MALANG-KEMPALAN: Pelatih kepala Arema FC, Javier Roca memberikan tanggapannya terkait rencana Singo Edan untuk membubarkan diri.
Pihak manajemen klub dikabarkan sedang mempertimbangkan opsi untuk membubarkan Arema FC. Keinginan untuk membubarkan diri itu disampaikan langsung oleh Komisaris PT Arema Bersatu Berprestasi Indonesia, Tatang Dwi Arfianto.
Tatang menyebut bahwa alasan manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan diri lantaran situasi Arema FC sedang tak bagus.
Kondisi Arema FC memang sedang tidak baik sejak terjadinya Tragedi Kanjuruhan. Sikap manajemen tim yang dinilai kurang peduli dengan pengusutan kasus Tragedi Kanjuruhan membuat banyak Armenia, fans Arema, tak mau mendukung Singo Edan lagi.
Selain itu, Arema FC juga mendapatkan sanksi harus menggelar laga berjarak 250 kilometer dari homebase di sisa Liga 1. Namun, hingga kini klub berjuluk Singo Edan itu belum juga menemukan homebase karena ditolak di berbagai Stadion.
“Upaya yang ditempuh dan dihadapi klub Arema FC pasca musibah Kanjuruhan sudah dilakukan, mulai membuka crisis center untuk membantu penanganan korban, menghadapi proses dan gugatan hukum baik pidana dan perdata serta menjaga eksistensi klub agar tetap menjalani kompetisi meskipun dengan berbagai sanksi dan denda dari federasi, memberikan layanan trauma healing, serta menjaga eksistensi klub agar tetap bertahan. Kami sangat memahami suasana duka yang berkepanjangan, kami akan terus berusaha dan berupaya agar situasi ini kembali normal.” kata Tatang.
“Tentu kami merespons atas insiden ini. Direksi dan manajemen berkumpul, membicarakan langkah berikutnya seperti apa. Jika sebelumnya kita memikirkan banyak masyarakat Malang yang hidup dari sepakbola utamanya Arema FC, seperti UMKM, pedagang kaki lima sampai usaha kecil lainnya. Tapi jika dirasa Arema FC ini dianggap mengganggu kondusifitas, tentu ada pertimbangan tersendiri terkait eksistensinya atau seperti apa tapi kami tetap menyerahkan kepada banyak pihak,” tambah komisaris PT Arema itu.
Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Javier Roca tak mau berkomentar terkait peluang pembubaran Arema FC. Pelatih asal Chili itu menegaskan bahwa dirinya tidak punya komentar apa-apa soal pembubaran Singo Edan.
“Untuk semua teman-teman wartawan tidak ada komentar apa-apa. Selain prescon match Terima kasih.” kata Roca, dikutip dari Detik.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi