Perel (64) psikoterapis yang buka praktik di negara bagian Columbia, AS. Dia bepengalaman menangani pasien selingkuh, atau yang minta nasihat pernikahan. Perel mengungkap problem salah satu pasien yang dirahasiakan identitasnya.
Pasutri Colin dan Prita. Usia mereka setengah baya. Kondisi ekonomi kelas menengah Amerika. Mereka punya seorang puteri yang tumbuh remaja. Kehidupan pernikahan mereka baik. Harmonis.
Tapi Prita berselingkuh dengan pria sopir truk bertato. Asmara selingkuh mereka membara. Colin tidak tahu dikhianati isteri.
BACA JUGA: Polisi Stop Kasus Gunadarma, DPR Kecewa
Sampai, Prita datang ke tempat praktik Esther Perel. Karena Prita bingung, ingin stop selingkuh, tapi kesulitan. Dia takut ketahuan suami.
Perel menggambarkan ucapan Prita saat datang ke Perel, begini:
“Colin dan saya punya hubungan yang luar biasa. Anak cantik, hebat, tidak ada tekanan finansial. Karir kami baik, teman-teman yang hebat. Colin fenomenal di tempat kerja, sangat tampan, bugar, dan murah hati kepada semua orang, termasuk orang tua saya. Hidupku baik -baik saja.”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi