Saksi hidup, Theo Bhelva Dwinanda Putra (24) suporter Arema asal Jember, Jatim, menceritakan kepada pers, Senin, 3 Oktober 2022, menceritakan:
Theo warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember. Dia bersama seorang teman, menuju ke Malang, Kamis, 29 September 2022. Niatnya nonton konser musik artis Mahalini.
Theo: “Saya tahu ada Arema bertanding lawan Persebaya, saat melihat medsos. Sebagai Aremania juga, saya ingin menonton.”
BACA JUGA: Bek Arema Ceritakan Kengerian Tragedi Kanjuruhan
Ia berniat beli tiket VIP, tapi habis. Akhirnya beli tiket VVIP. “Saya pilih VIP, sebab saya pikir mungkin ada kerusuhan. Karena, Arema musuh bebuyutan Persebaya,” katanya.
Dilanjut: “Pertandingan berjalan lancar dan aman. Arema kalah 2 – 3 sampai pertandingan berakhir.”
Saat itulah ia melihat, ada sejumlah suporter masuk lapangan. Jumlahnya makin lama makin banyak.
Theo: “Sepertinya mereka ingin menyampaikan ke manajemen, kenapa permainan Arema kurang bagus. Setelah itu satu persatu sejumlah penonton berusaha menuju tengah lapangan. Tapi gak sampai ricuh.”
Dilanjut: “Terus, polisi atau TNI ikut masuk ke lapangan. Membubarkan penonton yang masuk ke lapangan. Terus saya lihat ricuh. Antara penonton di lapangan dengan aparat.”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi