Foto-foto yang berhasil dijepret Sapril kuat sekali. Ada trailer yang mengangkut mobil-mobil luar itu, proses memuat ke tongkang dan yang paling menarik adalah ada mobil yang jatuh sebelum termuat di tongkang.
”Menurutmu siapa ya yang sedang bermain ini?” tanyaku.
Kalau tidak polisi ya tentara, kata Nurikmal. ”Kalau nggak, nggak mungkin Bea Cukai kayak membiarkan saja. Kok tidak tahu? Tak mungkin rasanya. Apalagi menurut info itu sudah berhari-hari, tiap malam, ratusan mobil,” kata Nurikmal.
”Kita konfirmasi ke Bea Cukai. Kalau dapat kita beritakan,” kataku.
”Oke, Bang,” kata Nurikmal.
Dinamika Kota edisi Senin itu berbeda sendiri. Sesekali bagus juga jeda dari berita panas pembunuhan Putri. Hanya kami yang menaikkan berita penyelundupan mobil itu. Eksklusif. Kami jadikanlah mobil yang jatuh di samping tongkang itu sebagai foto utama.
Sementara koran lain memberitakan rencana putusan sela sidang kasus pembunuhan Putri. Kami juga memberitakan kelanjutan kasus Putri. Kami menulis khusus tentang TKP, rumah AKBP Pintor, dan Putri.
Rumah itu tergolong mewah dan elite di Borgam. Tertutup dengan satu gerbang keluar masuk yang dijaga sekuriti 24 jam. Kami kumpulkan fakta dari beberapa orang, sekuriti, tukang kebun, petugas sampah, tukang sayur yang buka lapak di ujung kompleks. Kami melacak CCTV. Kata petugas sekuriti, rekamannya disita petugas polisi sebelum tersiar kabar Putri menghilang. Mencurigakan. Di mana rekaman itu?

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi