Mereka masuk kamar apartemen, tidak ada podcast. Langsung, Rudolf mencekik Icha sampai mati. Efektif-efisien. Mayatnya diangkut troli itu.
Hasil penyidikan, Rudolf ternyata sempat jadi pendeta di GBP Kasih Allah Ministry, Bogor, Jawa Barat.
Dikonfirmasi oleh pers, Jumat, 21 Oktober 2022, Pimpinan GBP Kasih Allah Ministry, Charles Freddy, membenarkan. Rudolf pernah jadi pendeta muda di situ. Tapi sudah tiga bulan ini tidak aktif memimpin jemaat.
BACA JUGA: Mengapa Kemelut di Otopsi Korban Kanjuruhan?
Charles Freddy: “Di gereja ini ada tingkatan pendeta. Pendeta pembantu, pendeta muda, pendeta penuh. Nah, ia (Rudolf) pendeta muda sejak Maret 2022. Tapi sejak Juli 2022 ia tidak aktif.”
Dilanjut: “Mohon, kelakuan jahatnya tidak dikaitkan dengan gereja kami. Karena ia sudah tidak aktif. Kelakuan jahatnya, kelakuan individu.”
Tentu, tidak satu pun agama mengajarkan pembunuhan. Bahwa, Charles Freddy khawatir gerejanya tercemar, wajar. Sebaliknya, media massa wajib mengungkap peristiwa dan pelaku sejelas-jelasnya. Sebagai warning. Agar masyarakat mengambil hikmah.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi