Kamis, 11 Juni 2026, pukul : 18:59 WIB
Surabaya
--°C

Bansos Nelayan Sidoarjo Memprihatinkan, Bambang Haryo : Padahal Icon Sidoarjo adalah Bandeng dan Udang

Sidoarjo – Anggota Dewan Pakar Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono dikeluhkan sejumlah nelayan di Kecamatan Sedati, lantaran tidak menerima Bantuan Sosial (Bansos) dampak kenaikan harga BBM dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Sesuai data yang dikantongi, jumlah nelayan tangkap dan budidaya di Sidoarjo tercatat sekitar 4.500 Nelayan, namun yang menerima Bansos hanya 178 Nelayan.

Baca Juga : Bambang Haryo Sebut Pangan Punya Fungsi Pertahanan Negara

“Padahal dampak kenaikan BBM Subsidi sangat dirasakan langsung oleh seluruh nelayan yang ada di Sidoarjo karena operasional mereka menggunakan bahan bakar minyak”Kata Bambang Haryo.

Dikatakan anggota DPR-RI periode 2014-2019 ini, total anggaran Bansos Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berjumlah Rp4.6 Milyar, dari jumlah total tersebut, tidak lebih dari 2% yang diberikan kepada Nelayan.

BACA JUGA  ITS Kukuhkan Lima Profesor Baru, Sokong Kemajuan Pendidikan Indonesia

“Jumlah ini sangat memprihatinkan padahal Sidoarjo adalah merupakan Kabupaten Kota yang ber-Icon maritim yang berlambangkan udang dan bandeng”Tutur pemilik sapaan akrab BHS, di Sidoarjo, Jumat (21/10).

BACA JUGA : Bambang Haryo Beri Bantuan Operasional PPAD Sidoarjo

Harusnya, kata anggota Dewan Penasehat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Timur ini, semua nelayan terutama nelayan tangkap yang beroperasi di lautan sepanjang pesisir Sidoarjo dengan panjang pesisir sekitar 30 kilo meter bisa diberikan subsidi Bansos penuh, agar produktifitas perikanan yang menjadi salah satu sumber ketahanan pangan di wilayah Sidoarjo bisa terpenuhi.

“Semestinya, Pemerintah kabupaten Sidoarjo, paham bahwa produksi perikanan bisa membawa dampak multiplayer pertumbuhan ekonomi, misalnya ; kita makan ikan tentu akan muncul nasi, lauk pauk, sayur, minuman dan lain lain, dan hasil perikanan bisa memberikan manfaat kecerdasan generasi muda serta menambah kekuatan untuk meningkatkan produktivitas kerja dari seluruh warga masyarakat Sidoarjo” Kata BHS, menutup Maritim adalah Sumber Kekayaan Ekonomi dan Sumber Kekuatan serta Kecerdasan Masyarakat di Wilayah Indonesia.

BACA JUGA  Polsek Krembung Dampingi Perawatan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.