Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 01:57 WIB
Surabaya
--°C

Kemana Rezeki Pergi

Seorang Muslim perlu mengetahui pandangan Islam soal mengapa rezeki seorang Muslim terhambat. Selain sebab yang sudah disebutkan di awal tulisan ini, penyebabnya antara lain adalah karena menganggap rezeki itu sudah ada yang mengatur sehingga memilih untuk tidak bekerja secara sungguh-sungguh. Ini bentuk suatu kepasrahan yang salah kaprah.

Selain itu, kufur nikmat atau tidak bersyukur atau bahkan mencerca nikmat yang telah Allah SWT berikan, pelit tidak senang mengeluarkan uang di jalan Allah SWT, tidak membayar zakat, menyandarkan suatu nikmat kepada selain Allah SWT, memakan uang haram dan lain-lain.

BACA JUGA: Barokah

Rezeki yang kita rasakan adakalanya dilapangkan, adakalanya dipersempit. Semua itu sudah ketentuan Allah SWT. Rezeki bisa dipersempit karena tersimpan hikmah yang hanya diketahui Allah SWT. Sempitnya rezeki seseorang bukan tanda kebencian Allah SWT, melainkan karena keadaan tersebut tidak bisa dinalar dengan akal manusia. Allah SWT-lah pengatur segala sesuatu dan Dia membentangkan dan mempersempit rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Ada beberapa hal sepele yang menjadi penghambat rezeki antara lain; Kebanyakan Mengeluh, Makan makanan haram, Berlebihan dalam mengejar dunia, riya’ dan pamer kekayaan.

BACA JUGA  Persi Jatim Ajak Tenaga Kesehatan Berkreasi dalam Lomba Bola Voli Mix dan Vokal Group

Dalam Al-Qur’an surat Al-Fajr : 15-17 Allah SWT berfirman yang artinya, “Maka Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, ‘Tuhanku telah memuliakanku.’ Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, dia berkata, ‘Tuhanku telah menghinaku.’ Sekali-kali tidak ! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim.”

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.