Aremania Rusuh, Iwan Bule Pastikan Beri Hukuman Berat ke Arema

waktu baca 2 menit
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (*)

MALANG-KEMPALAN: KETUA Umum Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan menegaskan akan memberi hukuman pada Arema FC atas kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.

Kerusuhan tersebut terjadi usai Arema FC mengalami kekalahan dari sang rival bebuyutan Persebaya Surabaya di lanjutan pekan ke-11 Liga 1 musim 2022-2023, Sabtu (1/10) malam kemarin.

Arema kalah dengan skor tipis 3-2. Tiga gol Persebaya dicetak oleh Silvio Junior, Sho Yamamoto, dan Leo Lelis. Sementara Arema hanya mampu membalas lewat dua gol Abel Camara.

Aremania, sebutan suporter Arema, pun tak terima karena tim kesayangannya dipermalukan di depan publik sendiri. Ribuan pendukung tim tuan rumah kemudian merangsek masuk ke dalam lapangan dan memicu kericuhan.

BACA JUGA: Ricuh di Kanjuruhan Telan Korban, Persebaya Ucap Belasungkawa

Akibat kerusuhan tersebut, beberapa penonton mengalami luka-luka dan sesak napas karena saling berdesakan.

Menurut laporan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Imbas kerusuhan yang terjadi usai laga Arema vs Persebaya itu, memakan total korban 127 orang meninggal dunia.

Dari 127 korban tersebut, 34 orang diantaranya meninggal di stadion, sementara sisanya meninggal di rumah sakit. Sementara itu, terdapat 180 korban lainnya yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Ketua PSSI Mochamad Iriawan sangat menyesalkan atas terjadinya tragedi tersebut. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu juga minta maaf pada keluarga korban tragedi tersebut.

BACA JUGA: “Tragedi Oktober’’ di Kanjuruhan Lebih Mengerikan dari Heysel

“PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut.” kata Iriawan, dikutip dari laman resmi PSSI.

Tak hanya meminta maaf, Iwan Bule juga menyebut jika PSSI kini mengambil sejumlah tindakan tegas. Termasuk menghentikan kompetisi selama sepekan dan hukuman untuk Arema FC sendiri.

“Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang. Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022-2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini.” tambahnya.

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *