Alhasil, markas Maroko selama Piala Dunia 2022 di Qatar, Hotel Wyndam Doha West Bay, terasa seperti sebuah area piknik yang melibatkan orangtua dan anak. Sepanjang kariernya sebagai pemain atau pelatih, saya tak pernah bepergian untuk melihatnya, kata Fatima, ibu dari pelatih Maroko, Walid Regragui. Saya tinggal di Perancis selama lebih dari 50 tahun sekarang dan ini adalah kompetisi pertama yang membuat saya meninggalkan Paris, ujar Ibu Regragui lagi.
Next target adalah Prancis di semi final. Sebuah pertandingan yang sangat sulit dan nyaris menjadi the mission impossible. Prancis telah menyingkirkan Inggris 2-1 melalui pertandingan terbuka yang dramatis. Prancis harus menerima hukuman 2 penalti akibat pelanggaran di kotak penalty.
BACA JUGA: Erick Thohir dan Tragedi Bola
Kapten Inggris Harry Kane menjadi algojo. Satu berhasil, satu melayang di atas mistar. Melayanglah harapan Inggris untuk menjadi juara dunia. Di final Piala Eropa Inggris kalah pada adu penalty. Di ajang Piala Dunia kali ini Inggris tersingkir karena gagal mengeksekusi penalti.
Prancis bisa menundukkan Inggris dengan susah payah. Sekarang Prancis harus bersiap untuk menggempur Maroko dalam perang hidup mati. Prancis, sang juara dunia, tahu bahwa Maroko bisa menyingkirkan tim mana pun, kalau tidak waspada. Maroko akan maju melawan Prancis dengan membawa semangat Rocky Balboa. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi