Walid Regragui menegaskan kemenangan timnya menyingkirkan Portugal dengan bukan merupakan sebuah keajaiban. Bagi Regragui, kemenangan tersebut merupakan buah kerja keras para pemain Maroko yang tak gentar menghadapi Portugal yang di atas kertas lebih diunggulkan karena kualitas komposisi skuadnya. Itulah semangat Rocly Balboa yang ditanamkan kepada anak asuhnya.
Media-media Barat akan menyebut ini sebagai keajaiban, tapi bagi saya ini bukan keajaiban. Ini buah kerja keras kami,” tegas Regragui seusai pertandingan.
Merujuk pada kisah Rocky Balboa, Regragui mengatakan, penonton tidak pernah menganggap Rocky Balboa melakukan keajaiban setiap kali tokoh tersebut meraih kemenangan dalam jalan cerita filmnya. Penonton pasti menganggap semua yang diraih Rocky Balboa adalah buah kerja kerasnya. Maroko ingin menjadi Rocky Balboa dari Piala Dunia ini.
BACA JUGA: Heinrich XIII
Maroko memasuki pertandingan dengan strategi permainan yang jelas. Pilar penting seperti Asyraf Hakimi, Hakim Ziyech, dan Sofyan Boufal harus berjuang lebih keras dalam upaya membongkar pertahanan Portugal. Di waktu bersamaan, level determinasi yang sama juga dituntut oleh Regragui kepada para pemain belakang untuk mengorganisasikan pertahanan yang kokoh.
Regragui menambahkan dengan capaian saat ini dia meyakini Maroko menjadi tim yang paling disukai dan ditunggu-tunggu penampilannya di Piala Dunia 2022.
Kemenangan atas Portugal membuat Maroko menorehkan catatan emas sebagai tim benua Afrika sekaligus tim anggota Liga Negara-Negara Arab pertama yang mencapai babak semifinal Piala Dunia.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi