Selasa, 23 Juni 2026, pukul : 01:30 WIB
Surabaya
--°C

Diikuti 400 Peserta, DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur Sukses Gelar Kelas Kader ​di Jatinegara

KEMPALAN: DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur sukses menggelar Kelas Kader pada Sabtu (20/6/2026) di Gelanggang Remaja Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dengan mengusung tema “Membentuk Kader Berintegritas, Berdaya Juang dan Siap Menggerakan Perubahan” yang diikuti oleh 400 peserta.

Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid menegaskan bahwa Gerakan Rakyat menerapkan aturan ketat terkait mekanisme pencalonan anggota legislatif maupun eksekutif melalui jalur kaderisasi internal.

Menurutnya, rekrutmen kader tidak boleh dilakukan secara instan, melainkan harus melalui proses pendidikan politik secara terstruktur demi melahirkan pemimpin berintegritas dan memahami ideologi organisasi.

“Jadi partai politik salah satu tugasnya itu adalah melakukan rekruitmen dan distribusi kepemimpinan, baik itu di legislatif maupun di eksekutif. Nah untuk gerakan rakyat, syarat utama untuk dapat didistribusikan atau mencalonkan di eksekutif legislatif dari Gerakan Rakyat, maka syarat utamanya adalah harus telah menjadi kader. Dan untuk bisa menjadi kader, dia harus mengikuti kelas kader dan mendapatkan sertifikat kader Gerakan Rakyat,” ujar Sahrin.

BACA JUGA  Yona Bagus: PLN Harus Hindari Pemadaman Listrik saat Prime Time

Sementara itu, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jaktim, Adiatama Effendi menyatakan bahwa agenda Kelas Kader merupakan wadah penyatuan visi, misi, dan langkah perjuangan ke depan.

“Hari ini kita menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Kelas Kader ini adalah ikhtiar kami untuk memastikan bahwa gerak langkah Gerakan Rakyat ke depan dipimpin oleh individu-individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki komitmen moral yang kuat terhadap garis perjuangan rakyat,” jelasnya.

Suasana acara semakin semarak dengan kehadiran Thomas Trikasih Lembong atau biasa dikenal Tom Lembong. Kehadirannya memberikan suntikan energi bagi para peserta. Dalam sambutannya, Tom menyoroti kebijakan ekonomi global dan memberikan kritik terhadap istilah ‘swasembada’.

BACA JUGA  Lomba Perahu Naga Bersejarah Hidupkan Suasana di Taohuatan, China

“Kalau swasembada fokusnya pada kemampuan memproduksi untuk kebutuhan sendiri. Tetapi kalau ‘Kedaulatan’ di sana ada hak dan wewenang penuh suatu negara untuk cara mandiri menentukan kebijakan, sistem produksi, dan pengelolaannya sendiri tanpa campur tangan atau didikte oleh pihak asing,” tutur Tom.

Tom juga menepis anggapan publik bahwa semua partai politik sama saja. Menurutnya, Partai Gerakan Rakyat berbeda karena lahir dari gerakan masyarakat akar rumput untuk mewujudkan keadilan sosial di Indonesia.

Selain jajaran pengurus, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pakar Gerakan Rakyat, Prof. Sulfikar Amir, yang bertindak sebagai narasumber serta memberikan pemaparan penuh semangat untuk memotivasi para peserta. Acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada para peserta, kemudian ditutup dengan pembacaan ikrar kader.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.