Banyak pengamat terkagum-kagum dengan gerakan yang digagas Kiai Dahlan 109 tahun silam ini.
Mereka mengira banyaknya perguruan tinggi atau rumah sakit bertaraf internasional, ribuan masjid dan sekolah-sekolah yang bertebaran di seluruh nusantara adalah hasil dari minta-minta atau sokongan rezim.
Itu keliru besar.!!!
Tak ada bantuan asing atau sokongan rezim.
BACA JUGA: Renungan Kematian dari Tragedi Kanjuruhan
Taruhlah bila ada sangat sedikit sekali.
Muhammadiyah juga Tak pernah mengambil hak orang lain.
Tidak pernah mengambil masjid, mushala atau menyerobot tanah orang lain.
Kami diajarkan bersahaja dan memberi bukan mengambil dengan jalan paksa.
Muhammadiyah tetap autentik. Meski prestasi tak lagi bisa diukur.
Alm Pak AR Fachrudin, Ketua PP Muhammadiyah, masih jualan bensin eceran. Naik motor Yamaha butut.
Pak Amien Rais muazin reformasi itu masih tetap bersahaja dan istiqomah menyuarakan demokrasi.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi