Minggu, 12 Juli 2026, pukul : 04:03 WIB
Surabaya
--°C

Qatar

Salah satu yang terus-menerus disorot adalah masalah tenaga kerja asing yang dipekerjakan di proyek-proyek stadion dan fasilitas penunjang di Qatar. Para pekerja itu dikabarkan dibayar di bawah standar dan hidup telantar tanpa fasilitas dasar yang memadai. Para pekerja itu datang dari berbagai wilayah Asia, terutama Benua India.

Isu lain yang menonjol adalah LGBTQ (lesbian, gay, bisexual, transgender, queer). Media Barat menyoroti Qatar yang dianggap represif terhadap kelompok gay dan lesbian. Sebagai negara Islam Qatar tegas mengharamkan LGBTQ dan tidak menoleransi kampanye untuk medukungnya. Qatar melarang pemakaian ban kapten pelangi yang menunjukkan dukungan terhadap LGBTQ.

Hal ini memantik protes dari beberapa negara Eropa. Kapten timnas Inggris Harry Kane dan kapten timnas Jerman Manuel Neuer memrotes larangan itu dan menegaskan akan tetap memakai ban kapten bergambar hati dengan warna pelangi. FIFA akan tegas memberi sanksi bagi siapa pun yang melanggar larangan itu. Kane dan Neuer terancam akan langsung dikartukuning jika tetap mengenakan ban kapten pelangi.

BACA JUGA  Mengapa Penderita NPD Tidak Betah di Hubungan yang Nyaman

BACA JUGA: Prabowo dan Donald Trump

Presiden FIFA Gianni Infantino sampai perlu mengirim surat kepada 32 negara peserta Piala Dunia, untuk meminta mereka fokus pada masalah sepakbola dan tidak terdistraksi oleh isu-isu politik. Tetapi tidak semua negara menurut. Jerman tegas menolak dan mengancam akan mencabut dukungan terhadap Infantino dalam kongres FIFA tahun depan.

Infantino kukuh dengan pendapatnya. Ia mengecam balik negara-negara Eropa yang dianggapnya munafik karena mengecam pelaksanaan HAM di Qatar. Infantino mengingatkan bahwa pembangunan sarana olehraga di Qatar telah menyerap banyak sekali tenaga kerja dari negara-negara Asia sehingga membantu menurunkan pengangguran. Ifantino juga mengingatkan supaya negara-negara Eropa tidak memberi kuliah mengenai pelanggaran HAM, karena negara-negara Eropa itu justru menjadi pelanggar HAM berat selama ratusan tahun ketika menjajah negara-negara Timur Tengah.

BACA JUGA  Pangilon 'Hisnindarsyah Dokter', Bukan Seberapa Banyak Isi Brankas
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.