Ayat tersebut menunjukkan bahwa semua orang yang diberi rezeki melimpah atau kesenangan itu tidak berarti hidupnya dimuliakan. Sebaliknya orang-orang yang rezekinya sempit tidak berarti hidupnya telah dihinakan oleh Allah SWT. Oleh karena itu seorang Muslim harus meyakini bahwa Allah SWT memiliki kebijaksanaan atas apa yang Dia tetapkan. Tetap tenang dan sabar, tunduklah pada segala ketetapan-Nya, dan pujilah Dia atas apa yang Dia berikan dari karunia-Nya.
BACA JUGA: Kehidupan Dunia
Dalam hidup ini, kita hanya berharap dan berdoa agar senantiasa dikaruniai rezeki yang halal dan barokah. Rezeki yang halal dan barokah adalah rezeki yang berasal dari Allah SWT, baik berupa materi ataupun non-material yang dapat membawa pemiliknya serta orang lain kepada kebaikan. Rezeki yang halal dan barokah adalah rezeki yang bisa menolong seseorang kepada kata’atan dan amal kebaikan, serta menjauhkannya dari kemaksiatan dan amal keburukan.
“Ya Allah, jadikanlah aku merasa cukup dengan apa yang Engkau rezekikan, berilah berkah di dalamnya.” (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi