Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 06:39 WIB
Surabaya
--°C

Anniversary Ketiga Pioli ditandai Kekalahan

MILAN-KEMPALAN: Seharusnya, momen menghadapi Chelsea dalam matchday keempat fase grup Liga Champions di Stadio San Siro, Milan, Rabu dini hari (12/10) jadi momen penting bagi allenatore AC Milan Stefano Pioli.

Karena, laga itu jadi laga pertamanya setelah melewati tahun ketiga duduk sebagai nahkoda Rossoneri (julukan ACM). Pioli kali pertama menukangi ACM pada 9 Oktober 2019 lalu menggantikan posisi Marco Giampaolo.

Sayangnya, dalam momen penting itu Pioli justru gagal membawa ACM memenangi pertandingan. Anak asuhnya kembali menelan kekalahan atas The Blues (julukan Chelsea). ACM menyerah dua gol tanpa balas.

BACA JUGA: Rekor Tak Terkalahkan AC Milan Terhenti di 244 Hari

Bahkan sejak pada menit ke-18 ACM sudah bermain dengan 10 pemain setelah bek tengahnya yang juga mantan pemain Chelsea Fikayo Tomori dikartu merah. Dengan 10 pemain, ACM sudah dihabisi Chelsea 2 gol hanya dalam waktu 34 menit.

Dimulai dari eksekusi tendangan penalti Jorginho pada menit ke-21. Kemudian ketika menit ke-34 giliran mantan ACM Pierre-Emerick Aubameyang yang unjuk gigi. Auba (sapaan akrab Aubameyang) mencetak gol kedua ACM pada menit ke-34.

Kekalahan ini pun jadi kekalahan kedua ACM dalam empat matchday pertama fase grup. Langkah ACM ke fase knockout pun masih belum aman. Padahal harusnya dengan lolos ke fase knockout bisa jadi satu penanda yang manis tahun keempat Pioli di Milanello (kamp latihan ACM).

BACA JUGA: Ssst, Ada yang Comeback untuk AC Milan

Berbicara dalam konferensi pers setelah laga, Pioli menyebut kartu merah Tomori itu yang jadi pangkal kegagalan anak asuhnya membalas kekalahan atas Chelsea. ’’Sulit berkomentar. Pendekatan yang sudah kami lakukan benar. Kemudian episode itu (kartu merah Tomori) mengacaukan segalanya,’’ keluh Pioli, seperti dikutip dari laman Tuttomercatoweb.

Melawan Chelsea yang sudah stabil di tangan Graham Potter, diakui Pioli sangat berat apabila dihadapi dengan 10 pemain. ’’Permainan jadi rumit dan sulit. Tetapi saya berterima kasih kepada fans kami yang sudah mendukung pemain dengan dukungan-dukungannya. Maaf, itu malam yang buruk bagi mereka,’’ sambung Pioli.

Meski begitu, Pioli tidak patah arang untuk mencari penebus luka di San Siro malam itu. ’’Sekarang kami akan fokus ke Hellas Verona dan kemudian kami akan melampiaskannya ke Dinamo Zagreb,’’ koar Pioli. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.