Minggu, 17 Mei 2026, pukul : 21:55 WIB
Surabaya
--°C

KLB PSSI: Asporv NTB Dukung Pasangan Erick-Zainudin

JAKARTA-KEMPALAN: Asosiasi Provinsi (Asprov) Nusa Tenggara Barat telah menyatakan dukungan kepada pasangan Erick-Zainudin sebagai Ketum dan Waketum PSSI periode 2023-2027.

Persaingan untuk memperebutkan kursi kepemimpinan PSSI semakin ketat. Menteri BUMN Erick akan bersaing panas dengan mantan Ketum PSSI periode 2015-2016 La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Rak hanya dua nama itu, masih ada beberapa calon lain yang juga patut diperhitungkan, seperti Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, dan Fary Djemy Francis.

Tak hanya di level Ketua Umum PSSI, persaingan panas juga terjadi di perebutan kursi cawaketum. Ada 19 nama yang mendaftar, dan beberapa diantaranya bukan orang sembarangan.

Ada Ratu Tisha Destria yang merupakan eks Sekjen PSSI di era Edy Rahmayadi, kemudian juga Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

BACA JUGA: Erick Thohir Dapat Banyak Dukungan, La Nyalla: Belum Tentu jadi Suara

Di antara banyak calon tersebut, Erick-Zainudin menjadi pasang yang paling banyak mendapat dukungan. Setelah Pengprov Sulawesi Selatan, kini giliran Nusa Tenggara Barat yang ikut menyatakan dukungannya.

Ketua Asprov NTB, Mori Hanafi menyebut bahwa dirinya mendukung pasangan Erick dan Amali. Menurutnya kedua sosok tersebut sangat memahami dan mencintai sepakbola sehingga mampu membawa PSSI ke arah yang lebih baik.

“Beres sudah sepakbola kita kalau beliau memimpin PSSI. Timnas pasti terjamin. Kompetisi Liga 1, 2, dan 3 lancar dan subsidi untuk Asprov juga akan lancar. Saya pasti mendukung mereka.” kata Mori, dikutip dari detikSport.

Mori juga tak mempermasalahkan soal konflik kepentingan dari dualisme jabatan jika Erick dan Amali terpilih, sebab menurut Mori kedua calon itu pasti sudah membicarakannya dengan Presiden Jokowi.

“Pak Erick dan Pak Zainudin Amali adalah pembantu Presiden. Setiap pergerakan pasti sudah sepengetahuan Presiden. Gak ada masalah itu. Yang penting sepakbola bisa maju dan kita bisa menjadi juara di level Asia Tenggara. Itu yang paling penting.” tambahnya.

(*) Edwin Fatahuddin.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.