dia masuk ke pelatnas melalui surat resmi. Tapi Jatim mau bina sendiri, ya silakan saja. Kalau latihan di sini kan ada lawan, jadi persaingannya tiap hari, hasilnya jadi lebih cepat,” imbuhnya memastikan.

Djoko menambahkan pemusatan latihan yang digelar PABSI merupakan pelatnas Olimpiade, bukan SEA Games. Hal ini disebut sudah sesuai arahan Menpora Zainudin Amali di mana angkat besi dan bulutangkis merupakan cabor prioritas yang berfokus ke Olimpiade.

“Karena kita atlet unggulan bersama badminton maka terus sampai 2024 pelatnasnya. Oleh sebab itu PABSI banyak atlet yang youth dan junior. Di pelatnas sekarang yang senior hanya 6 orang,” ujarnya.

Dalam SEA Games 2023 Kamboja, PABSI berharap bisa membawa pulang medali lebih banyak dari gelaran SEA Games sebelumnya di Vietnam tahun 2021. Kala itu, berhasil meraih tiga medali emas, tiga perak dan empat perunggu.

Lifter putri Indonesia Nurul Akmal. (Foto: NOC Indonesia)

Emas diraih Eko Yuli Irawan di kelas 61 kg putra, Rahmat Erwin Abdullah di kelas 73 kg putra dan Muhammad Zul Ilmi kelas 89 kg putra Perak diraih Mohammad Yasin 67 kg putra  Rizki Juniansyah 81 kg putra dan Nurul Akmal kelas +71 kg putri, sedangkan perunggu dicatatkan Siti Nafisatul Hariroh kelas 45 kg putri, Natasya Beteyob 55 kg putri, Tsabitha Alfiah Ramadani kelas 64 kg putri dan Restu Anggi kelas 71 kg putri.

“PABSI tahun lalu (meraih) tiga medali emas. Sekarang Menterinya panik, banyak medali yang hilang karena tidak dimainkan di Kamboja. Cabor kuat kita dipotong, ada sekian puluh (peluang medali) hilang. Tapi kami akan tetap memberikan yang terbaik. Insya Allah anak-anak sudah tambah setahun pelatnasnya, prestaisnya pasti naik juga. Ada Rizki sama Rahmat di nomor 81kg dan 73kg,’’ beber Djoko.

Lantas, berapa medali yang bisa direngkuh dalam SEA Games 2023 ini? “Target di SEA Games Kamboja bisa lebih lah dari edisi-edisi sebelumnya. Lihat saja nanti, doakan saja,” tutup Djoko. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.