Sabtu, 11 Juli 2026, pukul : 08:46 WIB
Surabaya
--°C

Analisis Tragedi Kanjuruhan Banding di Peru

Pada sekitar enam menit jelang laga berakhir, terjadilah ini:

Hector Chumpita: “Pemain kami, Kilo Lobaton, mendapat umpan. Ia lalu mengangkat kakinya (mencungkil bola) untuk memblokir bola. Hasilnya, bola memantul belok, ke arah gawang. Dan, gol….”

Puluhan ribu penonton bersorak membahana. Girang luar biasa.

BACA JUGA: Aremania Rusuh, Iwan Bule Pastikan Beri Hukuman Berat ke Arema

Tapi, wasit meniup peluit, kencang. Menyatakan, bahwa Kilo Lobaton melakukan pelanggaran. Gol dinyatakan tidak sah. Artinya, itu bukan gol.

Sejenak penonton terdiam. Tercengang. Mungkin terkejut. Atau, menunggu, apa maksud wasit?

Ternyata memang benar, bahwa wasit menganulir gol tersebut. Puluhan ribu penonton sangat kecewa. Pekik kecewa.

BACA JUGA  Dinasti Jokowi Mulai Kehilangan Tajinya?

Hector Chumpita: “Kami lihat, ada satu penonton lari masuk lapangan. Kemudian kami ketahui namanya: Bomba. Lantas ada satu penonton lagi menyusul masuk lapangan. Kemudian kami ketahui namanya: Edilberto Cuenca. Mereka mendekati wasit, lalu protes keras.”

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.