JAKARTA-KEMPALAN: La Nyalla menegaskan bahwa dirinya tak takut bersaing melawan Erick Thohir yang mendapat lebih banyak dukungan saat maju sebagai calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD itu mengatakan bahwa dukungan yang dimiliki Erick Thohir belum tentu menjadi suara saat pemilihan Ketua Umum baru di KLB PSSI nanti.
Erick Thohir memang mendapat banyak dukungan saat maju menjadi calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. Pria yang menjabat sebagai Menteri BUMN itu bahkan disebut sudah mengantongi 60 suara voters.
Selain itu, Erick juga mendapatkan banyak dukungan dari para pesohor, seperti Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Baim Wong, hingga Kaesang Pangarep.
Kendati demikian, La Nyalla tetap tak merasa gentar. Pria berusia 63 tahun itu menyebut bahwa pilihan pemegang hak suara tergantung program kerja yang ditawarkan calon ketum. Oleh karena itu, La Nyalla percaya bahwa tak ada yang bisa menjamin hasil akhir sebelum KLB bergulir nanti.
“Surat dukungan itu belum tentu menjadi pilihan. Pilihan voter tergantung dari program yang ditawarkan ke voter.” kata La Nyalla kepada wartawan.
La Nyalla juga menegaskan bahwa dirinya sangat serius saat maju sebagai calon Ketua Umum PSSI, meski hanya memiliki dua surat dukungan.
“Coba lihat siapa yang daftar duluan? Kalau saya sudah daftar mosok ora siap? Sekalipun surat dukungan untuk saya hanya dua.” tambahnya.
“Belum waktunya saya paparkan ke publik nanti pada saatnya akan saya paparkan di hadapan seluruh voter. Tunggu saja hasil verifikasi KP-KBP.” kata mantan ketua umum PSSI itu.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi