SURABAYA-KEMPALAN: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merupakan salah satu institusi yang mendapatkan dampak positif dari munculnya reformasi. Apabila saat Orde Baru, Polri menjadi bagian dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dengan prestise di bawah Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai “adik keempat”, namun di era pasca-Reformasi, Polri justru memiliki nasib yang jauh lebih baik ketimbang “kakak”-nya.
Nasib ini berkaitan dengan posisi Polri yang tidak berada di bawah institusi apapun kecuali Presiden, sementara Presiden bukanlah sebuah lembaga yang berisikan banyak orang, melainkan hanya satu, sehingga semua keputusan strategis bisa saja muncul dari perbincangan antara Kapolri dan Presiden. Di sisi lain, “kakak”-nya Polri, para TNI, berada di bawah naungan Menteri Pertahanan. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sudah setingkat menteri.
Dalam kondisi Polri yang terbaru, Jacqui Baker, ilmuwan politik asal Australia, menemukan bahwa lembaga tersebut juga terlibat dalam sejumlah aktivitas perlindungan untuk mendapatkan pendaan dari sumber tertentu. Istilah yang digunakan Jacqui di sini adalah extra-budgetary fund (EBF) yang merupakan istilah untuk memperlihatkan dana di luar anggaran yang dibutuhkan oleh sebuah lembaga. Dana ini nantinya, akan masuk ke dalam sejumlah oknum aparat penegak hukum ini atau untuk kelompoknya.
Bahkan dana-dana hibah ini dikategorikan oleh Dosen Ilmu Politik Universitas Murdoch itu dalam tiga macam: partisipasi teman (parman), partisipasi kriminal (parmin), dan partisipasi masyarakat (parmas). Kategori ini muncul dari tiga sumber dana EBF itu. Salah satu yang dibahas adalah parman, yang berasal dari sejumlah patron Tionghoa yang nantinya disebut sebagai cukong.
Lalu bagaimana dengan sumber dana lain? Digunakan untuk apa saja? Siapa saja yang menerima sumber pendanaan itu, atau mungkin bagian mana saja yang menerima? Semua akan diulas dalam diskusi bersama Jacqui Baker pada Senin, 30 Mei 2022. Yuk gabung diskusinya! Gratis kok! (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi