Untung Rp 2 triliun tadi hanya di atas kertas. Rugi Rp 4 triliun tadi juga di atas kertas. Yang jelas di tutup buku tahun ini aset Telkom turun sekitar Rp 3 triliun dari seharusnya. Ini tidak lagi di atas kertas.
Tentu Telkom harus menunggu harga saham itu naik lagi.
Kapan?
Tidak ada yang tahu. Tahun ini GoTo masih rugi sekitar Rp 23 triliun. Kalau ditambah kerugian lama, total kerugiannya mencapai Rp 100 triliun.
BACA JUGA: Tung Desember
Tapi menurut CEO GoTo Andre Sulistyo, kerugian besar tahun ini lebih banyak akibat stock base compensation. Tenang saja. Bukan kerugian tunai.
Bagaimana menjelaskan ini? Mudah. Berarti GoTo membayar gaji pimpinannya dengan dua cara: sebagian dibayar dengan uang, sebagian lagi dibayar dengan saham.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi