Minggu, 19 April 2026, pukul : 12:49 WIB
Surabaya
--°C

Tragedi Prestasi

Pryadi Satriana

Arema berduka Dunia sepakbola kita berduka Tragedi Kanjuruhan diliput media dunia Abah ‘cuek’ Malah “Cari Cinta” Bisa saja Abah sedang puber … Puber ke-7! Opo pancen ngono, Bah? Ojo lali jaga kesehatan … Ojo ngguya-ngguyu dewe … Salam. Rahayu.

Jimmy Marta

Cerita ringan abah pagi ini, mencari cinta cocoklah untuk teman santai kita berhari minggu. Lepas dan lempang. Kita gk usah prihatin dg menjandanya Scott kedua kalinya. Beda dg yg pertama. Dg Jewet ini kan Scott yg menggugat. Pasti ia tidak bahagia. Dia pilih jadi janda lg daripada makan hati. Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. Dengan harta selangit sebumi, tentu Scot happy2 saja. Apapun bisa dia dapatkan. Cuman memang cinta gk bisa dibeli.

Kapten

Video dari rubrika itu cukup jelas. Beberapa korban yang pingsan justru perempuan. Saya belum menemukan video baku hantam secara massive. Juga penasaran daftar korbanya. Terakhir karena sudah kebanyakan nulis di sini. Dan hal ini justru membuat saya terlihat bodoh. Mau tanya saja ke pak Er gham. Berapa kali adu pukul yg terjadi setelah pertandingan berakhir. Atau cuma skema begini. Bayar orang suruh masuk ke lapangan. Tujuannya untuk memancing penonton lain supaya agresif. Lalu, tembak gas air mata ketitik tertentu. Dengan begitu cerita berakhir, seolah2 penonton kecewa. Kemudian ada keributan.

Kapten

Beberapa daftar korban sudah di publish oleh media masa. Dari usia korban ada yang usia 13 tahun. Orang gila mana yang mau mukulin usia 13 tahun sampai meninggal di acara sepak bola. Juga ini yang aneh. Banyak bener korban perempuannya. Jadi ini mungkin bukan keributan penonton. Ini semacam kekacauan yang di buat panitia penyelenggara.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.