JAKARTA-KEMPALAN: Cambodia SEA Games Organizing Committee (CAMSOC) selaku panitia penyelenggara SEA Games 2023 Kamboja telah merilis cabang olahraga (cabor) SEA Games. Rencananya pesta olahraga dua tahunan di kawasan Asia Tenggara edisi ke-32 tersebut akan mempertandingkan 36 cabor.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengatakan NOC Indonesia telah mengupayakan jalur diplomasi supaya beberapa cabor andalan Indonesia dapat dipertandingan.
BACA JUGA: SEA Games Kamboja Umumkan Daftar Perlombaan, Ini Cabor-Cabornya
Akan tetapi, ketentuan dalam SEAGF Charter hanya mewajibkan dua cabor mandatory untuk dipertandingkan dalam SEA Games, yakni atletik dan akuatik. Sisanya, tuan rumah mendapat kewenangan untuk memilih sesuai dengan kesiapan mereka.
“Pekan lalu ada rapat SEAGF, dan hasil rapat kemarin memutuskan finalisasi cabor SEA Games Kamboja. Ada beberapa yang tidak jadi dipertandingkan, seperti body building karena non-compliancedengan anti-doping code. Ada juga dance sports – kategori latin yang akhirnya diputuskan tidak dipertandingkan,” kata Okto, sapaan karib Raja Sapta.
“Kami juga secara bertahap sudah mengirimkan technical handbook kepada national federation dan ini nantinya juga dapat diakses di laman resmi nocindonesia.id,” sambung Okto.
BACA JUGA: Akan Ada 39 Cabor SEA Games 2023, Masih Bisa Bertambah
NOC Indonesia, kata Okto, juga telah melakukan tindakan preventif agar tarik ulur cabor yang dipertandingkan di SEA Games tidak terjadi di setiap penyelenggaraan. NOC Indonesia telah menyampaikan adanya perubahan konstituen untuk sport programs SEA Games, yang akan ditindaklanjuti SEAGF.
“Aturan ini harus diubah, harus berkembang demi meningkatkan mutu olahraga ASEAN. Jadi cabor yang dipertandingkan di SEA Games ini harus merujuk kepada multievent di atasnya, yakni Asian Games dan juga Olimpiade sehingga atlet yang dikirim ada acuan prestasinya,” jelas Okto. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi