PT LIB: Liga 1 Segera Berlanjut, Paling Lambat 2 Desember

waktu baca 2 menit
Komisaris Utama PT LIB Juni Rachman (*)

JAKARTA-KEMPALAN: PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi mengatakan bahwa Liga 1 musim 2022-23 direncanakan akan berlanjut paling lambat pada 2 Desember 2022.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh PT Liga Indonesia Baru setelah melakukan pertemuan dengan para perwakilan klub-klub di Liga 1.

Sudah lebih dari satu satu bulan Liga 1 musim 2022-2023 dihentikan oleh PSSI karena terjadinya tragedi yang menewaskan 136 korban jiwa di Stadion Kanjuruhan.

Sejak dihentikan pada 2 Oktober lalu, hingga saat ini belum ada kepastian soal kapan Liga 1 musim 2022-2023 akan berlanjut kembali.

Sebelumnya, Tim Task Force (Satuan Tugas) Transformasi sepakbola Indonesia bentukan Pemerintah dan FIFA menargetkan kompetisi akan berlanjut lagi pada akhir November.

Senada dengan Tim Task Force, Komisaris Utama PT LIB Juni Rachman juga menyebutkan bahwa Liga 1 kemungkinan akan dilanjutkan pada akhir November atau paling lambat pada 2 Desember mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Juni Rachman saat memberikan keterangan pers, pada Jumat (4/11) malam WIB.

“Ada beberapa opsi lanjutan Liga 1, pertama 18 November atau 25 November, dan 2 Desember. Untuk akhirnya, kompetisi selesai di tanggal 16 April (2023). Tidak bisa bergeser lebih dari 16 April.” kata Juni.

BACA JUGA: Soal Pengganti Iwan Bule, Jenderal Dudung Dinilai Layak

Meski begitu, Juni belum bisa memastikan bahwa rencana tersebut akan terwujud karena keputusan akhir terkait izin penyelenggaraan kompetisi tetap berada di pemerintah.

“Komunikasi dengan pemerintah selalu dilakukan. Katanya sudah ada lampu hijau, tetapi masih katanya. Kecuali kalau sudah ada izin tertulis. Sebelum RUPS Luar Biasa (PT LIB) tanggal 15 November nanti, semoga masalah izin sudah ada kepastian.” tambah Juni.

Tak hanya membahas soal kelanjutan kompetisi, Direktur Operasional PT LIB Sudjarno mengungkapkan bahwa Owner’s Meeting diadakan juga untuk menampung aspirasi para perwakilan klub di Liga 1.

Pertemuan itu juga sebagai awalan untuk RUPS Luar Biasa PT LIB. Jajaran direksi operator kompetisi akan dirombak pasca penetapan Akhmad Hadian Lukita sebagai tersangka.

“Owner’s meeting ini para pemilik ingin memberikan masukan-masukan sebagai bagian dari RUPS Luar Biasa pada 15 November yang akan datang. Dalam pertemuan beberapa hal dibahas, pertama saran-saran masukan, kelanjutan kompetisi.” kata Sudjarno.

“Kemudian saran terkait perubahan susunan pengurus LIB, kemudian hal-hal lain dibahas terkait dengan isu-isu dukungan transformasi sepakbola nasional yang dirancang oleh satgas (Task Force) juga bagian dari yang kami support.” tambahnya.

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *