Penegasan Megawati ini tentu secara eksplisit bisa dimaknai bahwa Megawati sedang menegur Ganjar yang hari – harinya dipenuhi dengan publikasi kegiatannya, dan disinyalir sebagai upaya pencitraan guna meraih tiket pilpres.
Menyatukan maksud Dewan Kolonel dan Dewan Kopral dalam satu pasangan tentu akan membuat sulit PDIP, karena PDIP akan berjuang sendirian, apalagi hanya menempatkan Puan sebagai wakil Ganjar.
Sehingga mau tidak mau PDIP harus mencari koalisi agar tetap bisa memenangkan pertarungan Pilpres. Lalu pilihannya akan kemana? Kalau pilihannya seperti ini, maka harus ada yang dipilih salah satu antara Puan dan Ganjar, itu artinya PDIP akan menghadapi dilema.
BACA JUGA: Anies-Khofifah Saling Melengkapi dan Berpeluang Memenangkan Pilpres
Bagi Megawati tentu tidak akan sulit menghadapi situasi seperti ini, Megawati sudah sangat teruji menghadapi dilema untuk menyelamatkan PDIP dan trah Soekarno. Apalagi Megawati didukung oleh loyalisnya yang ada di Dewan Kolonel.
Silaturahmi Puan kebeberapa partai Politik, tentu tidak terlepas dari tugas yang diberikan oleh Megawati, hal yang tidak diberikan kepada Ganjar.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi