Senin, 11 Mei 2026, pukul : 12:52 WIB
Surabaya
--°C

Jago Wayan

Di Bali itu pikiran lama Wayan muncul kembali: ingin jadi tentara. Ia melihat pengumuman pendaftaran jadi perwira. Sewaktu mahasiswa pun Wayan ikut resimen mahasiswa.

Setelah pendidikan militer di Magelang Wayan ditempatkan di Pematang Siantar. Ia jadi pelatih tentara. Pangkat pertamanya letnan dua.

Bagaimana bisa tugas pertama langsung jadi pelatih? “Mungkin karena saya paling disiplin,” katanya. Wayan mendapat pelajaran disiplin saat bekerja di perusahaan obat Inggris. Lalu menjadi darah dagingnya.

BACA JUGA: Kudeta Sepi

Di Pematang Siantar itu ia melihat begitu banyak cangkang sawit berserakan. Tiap hari ia juga melihat truk pengangkut batu bara. Suatu saat ia hentikan truk itu. Ia minta 5 kg batu bara. Ia merebus air di dua tungku. Satu pakai bahan bakar batu bara, satunya lagi pakai cangkang kelapa sawit. “Hasilnya kurang lebih sama,” katanya.

Pikiran bisnisnya pun jalan. Ia harus menemui pimpinan pabrik kertas di Porsea. Jangan lagi bakar boiler dengan batu bara. Harus dengan cangkang. Lebih murah. Lebih ramah lingkungan.

Pabrik kertas itu dipimpin orang India. Si India menolak ide Wayan. Tapi Wayan sudah biasa ditolak: surat cintanya. Juga usahanya bertemu dokter di saat jadi detailer.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.