Pryadi Satriana
Perlukah berdoa untuk menang dalam pertandingan? NDHAK PERLU! Kalau Allah ‘mendengar’ doa pendukung Perancis, maka pendukung Argentina akan ‘protes’! Sebaliknya, kalau yg ‘didengar’ doa pendukung Argentina, maka pendukung Perancis yg akan ‘protes’! Maka, Allah ‘menjawab’ melalui sabda Rasulullah SAW, “Antum a’lamu bi umuri dunyakum.” Allah juga ‘menjawab’ melalui Mario Teguh, “Salam super! Kalau kalian ingin jadi juara, persiapkan mental juara kalian. Patutkan juga diri kalian – dg berusaha sebaik-baiknya, lebih baik daripada pesaing kalian – agar kalian benar2 pantas untuk menjadi juara. Demikian.” Salam. Rahayu.
EVMF
Yang ada ditulisan CHD menurut hemat bukan Doa, karena Allah Maha Adil, sedangkan esensi Doa nya bersifat tidak adil, bagaimana mungkin Doa seperti itu bisa sampai Hadirat Allah Yang Maha Suci. Sedangkan comment saya di bawah berlandaskan Teologi, sebaiknya dibaca dan dicermati baik-baik Prof Pry.
Pryadi Satriana
Terima kasih, Pak Liang YangAn. Saya merasa sehat, dan berharap bisa belajar senam dari Pak Dahlan Iskan di Kampung Agrinex, tentunya setelah saya ‘nyuwun ngapuro’ karena dianggap sering mem-‘bully’ beliau di komen saya, walaupun saya tidak pernah bermaksud mem-‘bully’, cuma sekadar ‘nggojlok’ secara spontan, he..he.. Sehat selalu, Pak Liang. Salam. Rahayu.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi