“Ya, Presiden sangat prihatin dengan peristiwa OTT oleh KPK yang melibatkan hakim agung Sudrajat Dimyati. Pemerintah sudah berusaha menerobos berbagai blokade di lingkungan pemerintah, utk memberantas mafia hukum, tapi sering gembos di pengadilan.”
Dilanjut: “Kejaksaan Agung sudah bekerja keras, dan berhasil menunjukkan kinerja positifnya. KPK juga berkinerja lumayan. Tetapi kerap kali usaha-usaha yang bagus itu gembos di MA. Ada koruptor yang dibebaskan, ada koruptor yang dikorting hukumannya dengan diskon besar. Kami tidak bisa masuk ke MA karena beda kamar. Kami eksekutif sedang mereka yudikatif.”
“Mereka selalu berdalil bahwa hakim itu merdeka dan tak bisa dicampuri. Eh, tiba-tiba muncul kasus hakim agung Sudrajat Dimyati dengan modus perampasan aset koperasi melalui pemailitan. Ini industri hukum gila-gilaan yang sudah sering saya peringatkan di berbagai kesempatan.”
BACA JUGA: Teori Bandura dalam Konflik Pejabat Depok vs Sopir Truk
Akhirnya: “Saya akan segera koordinasi, merumuskan formula reformasi yang memungkinkan secara konstitusi dan tata hukum kita itu. Presiden sangat serius tentang ini.”
Indonesia darurat korupsi, kata yang cocok. Seperti sering dikatakan Mahfud, bahwa, mafia hukum, memang ada di Indonesia. Ia menyebutnya “Sistem Ijon”, yang biasa dipakai di penjualan produk pertanian: Tengkulak membeli padi, saat masih ijo.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi